Satoru Gojo Bukan Mentor Terbaik buat Megumi di Jujutsu Kaisen
Selasa, 13 Juni 2023 - 23:48 WIB
loading...
A
A
A
3. Satoru Gojo Ingin yang Terbaik bagi Megumi

Foto: ComicBook.com
Satoru menginginkan yang terbaik untuk Megumi. Dia hanya tidak melakukannya dengan cara yang tepat dan abai. Masa lalu traumatisnya mempengaruhi kemampuan terkoneksi secara emosional dengan siswanya. Dia prenah menyebut Yuta Okkotsu karena membenci kekuatannya, bukannya berempati dengan situasu yang sama.
Tidak semua orang bisa dengan cuek mengemban kekhawatiran mereka dengan cara yang sama seperti Satoru. Tapi, Satoru tidak bisa memahaminya. Satoru mengajar muridnya untuk menjadi egois dan kuat demi melindungi mereka dari masa lalu yang pernah dia alami. Tapi, metode pengajaran yang sama ini malah mendorong mereka ke nasib itu.
Satoru peduli pada Megumi dan ingin agar dia sukses serta bahagia. Makanya, dia mendorongnya untuk meraih potensinya karena Satoru melihat dirinya pada Megumi. Dia mengajarkan yang terbaik dari kapabilitasnya. Jadi, pada aspek itu, dia memenuhi kualifikasi sebagai guru yang baik.
Baca Juga: Terluka Lawan Sukuna, Satoru Gojo Segera Mati di Jujutsu Kaisen?
Tapi, memaksa Megumi menjadi salinannya adalah hasil terbaik bagi Satoru, bukan Megumi. Tidak dimungkiri kalau Megumi telah menjadi seorang penyihir yang luar biasa kuat. Tapi, untuk sampai di sana, Megumi harus menekan emosinya dan punya amarah yang tidak sehat. Metode mengajar Satoru membuat muridnya menjadi penyihir hebat, bukan orang baik.
Satoru mengasuh Megumi ketika bocah itu berusia lima atau enam tahun, makanya, mereka punya ikatan unik. Meski begitu, Satoru sepertinya tidak sadar kalau caranya mengajar telah mengubah Megumi menjadi orang yang berbeda. Menjadi seperti Satoru Gojo bukanlah hal buruk juga bukan arah yang membantu Megumi berkembang.
(alv)
Lihat Juga :