Bersama Kapal Berbentuk Kura-kura, Yi Sun Tumpas Jepang Selama 7 Tahun

Sabtu, 25 Juli 2020 - 00:55 WIB
loading...
Bersama Kapal Berbentuk...
Bagi gererasi milenial, nama Yi Sun-Sin mungkin tak dikenal. Yi memang tak populer di Indonesia sebab dia adalah pahlawan nasional dan tokoh militer Korea. Foto : Istimewa
A A A
MAKASSAR - Bagi gererasi milenial, nama Yi Sun-Sin mungkin tak dikenal. Yi memang tak populer di Indonesia sebab dia adalah pahlawan nasional dan tokoh militer Korea. Yi memimpin angkatan laut untuk mengamankan wilayah perairan dengan menggunakan kapal berbentuk kura-kura yang dinamakan Gabukseon.

Yi Sun-Sin merupakan tokoh yang berjasa dalam menumpas serbuan pasukan Jepang yang menginvasi dalam perang tujuh tahun pada masa Dinasti Joseon. Dalam 7 tahun masa perang itu, Yi Sun-Sin memenangkan 23 kali pertempuran di laut tanpa kalah. Baca : Desa Terkaya di Dunia ada di China, Warganya Lalu Lalang Pakai Helikopter

Konon Yi Sun-Sin merupakan pemanah yang hebat hingga membuat para penguji dan para seniornya terpukau, namun Ia mematahkan kakinya ketika mengikuti ujian kavaleri. Yi Sun-Sin memulai karirnya pada tahun 1576, dan lulus dari gwageo atau ujian.

Empat tahun kemudian setelah peristiwa itu, Yi kembali mencoba menjalani ujian tersebut, dan pada usia 32 tahun ia berhasil lulus. Awalnya ia bertugas sebagai perwira dan dikenal akan sifat teguh dan tak kenal kompromi dalam menjalani prinsip-prinsipnya.

Hal ini mengakibatkan karier awal Yi tersendat dikarenakan banyak atasan yang tidak suka dengan sikapnya yang tegas dan disiplin. Suatu hari, bahkan ia pernah dicopot dari posnya bertugas karena menolak ikut berpartisipasi dalam kegiatan atasannya yang ia anggap tidak benar. Baca Lagi : Siapa Sangka, Wanita Paling Cantik di Dunia Ini Ternyata Penemu Teknologi WiFi
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Presiden Turkmenistan...
Presiden Turkmenistan Berencana Tutup Gerbang Neraka
Hoaks Makan Wortel Mata...
Hoaks Makan Wortel Mata Jadi Bagus, Awalnya untuk Samarkan Radar Pesawat Tempur (I)
Kisah Duel Maut Laksamana...
Kisah Duel Maut Laksamana Malahayati dengan Pemimpin Belanda di Kapal Perang
Rekomendasi
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
Dharma Pongrekun Gugat...
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan, Berharap Hakim MK 'Diketuk Hatinya oleh Tuhan'
Berita Terkini
Solusi Praktis Pengurusan...
Solusi Praktis Pengurusan Paspor dan Visa untuk Perjalanan Bisnis
Dikhianati Suami, Shiena...
Dikhianati Suami, Shiena Bangkit Bongkar Perselingkuhan di Microdrama V+Short Replaceable
Rueibin Chen Ungkap...
Rueibin Chen Ungkap Alasan Pilih Musik Karya Brahms untuk Konser Eksklusif di Jakarta
Rueibin Chen Sebut Tampil...
Rueibin Chen Sebut Tampil di Indonesia sebagai Impian, Siap Hibur Pecinta Musik Klasik Jakarta
Baru Umumkan Pernikahan,...
Baru Umumkan Pernikahan, Nathalie Holscher Langsung Didesak Soal Anak: Responsnya Bikin Warganet Heboh
Regenerasi Kulit Jadi...
Regenerasi Kulit Jadi Tren Baru Perawatan Estetika Modern
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved