4 Raja Penyihir sebelum Julius Novachrono di Black Clover

Selasa, 20 Juni 2023 - 19:19 WIB
loading...
4 Raja Penyihir sebelum...
Black Clover: Sword of the Wizard King memperkenalkan empat Raja Penyihir sebelum Julius Novachronos. Mereka punya masa lalu yang membentuk siapa diri mereka. (Foto: Kombo)
A A A
Black Clover: Sword of the Wizard King memperkenalkan empat Raja Penyihir sebelum Julius Novachronos. Mereka menjadi antagonis di film ini. Salah satu dari mereka sangat ingin menguasai Kerajaan Semanggi. Sebagai Raja Penyihir, kekuatan mereka tentu tidak bisa diremehkan.

Di Black Clover, Raja Penyihir adalah julukan yang diberikan kepada pemimpin dan anggota Ksatria Sihir terkuat di Kerajaan Semanggi. Tak seperti julukan lain, satu-satunya syarat menjadi Raja Penyihir adala kemampuan. Tapi, julukan bergengsi ini sulit didapatkan karena persaingannya sangat ketat.

Julukan Raja Penyihir kali pertama diberikan kepada Pangeran Lemiel Silvamillion Clover, penyihir legendaris yang dengan gagah berani membela manusia melawan iblis. Namun, setelah Lemiel, Raja Penyihir yang dikenal penggemar adalah Julius Novachrono sampai Sword of the Wizard King. Untuk memperkenalkan orang yang pernah mendapatkan titel Raja Penyihir, Black Clover merilis volume 23,5 yang berisi sejarah 4 orang yang pernah mendapatkan titel Raja Penyihir. Siapa saja mereka? Mengutip SportsKeeda, berikut ulasannya!

Baca Juga: Sinopsis dan Tempat Nonton Black Clover: Sword of Wizard King

1. Princia Funnybunny

4 Raja Penyihir sebelum Julius Novachrono di Black Clover

Foto: Twitter

Princia adalah anak sulung sebuah keluarga bangsawan. Dia berharap memerintah dengan adil. Ketika bangsawan serakah itu menguasai tanah itu, Princia memutuskan bertarung demi keluarga dan rakyatnya. Princia bergabung dengan Ksatria Sihir Mawar Biru setelah mendapatkan grimoire-nya dan akhirnya dipaksa menjadi Raja Penyihir.

Sementara perang melawan Kerajaan Wajik berlanjut, keluarga dan rakyat Princia disandera. Takut kalau dia akan meninggalkan mereka, para jenderal memutuskan tidak memberitahunya. Dia jadi marah saat tahu fakta tersebut. Akibatnya, dia kehilangan julukan Raja Penyihir, dipenjara, dan kekuatannya disegel. Princia berterung dengan gagah berani saat bandit menginvasi desanya. Dia mengorbankan nyawanya dalam pertarungan itu.

2. Jester Garandaros

4 Raja Penyihir sebelum Julius Novachrono di Black Clover

Foto: Twitter

Jester lahir di sebuah keluarga bangsawan dan tumbuh tanpa kesulitan sebelum bergabung dengan Ksatria Sihir. Meski begitu, dia berteman dengan Raid dan Tenor, yang berasal dari strata sosial berbeda darinya. Desa Tenor pernah diinvasi Kerajaan Wajik. Meski kerajaan mengabaikan desa pedalaman itu, Jester yang saat itu adalah kapten Ksatria Sihir berusaha menyelamatkan warga tapi gagal mencegah kematian Tenor.

Ketika Jester jadi Raja Penyihir, desa Tenor kembali jadi sasaran serangan. Terburu-buru menolong, Jester malah masuk perangkap yang dipasang Raid, yang ternyata adalah mata-mata musuh yang merencanakan pembunuhannya. Demi mencegah tragedi seperti itu, Jester berencana menakhlukkan empat kerajaan, dan dia mendapatkan dukungan publik. Sayang, para raja berkonspirasi melawannya dan membunuhnya.

3. Edward Avalache

4 Raja Penyihir sebelum Julius Novachrono di Black Clover

Foto: Reddit

Edward adalah orang taat yang tergerak hatinya akibat kesulitan yang dihadapi orang tanpa kemampuan sihir. Jadi, dia mendedikasikan hidupnya merawat anak-anak yatim. Selama konflik dengan Kerajaan Wajik, panti asuhan Edward dihancurkan.

Dibanjiri rasa duka cita, dia menggunakan kemampuannya untuk melumat musuh sebelum bersumpah bergabung dengan Ksatria Sihir. Edward segera naik menjadi Raja Penyihir. Tapi, raja dan bangsawan segera menentang rencananya mengeliminasi perbedaan sosial. Dia berusaha memberontak, tapi ditangkap dan kemudian dieksekusi.

Baca Juga: Profil Singkat 20 Karakter Paling Penting di Black Clover

4. Conrad Leto

4 Raja Penyihir sebelum Julius Novachrono di Black Clover

Foto: SportsKeeda

Conrad lahir di tengah keluarga bangsawan. Tapi, dia menghabiskan masa kecil dan masa mudanya sendirian karena orang-orang takut pada sihir kuncinya. Setelah bergabung dengan Ksatria Sihir, Conrad bertemu Julius dan Lovilia. Trio itu menyelesaikan hal-hal mengagumkan bersama.

Tapi, bangsawan yang cemburu membuat jebakan untuknya. Akibatnya, Lovilia dan anggota skuadnya tewas. Sebagai Raja Penyihir, Conrad ingin menghapus diskriminasi, tapi kecewa dengan ketidakefektifan usahanya. Dia lantas menggelar peberontakan. Tapi, pemberontakan itu gagal kerena Julius melawannya dan memenjarakannya. Julius kemudian menggantikannya sebagai Raja Penyihir.
(alv)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Profil Ben Whittaker...
Profil Ben Whittaker Petinju Bertato One Piece yang Tak Terkalahkan
Ada Wibu hingga Wota,...
Ada Wibu hingga Wota, 10 Kata Bahasa Jepang Ini Telah Diakui KBBI
Baba Vanga-nya Jepang...
Baba Vanga-nya Jepang Ramal Tsunami Dahsyat 5 Juli 2025 Picu Ketakutan, Pakar Angkat Bicara
Rekomendasi
KPK Telusuri Pembelian...
KPK Telusuri Pembelian Aset Fadia Arafiq saat Jabat Bupati Pekalongan
MNC Peduli dan MNC Tourism...
MNC Peduli dan MNC Tourism Gelar Edukasi Gizi dan Demo Masak di Kampung Cibilik Sukabumi
Jelang Akhir Pekan,...
Jelang Akhir Pekan, IHSG Dibuka Memerah di Level 6.161
Berita Terkini
5 Kebiasaan Buruk yang...
5 Kebiasaan Buruk yang Diam-diam Merusak Tubuh, dari Asupan Makanan hingga Stres
Davina Karamoy Kembalikan...
Davina Karamoy Kembalikan Uang Saku dari Hanania Travel ke Penyidik
Richard Lee Ajukan Penangguhan...
Richard Lee Ajukan Penangguhan Penahanan karena Sakit, Istri Jadi Jaminan
Davina Karamoy Dicecar...
Davina Karamoy Dicecar 30 Pertanyaan Terkait Kasus Hanania Travel
Komunikasi Terbuka Jadi...
Komunikasi Terbuka Jadi Kunci Hubungan yang Lebih Sehat
Tubuh yang Sehat dan...
Tubuh yang Sehat dan Percaya Diri lewat Pendekatan Medis Holistik
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved