Fasilitas Perawatan Kanker Payudara Bersertifikat Joint Commission International di Mahkota Medical Centre

Selasa, 20 Juni 2023 - 18:08 WIB
loading...
Fasilitas Perawatan...
Mahkota Medical Centre mendapat sertifikat Joint Commission International untuk fasilitas perawatan kanker payudara. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Mahkota Medical Centre (MMC) yang berlokasi di Semenanjung Selatan Malaysia, menjadi rumah sakit swasta pertama di negara tersebut yang diakui oleh Joint Commission International untuk Program Perawatan Klinik Kanker Payudara. Sertifikasi Program Perawatan Klinis Kanker Payudara ini menandai tonggak penting dalam komitmen MMC untuk memenuhi standar internasional dan memberikan perawatan terbaik bagi pasien.

Akreditasi ini merupakan bukti tim ahli interdisipliner MMC yang telah bekerja sama guna memberikan pendekatan holistik untuk perawatan yang komprehensif dan berkelanjutan. Ini termasuk program perawat pendamping, yang mana merupakan layanan gratis yang ditawarkan kepada semua wanita yang didiagnosis menderita kanker payudara di Mahkota Medical Centre, yang berada di bawah naungan Malaysia Healthcare Travel Council.

Seorang perawat pendamping (nurse navigator) adalah perawat terlatih yang memberikan dukungan pribadi kepada wanita yang didiagnosis menderita kanker payudara. Perawat pendamping akan membantu pasien untuk mengarahkan sistem perawatan kesehatan yang kompleks, menjawab pertanyaan, dan memberikan dukungan emosional kepada pasien.

"Hampir 50% kasus kanker payudara pada wanita tidak memiliki faktor risiko yang dapat diketahui. Hal ini menunjukkan bahwa pengecekan/skrining adalah satu-satunya metode yang dianjurkan untuk mendeteksi kondisi tersebut," kata dr. Ho Pey Woei, Ahli Bedah Payudara di Mahkota Medical Centre.

"Manfaat dari mendapatkan perawatan di MMC adalah memiliki tim interdisipliner yang komprehensif yang akan hadir sepanjang perjalanan pasien dan program tindakan lanjutan selama lima tahun," tambahnya.

Tim interdisipliner ini termasuk ahli bedah payudara, ahli radiologi, ahli onkologi, ahli patologi, perawat pendamping, koordinator pelayanan perawat, apoteker, ahli fisioterapi, dan ahli diet. Semua bekerja sama untuk menawarkan hasil yang optimal.

“Mahkota Medical Centre dengan bangga memperkenalkan Program Perawat Pendamping kepada wanita Indonesia karena kami telah belajar melalui studi terbaru yang menunjukkan kanker payudara merupakan kanker paling umum di Indonesia, terhitung 19,2% dari semua kasus kanker di negara ini. Melalui program komprehensif ini, tujuan utama kami adalah menjadi rumah sakit pilihan opini kedua bagi pasien untuk memastikan bahwa mereka memiliki akses untuk perawatan medis sedini mungkin," beber Teo Chin Yee, Wakil CEO Mahkota Medical Centre.

Ng Li Cheir selaku perawat pendamping dari Mahkota Medical Centre mengatakan, pekerjaannya bertujuan untuk membimbing pasien dan menjadi teman sepanjang perjalanan kesehatan mereka.

"Tenaga kesehatan ini didedikasikan untuk memberikan bantuan kepada mereka yang telah didiagnosis menderita kanker payudara,” ujarnya.

Perawat pendamping akan mendaftarkan pasien kanker payudara ke dalam Program Perawatan Klinis Kanker Payudara. Kemudian pasien akan dibimbing mulai dari pelayanan, perawatan luka payudara, latihan rehabilitasi, kemoterapi, radioterapi, nutrisi, hingga pemantauan perawatan lanjutan selama 5 tahun.

Sementara itu, Duta Besar Malaysia untuk Republik Indonesia TYT Dato' Syed Mohamad Hasrin Tengku Hussin menambahkan, sebagai negara tetangga, Malaysia menjadi pilihan untuk masyarakat Indonesia melakukan second opion berobat karena jaraknya yang dekat dan muslim friendly.

“Malaysia telah menjadi destinasi alternatif yang terpilih untuk rakyat Indonesia mendapatkan penjagaan kesehatan. Malah, lebih 60% daripada wisatawan medis ke Malaysia berasal daripada Indonesia. Negara Malaysia mempunyai tarikan tersendiri buat rakyat Indonesia kerana Malaysia dan Indonesia mempunyai banyak persamaan baik dari segi budaya dan adat resam, makanan dan bahasa. Bagi wisatawan yang beragama Islam pula, Mahkota Medical Centre menyediakan produk perubatan bebas khinzir atau babi, menu halal, dan fasiliti yang muslim-friendly,” paparnya.
(tsa)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini 3 Cara Penanganan...
Ini 3 Cara Penanganan Kanker Payudara Selain Kemoterapi
Target Turunkan Kematian...
Target Turunkan Kematian Kanker Payudara 2,5% Per Tahun, Kemenkes Gaspol Implementasi RAN Kanker
Kanker Payudara Tertinggi...
Kanker Payudara Tertinggi di Inggris dan RI, Ini Penjelasan Dokter
Kemenkes Akan Upgrade...
Kemenkes Akan Upgrade Cek Kesehatan Gratis 2026, Kanker Payudara Masuk Prioritas
Kanker Payudara Juga...
Kanker Payudara Juga Bisa Menyerang Piria, Ini Gejala yang Patut Diwaspadai
Perempuan Indonesia...
Perempuan Indonesia Diajak Deteksi Dini Kanker Payudara Lewat Program Skrining Nasional
SORELLA dan Lovepink...
SORELLA dan Lovepink Bersatu di Indonesia Goes Pink 2025
Operasi Robotic Mastectomy...
Operasi Robotic Mastectomy Pertama di Indonesia
Kemlu Bantu Pemulangan...
Kemlu Bantu Pemulangan Jenazah Yurike Sanger Istri ke-7 Bung Karno dari Amerika
Rekomendasi
Viral! Kebun Binatang...
Viral! Kebun Binatang China Cari Pemeran Beruang Hitam, Gajinya Rp263,6 Juta
Siapa yang Akan Menguasai...
Siapa yang Akan Menguasai Pasar AI Indonesia Senilai $10,9 Miliar?
Pemimpin Hizbullah Tegaskan...
Pemimpin Hizbullah Tegaskan Israel Harus Tinggalkan Lebanon Tanpa Syarat
Berita Terkini
True Love In Disguise,...
'True Love In Disguise', Drama China Romantis tentang Kencan Buta Penuh Rahasia di V+Short
10 Tips Bermain Mobile...
10 Tips Bermain Mobile Legends ala King Zilong, Bikin Tim Lebih Solid dan Auto Win
Apa Itu Longevity? Gaya...
Apa Itu Longevity? Gaya Hidup Sehat yang Mulai Tren di Indonesia
Liburan Sekolah, Makau...
Liburan Sekolah, Makau Tawarkan Paket Wisata Keluarga Hanya Rp1 Jutaan!
Mampir Bentar: Di Balik...
Mampir Bentar: Di Balik Kesuksesannya, Nowela Idol Akhirnya Bongkar Masa-Masa paling Kelam di Hidupnya
Korban Disiksa Selama...
Korban Disiksa Selama 3 Tahun, Mengapa Tak Melawan? Ini Penjelasan Psikolog!
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved