Indonesia Akan Bawa Desa Wisata dan UMKM ke Belanda melalui Pameran
Selasa, 20 Juni 2023 - 08:25 WIB
loading...
A
A
A
"Ini pameran pertama di Eropa yang fokus ke desa wisata atau targetnya membantu mempromosikan desa wisata di pasar Eropa dan memotivasi desa wisata Indonesia naik kelas ke tingkat dunia. Kenapa di Belanda? Karena turis Belanda adalah salah satu yang paling banyak melakukan perjalanan ke desa-desa wisata atau community based tourism," kata Myra.
Pameran pariwisata ini direncanakan berlangsung di Amsterdam pada 24-26 November 2023. Acara ini akan diisi oleh 50 booth yang berisi gambaran desa wisata, makanan, handicraft, serta pakaian dan produksi UMKM Indonesia. Ditampilkan pula beragam acara hiburan seperti pertunjukan tari serta musik-musik tradisional Indonesia yang akan dimainkan oleh pelajar Eropa dan Indonesia.
Sementara itu, Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf Ni Made Ayu Marthini menjelaskan, saat ini terdapat program flagship Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) di mana desa wisata dari berbagai daerah dikurasi untuk dipilih yang terbaik.
“Dikurasi dengan berbagai kriteria seperti menarik, bersih, juga punya handy craft. Desa wisata ini menjadi salah satu elemen penting dari sustainable tourism karena langsung dari masyarakat,” ujar dia.
Menurut Ni Made Ayu Marthini, Indonesia memiliki 74 ribu desa. Namun, dari jumlah tersebut, baru ada sekitar 4.000 desa wisata. Untuk itu, Marthini mengajak semua pihak untuk turut serta mengembangkan desa di berbagai daerah untuk bisa menjadi destinasi wisata.
Pameran pariwisata ini direncanakan berlangsung di Amsterdam pada 24-26 November 2023. Acara ini akan diisi oleh 50 booth yang berisi gambaran desa wisata, makanan, handicraft, serta pakaian dan produksi UMKM Indonesia. Ditampilkan pula beragam acara hiburan seperti pertunjukan tari serta musik-musik tradisional Indonesia yang akan dimainkan oleh pelajar Eropa dan Indonesia.
Sementara itu, Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf Ni Made Ayu Marthini menjelaskan, saat ini terdapat program flagship Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) di mana desa wisata dari berbagai daerah dikurasi untuk dipilih yang terbaik.
“Dikurasi dengan berbagai kriteria seperti menarik, bersih, juga punya handy craft. Desa wisata ini menjadi salah satu elemen penting dari sustainable tourism karena langsung dari masyarakat,” ujar dia.
Menurut Ni Made Ayu Marthini, Indonesia memiliki 74 ribu desa. Namun, dari jumlah tersebut, baru ada sekitar 4.000 desa wisata. Untuk itu, Marthini mengajak semua pihak untuk turut serta mengembangkan desa di berbagai daerah untuk bisa menjadi destinasi wisata.
(tsa)
Lihat Juga :