Perankan Simpatisan PKI di Film Kupu Kupu Kertas, Amanda Manopo: Takut dan Deg-degan
Kamis, 06 Juli 2023 - 13:46 WIB
loading...
A
A
A
“Saya berperan sebagai Ning,pastinya pertama tama takut karena saya lumayan lama di dunia sinetron dan balik lagi ke film jadi tantangan lagi. Saya ketemu orang-orang baru, pastinya aku coba ngasih maksimal dan sebaik mungkin,” kata Amanda Manopo.
Aktris kelahiran Jakarta, 6 Desember 1999 ini pun berjanji akan lebih mengeksplorasi dirinya lewat film Kupu Kupu Kertas ini. Ia berharap bisa masuk kepada karakternya dengan baik. “Jadi saya ingin mencoba mengeksplor diri saya dalam berakting dan kita lihat eksekusinya nanti,” tutur Amanda Manopo.
Sebagai informasi, kisah film ini sendiri Peristiwa berdarah G30S PKI yang merenggut 7 pahlawan revolusi, tidak hanya terjadi di Jakarta Pada tanggal 18 Oktober 1965 di Banyuwangi, sebanyak 62 pemuda GP Ansor tewas dalam penyerangan yang dilakukan oleh kelompok bromocorah yang bernaung di bawah bendera PKI yang diabadikan dalam sebuah monumen yang dikenal dengan Lubang Buaya Cemetuk Banyuwangi.
Terinspirasi dari peristiwa kelam tersebut. Denny Siregar mengangkat sebuah kisah romantis sepanjang remaja yang terjebak dalam situasi pertikaian mengerikan ini.
"Saya tidak ingin membuat sebuah film sejarah. Tapi saya ingin menampilkan sebuah kisah cinta di tengah konflik berdarah dalam sejarah kita," tutur Denny Siregar, Produser Film Kupu Kupu Kertas, yang tahun lalu merilis film mega box-office Sayap Sayap Patah.
Aktris kelahiran Jakarta, 6 Desember 1999 ini pun berjanji akan lebih mengeksplorasi dirinya lewat film Kupu Kupu Kertas ini. Ia berharap bisa masuk kepada karakternya dengan baik. “Jadi saya ingin mencoba mengeksplor diri saya dalam berakting dan kita lihat eksekusinya nanti,” tutur Amanda Manopo.
Sebagai informasi, kisah film ini sendiri Peristiwa berdarah G30S PKI yang merenggut 7 pahlawan revolusi, tidak hanya terjadi di Jakarta Pada tanggal 18 Oktober 1965 di Banyuwangi, sebanyak 62 pemuda GP Ansor tewas dalam penyerangan yang dilakukan oleh kelompok bromocorah yang bernaung di bawah bendera PKI yang diabadikan dalam sebuah monumen yang dikenal dengan Lubang Buaya Cemetuk Banyuwangi.
Terinspirasi dari peristiwa kelam tersebut. Denny Siregar mengangkat sebuah kisah romantis sepanjang remaja yang terjebak dalam situasi pertikaian mengerikan ini.
"Saya tidak ingin membuat sebuah film sejarah. Tapi saya ingin menampilkan sebuah kisah cinta di tengah konflik berdarah dalam sejarah kita," tutur Denny Siregar, Produser Film Kupu Kupu Kertas, yang tahun lalu merilis film mega box-office Sayap Sayap Patah.
(hri)
Lihat Juga :