alexametrics

Buku Yang Nge-Tren di Tahun 80 & 90-An, Sentimental Journey Era 80 dan 90an

loading...
Buku Yang Nge-Tren di Tahun 80 & 90-An, Sentimental Journey Era 80 dan 90an
Nicko Krisna (tiga dari kanan) meluncurkan buku keduanya, Yang Nge-Tren di Tahun 80 & 90-An, sebagai nostalgia masa-masa teknologi belum secanggih sekarang di Jakarta, Sabtu (10/9/2016). (Sindonews/Diandra Caesarlita)
A+ A-
JAKARTA - Era tahun 1980 dan 1990-an merupakan saat dimana segala sesuatu masih jalan begitu natural, masyarakat melakukan segala aktivitas sesuai dengan usia mereka. Hal ini lah yang dirindukan oleh banyak orang yang mungkin merasa jenuh berada di era yang serba cepat, instan, dan berbasis teknologi seperti sekarang ini.

Berawal dari hal serupa, seorang penulis, Nicko Krisna kemudian membuat buku yang berjudul Yang Nge-Tren di Tahun 80 & 90-An. Buku ini mengajak pembacanya untuk bernostalgia ke masa-masa ‘tanpa beban’, masa dimana masih banyak lapangan terbuka, dan masa dimana bermain kelereng dan hujan-hujanan adalah hak yang sangat membuat anak-anak bahagia.

Sebelum membuat buku tersebut, Nicko terlebih dulu membuat grup Facebook (FB) dengan tajuk Hits from The 80’s & 90’s yang merupakan wadah untuk mereka yang rindu akan masa-masa bahagia di era tersebut. Dengan konsep sharing memory, anggota grup tersebut berhasil mencapai lebih dari 100.000 orang. Namun sayang, akibat ulah hacker, grup ini tiba-tiba saja menghilang.

“Agustus 2014 saya membentuk FB Group fenomenal, tajuk Hits from The 80’s & 90’s yang terkena hack di bulan November. Setelah itu saya membentuk komunitas Brur & Zus pada November 2014 dan dilanjutkan dengan komunitas Rock Hits di bulan Februari 2015. Semua interaksi nostalgia di grup-grup tersebut kemudian saya kumpulkan menjadi buku, sehingga bisa dinikmati lebih banyak orang lagi,” papar Nicko ketika ditemui di Gramedia Matraman, Jakarta, Sabtu (10/9/2016).

Di buku ini, Nicko sekaligus menceritakan hal-hal yang dia alami terutama tentang sesuatu yang nge-tren di tahun ’80 dan ’90-an, mulai dari musik, fesyen, acara TV, film, buku dan majalah, tempat nongkrong favorit remaja kota besar, hingga gaul anak sekolah dan remaja ketika sedang pacaran. Buku ini mengajak Anda untuk kembali mengingat tren busana warna-warni, rambut jabrik, sepatu Doc Mart, hingga celana baggy.

“Buku ini saya dedikasikan kepada teman-teman seangkatan yang pernah menjadi saksi hidup betapa meyenangkannya tahun 1980 dan 1990-an, dimana segala sesuatunya terjadi secara organik, langit masih sangat cerah, hutan-hutan hijau bertebaran dimana-mana, mal masih bisa dihitung dengan jari, dan polusi masih belum sebanyak sekarang. Sungguh sebuah pengalaman yang tak ternilai harganya,” tutur Nicko.

Buku edisi kedua ini merupakan persembahan terakhir dari Nicko untuk hal-hal berbau sentimental journey. Setelah ini, Nicko mengaku ingin memilih untuk fokus dengan kegiatan-kegiatan komunitas yang dia bentuk agar lebih bermanfaat. Bagi Anda yang juga merasa rindu dengan era tahun 1980 dan 1990-an serta penasaran dengan buku ini, Anda akan mendapatkannya mulai tanggal 19 September 2016 dengan harga Rp90.000.
(alv)
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak