Teori dalam Album Terbaru Taylor Swift: Dari Joe Alwyn, Harry Styles, sampai Kanye West
Senin, 27 Juli 2020 - 14:33 WIB
loading...
Taylor Swift mengejutkan penggemar dengan perilisan album terbarunya, Folklore, yang dibuat pada masa pandemi. Foto/Beth Garrabrant Foto/
A
A
A
LOS ANGELES - Secara tiba-tiba, album ke-8 Taylor Swift dirilis pada 24 Juli lalu, dengan 16 lagu yang ditulis dan diproduserinya saat masa pandemi.
Sehari sebelum merilis album tersebut, penyanyi berusia 30 tahun itu membawa beritanya ke akun Instagram resminya.
“Saya menuangkan semua keinginan, mimpi, ketakutan, dan renungan saya,” tulisnya.
“Saya menulis dan merekam musik ini dalam masa isolasi, tapi saya berkolaborasi dengan beberapa orang yang menginspirasi saya,” lanjutnya.
Taylor menjelaskan bahwa garis antara fantasi dan realita menjadi kabur dan batasan-batasan antara kebenaran dan fiksi menjadi gak jelas dalam sebuah legenda (folklore).
Seperti biasa, dia juga mengatakan bahwa dia menaruh banyak pesan tersembunyi dalam lagu-lagunya, lebih banyak di liriknya dibanding dalam video musiknya.
Dia pun mempersilakan Swifties, sebuat untuk para penggemarnya, untuk menginterpretasikannya. Nah, berikut yang berhasil dirangkum oleh LA Timesdan US Magazine. (Baca Juga: Billie Eilish Sempat Mau Dibawa ke Terapis Gara-Gara Lagu Justin Bieber )
1. THE 1
![Teori dalam Album Terbaru Taylor Swift: Dari Joe Alwyn, Harry Styles, sampai Kanye West]()
Foto:Jason Merritt/Getty Images/Splash News
Swifties berteori bahwa lagu ini adalah curhat Taylor yang sebenarnya udah putus dengan pacarnya, Joe Alwyn. Mereka berpegang pada judul dan lirik berikut ini:
"I guess you never know, never know / And it's another day waking up alone.” “In my defense, I have none / For never leaving well enough alone / But it would've been fun / If you would've been the one.”
2. THE CARDIGAN
![Teori dalam Album Terbaru Taylor Swift: Dari Joe Alwyn, Harry Styles, sampai Kanye West]()
Foto: YouTube Taylor Swift
Saat perilisan video musik lagu ini, Taylor menjelaskan bahwa lagu tersebut tentang cinta yang hilang dan kenapa percintaan saat muda sering meninggalkan memori permanen yang susah dihapus.
Langsung, deh, para penggemar mengaitkan ini dengan mantan Taylor, Harry Styles. Mereka membandingkan video musik "Falling" milik Harry dengan video musik "The Cardigan" yang punya kesamaan.
Kesamaan yang dimaksud yaitu tangan yang di-zoom saat memainkan piano. Juga adegan piano yang melibatkan air, yaitu Harry yang memainkan piano di bawah air, dan Taylor yang menggunakan piano untuk bertahan hidup agar gak tenggelam. (Baca Juga: The Kissing Booth 3 Syuting Secara Diam-diam, Bakal Tayang Tahun Depan )
3. THE LAST GREAT AMERICAN DYNASTY
![Teori dalam Album Terbaru Taylor Swift: Dari Joe Alwyn, Harry Styles, sampai Kanye West]()
Foto: Shutterstock
Lagu ini merujuk pada kisah komposer Rebekah Harkness yaitu mantan pemilik rumah di Rhode Island milik Taylor Swift. Dia juga mengungkap nama mantan suami Rebekah, William Hale "Bill" Harkness. Keduanya bisa dibilang adalah sosok superkaya pada masanya.
"Rebekah rode up on the afternoon train, it was sunny / Her saltbox house on the coast took her mind off St. Louis.... /Bill was the heir to the Standard Oil name and money / And the town said, ‘How did a middle-class divorcée do it?’” “The wedding was charming, if a little gauche / There's only so far new money goes.”
Swifties berspekulasi dan menghubungkan nama Rebekah Harkness dengan "Betty", karena nama lain Rebekah adalah Betty.
4. EXILE
![Teori dalam Album Terbaru Taylor Swift: Dari Joe Alwyn, Harry Styles, sampai Kanye West]()
Foto:Frank Micelotta/PictureGroup/Shutterstock/RMV/Shutterstock
Taylor berkolaborasi dengan Bon Iver dalam lagu ini, menceritakan tentang kisah mantan pasangan yang bertemu lagi setelah putus.
"I'm not your problem anymore / So who am I offending now?” “You were my crown, now I'm in exile, seein' you out / I think I've seen this film before / So I'm leaving out the side door."
Banyak penggemar yang bilang bahwa mereka benar-benar terhenyak saat bagian Bon Iver menyanyikan lirik, "Cause you never gave a warning sign" yang langsung dibalas dengan cepat oleh Taylor dengan kalimat singkat yang sedih sekaligus menohok, "I gave so many signs...". Bener-bener bikin baper!
5. MY TEARS RICHOCHET
![Teori dalam Album Terbaru Taylor Swift: Dari Joe Alwyn, Harry Styles, sampai Kanye West]()
Foto: YouTube Taylor Swift
Lagu ini adalah lagu pertama yang ditulis Taylor untuk "Folklore". Satu teori menyatakan bahwa ini kisah Taylor yang mengasihani masa lalunya. Tapi ada juga yang berteori bahwa ini cerita peristiwa saat Taylor meninggalkan label yang membesarkan namanya, Big Machine Records.
“I didn't have it in myself to go with grace / ‘Cause when I'd fight, you used to tell me I was brave,”. “And if I'm dead to you, why are you at the wake? / Cursing my name, wishing I stayed / Look at how my tears ricochet.”
6. MIRROR BALL
![Teori dalam Album Terbaru Taylor Swift: Dari Joe Alwyn, Harry Styles, sampai Kanye West]()
Foto:Beth Garrabrant
Dalam lagu ini, Taylor menganggap dirinya sebagai bola disko. Menggambarkan saat ia menghibur orang lain dan saat hatinya remuk kayak kaca yang hancur. Dan dia memasukkan beberapa referensi lagu lamanya seperti “Innocent” yang dirilis pada 2010 dan “Mirror ball”
“And they called off the circus, burned the disco down / When they sent home the horses and the rodeo clowns,”, “I’m still on that tightrope / I'm still trying everything to get you laughing at me / I’m still a believer, but I don't know why.”
7. SEVEN
![Teori dalam Album Terbaru Taylor Swift: Dari Joe Alwyn, Harry Styles, sampai Kanye West]()
Foto: YouTube Taylor Swift
Lagu ini tentang seorang teman yang ingin menyelamatkan teman lainnya. Swifties menganggap Taylor menceritakan tentang teman masa kecilnya dan rasa bersalahnya saat ia pikir masalahnya bisa diselesaikan dengan mudah.
“And I think you should come live with me / And we can be pirates / Then you won't have to cry Or hide in the closet,”. “And just like a folk song / Our love will be passed on.”
8. AUGUST
![Teori dalam Album Terbaru Taylor Swift: Dari Joe Alwyn, Harry Styles, sampai Kanye West]()
Foto:Beth Garrabrant
Taylor mengatakan kepada Swifties lewat YouTube bahwa ada tiga lagu dalam album ini yang dituli sebagai rangkaian "kisah cinta segitiga para remaja" dari tiga perspektif berbeda. Banyak yang percaya bahwa lagu ini diceritakan dari perspektif seorang perempuan yang selingkuh.
“So much for summer love and saying ’us’ / ‘Cause you weren't mine to lose.”
Terus, lagu apa aja yang kira-kira masuk dalam kisah ini? Swifties berspekulasi bahwa tiga lagu tersebut adalah "August", "Betty", dan "Cardigan". (Baca Juga: Ini 5 Fandom Musik Terbesar di Dunia Menurut Pengamat Musik )
9. THIS IS ME TRYING
![Teori dalam Album Terbaru Taylor Swift: Dari Joe Alwyn, Harry Styles, sampai Kanye West]()
Foto: YouTube Taylor Swift
Taylor kali ini bernyanyi tentang perkembangan hidupnya, yaitu melihat dan menerima kesalahan untuk masalah hubungan dan berusaha untuk memperbaikinya.
“They told me all of my cages were mental / So I got wasted like all my potential,”. “And my words shoot to kill when I'm mad / I have a lot of regrets about that / I was so ahead of the curve, the curve became a sphere / Fell behind all my classmates and I ended up here.”
10. ILLICIT AFFAIRS
![Teori dalam Album Terbaru Taylor Swift: Dari Joe Alwyn, Harry Styles, sampai Kanye West]()
Foto:Beth Garrabrant
Kalau kisah "cinta segitiga para remaja" bukanlah paket lagu “August”, “Betty” dan “Cardigan”, maka “Illicit Affairs” bisa jadi kandidat alternatifnya. Hal ini digambarkan melalui lirik:
“Make sure nobody sees you leave / Hood over your head, keep your eyes down / Tell your friends you’re out for a run / You’ll be flushed when you return,”
11. INVISIBLE STRING
![Teori dalam Album Terbaru Taylor Swift: Dari Joe Alwyn, Harry Styles, sampai Kanye West]()
Foto:Blitz Pictures/Shutterstock
Lagu ini dinilai paling berhubungan karena merujuk pada pertemuan pertama Taylor dengan Joe Alwyn yang tergambar dari lirik:
“Green was the color of the grass / Where I used to read at Centennial Park / I used to think I would meet somebody there,” “Teal was the color of your shirt / When you were sixteen at the yogurt shop / You used to work at to make a little money.”
Selain itu, penggemar juga mengira lirik ini ditujukan kepada Joe Jonas, mantan kekasih Taylor yang sedang menunggu istrinya, Sophie Turner, melahirkan anak pertama mereka.
“Cold was the steel of my axe to grind / For the boys who broke my heart,”. “Now I send their babies presents / Gold was the color of the leaves.”
12. MAD WOMAN
![Teori dalam Album Terbaru Taylor Swift: Dari Joe Alwyn, Harry Styles, sampai Kanye West]()
Foto:Stephen Lovekin/Shutterstock; Frank Micelotta/FX/Picturegroup/Shutterstock
Spekulasinya adalah tentang pertikaiannya dengan Scooter Braun dalam kasus master lagu-lagunya yang dijual oleh Big Machine Records.
Lirik yang paling jelas tergambar adalah “They say ‘move on,’ but you know I won't / And women like hunting witches too / Doing your dirtiest work for you / It's obvious that wanting me dead / Has really brought you two together".
13. EPHIPANY
![Teori dalam Album Terbaru Taylor Swift: Dari Joe Alwyn, Harry Styles, sampai Kanye West]()
Foto:Beth Garrabrant
Beberapa penggemar percaya bahwa "Epiphany" adalah tentang pengalaman militer kakek Taylor Swift, Dean, ketika ia merujuk "landing at Guadalcanal in 1942" dalam liner note albumnya. Dan juga sebuah lirik :
“Crawling up the beaches now / Sir, I think he’s bleeding out,”
14. BETTY
![Teori dalam Album Terbaru Taylor Swift: Dari Joe Alwyn, Harry Styles, sampai Kanye West]()
Foto:Jordan Strauss/Invision/AP/Shutterstock/Gregory Pace/Shutterstock
“Betty” banyak dipercaya oleh penggemar sebagai cewek yang ditipu dalam kisah cinta segitiga remaja dalam "Folklore".
“Would you tell me to go f—k myself? / Or lead me to the garden? / In the garden would you trust me”. “If I told you it was just a summer thing?”. “I’m only seventeen, I don't know anything / But I know I miss you.”
Tapi ada juga yang bilang bahwa Betty adalah nama dari anak ketiga Black LIvely dan Ryan Reynolds yang sampai saat ini masih dirahasiakan namanya.
15. PEACE
![Teori dalam Album Terbaru Taylor Swift: Dari Joe Alwyn, Harry Styles, sampai Kanye West]()
Foto: YouTube Taylor Swift
Dalam “Peace”, Taylor diduga menyinggung tentang Kanye West, seleb yang selalu punya kasus dengan Taylor. Lirik yang mengacu pada Kanye adalah yang menyebut "West" dengan huruf besar, sementara dia menulis lirik "east" dengan huruf kecil.
“But there's robbers to the east, clowns to the West,”. “I'd give you my sunshine, give you my best / But the rain is always gonna come if you're standin' with me.”
Juga ini juga disebut lagu yang menggambarkan kedewasaan Taylor dan perubahan pandangannya tentang percintaan.
16. HOAX
![Teori dalam Album Terbaru Taylor Swift: Dari Joe Alwyn, Harry Styles, sampai Kanye West]()
Foto: YouTube Taylor Swift
Lagu terakhir dari album ini menggambarkan tentang cara bertahan dalam hubungan yang gak sehat (toxic relationship). Mungkin lagu ini membahas tentang kepindahan Taylor dari New York ke West Coast bersama aktor Alwyn. (Baca Juga: Mengulik Makna Bucin alias Budak Cinta dari Perspektif Sains )
“You know I left a part of me back in New York / You knew the hero died so what's the movie for?” “You knew it still hurts underneath my scars / From when they pulled me apart.”
Fajriya Zakiyah
Kontributor GenSINDO
STEI SEBI Depok
Instagram: @fajria.zk
Sehari sebelum merilis album tersebut, penyanyi berusia 30 tahun itu membawa beritanya ke akun Instagram resminya.
“Saya menuangkan semua keinginan, mimpi, ketakutan, dan renungan saya,” tulisnya.
“Saya menulis dan merekam musik ini dalam masa isolasi, tapi saya berkolaborasi dengan beberapa orang yang menginspirasi saya,” lanjutnya.
Taylor menjelaskan bahwa garis antara fantasi dan realita menjadi kabur dan batasan-batasan antara kebenaran dan fiksi menjadi gak jelas dalam sebuah legenda (folklore).
Seperti biasa, dia juga mengatakan bahwa dia menaruh banyak pesan tersembunyi dalam lagu-lagunya, lebih banyak di liriknya dibanding dalam video musiknya.
Dia pun mempersilakan Swifties, sebuat untuk para penggemarnya, untuk menginterpretasikannya. Nah, berikut yang berhasil dirangkum oleh LA Timesdan US Magazine. (Baca Juga: Billie Eilish Sempat Mau Dibawa ke Terapis Gara-Gara Lagu Justin Bieber )
1. THE 1

Foto:Jason Merritt/Getty Images/Splash News
Swifties berteori bahwa lagu ini adalah curhat Taylor yang sebenarnya udah putus dengan pacarnya, Joe Alwyn. Mereka berpegang pada judul dan lirik berikut ini:
"I guess you never know, never know / And it's another day waking up alone.” “In my defense, I have none / For never leaving well enough alone / But it would've been fun / If you would've been the one.”
2. THE CARDIGAN

Foto: YouTube Taylor Swift
Saat perilisan video musik lagu ini, Taylor menjelaskan bahwa lagu tersebut tentang cinta yang hilang dan kenapa percintaan saat muda sering meninggalkan memori permanen yang susah dihapus.
Langsung, deh, para penggemar mengaitkan ini dengan mantan Taylor, Harry Styles. Mereka membandingkan video musik "Falling" milik Harry dengan video musik "The Cardigan" yang punya kesamaan.
Kesamaan yang dimaksud yaitu tangan yang di-zoom saat memainkan piano. Juga adegan piano yang melibatkan air, yaitu Harry yang memainkan piano di bawah air, dan Taylor yang menggunakan piano untuk bertahan hidup agar gak tenggelam. (Baca Juga: The Kissing Booth 3 Syuting Secara Diam-diam, Bakal Tayang Tahun Depan )
3. THE LAST GREAT AMERICAN DYNASTY

Foto: Shutterstock
Lagu ini merujuk pada kisah komposer Rebekah Harkness yaitu mantan pemilik rumah di Rhode Island milik Taylor Swift. Dia juga mengungkap nama mantan suami Rebekah, William Hale "Bill" Harkness. Keduanya bisa dibilang adalah sosok superkaya pada masanya.
"Rebekah rode up on the afternoon train, it was sunny / Her saltbox house on the coast took her mind off St. Louis.... /Bill was the heir to the Standard Oil name and money / And the town said, ‘How did a middle-class divorcée do it?’” “The wedding was charming, if a little gauche / There's only so far new money goes.”
Swifties berspekulasi dan menghubungkan nama Rebekah Harkness dengan "Betty", karena nama lain Rebekah adalah Betty.
4. EXILE

Foto:Frank Micelotta/PictureGroup/Shutterstock/RMV/Shutterstock
Taylor berkolaborasi dengan Bon Iver dalam lagu ini, menceritakan tentang kisah mantan pasangan yang bertemu lagi setelah putus.
"I'm not your problem anymore / So who am I offending now?” “You were my crown, now I'm in exile, seein' you out / I think I've seen this film before / So I'm leaving out the side door."
Banyak penggemar yang bilang bahwa mereka benar-benar terhenyak saat bagian Bon Iver menyanyikan lirik, "Cause you never gave a warning sign" yang langsung dibalas dengan cepat oleh Taylor dengan kalimat singkat yang sedih sekaligus menohok, "I gave so many signs...". Bener-bener bikin baper!
5. MY TEARS RICHOCHET

Foto: YouTube Taylor Swift
Lagu ini adalah lagu pertama yang ditulis Taylor untuk "Folklore". Satu teori menyatakan bahwa ini kisah Taylor yang mengasihani masa lalunya. Tapi ada juga yang berteori bahwa ini cerita peristiwa saat Taylor meninggalkan label yang membesarkan namanya, Big Machine Records.
“I didn't have it in myself to go with grace / ‘Cause when I'd fight, you used to tell me I was brave,”. “And if I'm dead to you, why are you at the wake? / Cursing my name, wishing I stayed / Look at how my tears ricochet.”
6. MIRROR BALL

Foto:Beth Garrabrant
Dalam lagu ini, Taylor menganggap dirinya sebagai bola disko. Menggambarkan saat ia menghibur orang lain dan saat hatinya remuk kayak kaca yang hancur. Dan dia memasukkan beberapa referensi lagu lamanya seperti “Innocent” yang dirilis pada 2010 dan “Mirror ball”
“And they called off the circus, burned the disco down / When they sent home the horses and the rodeo clowns,”, “I’m still on that tightrope / I'm still trying everything to get you laughing at me / I’m still a believer, but I don't know why.”
7. SEVEN

Foto: YouTube Taylor Swift
Lagu ini tentang seorang teman yang ingin menyelamatkan teman lainnya. Swifties menganggap Taylor menceritakan tentang teman masa kecilnya dan rasa bersalahnya saat ia pikir masalahnya bisa diselesaikan dengan mudah.
“And I think you should come live with me / And we can be pirates / Then you won't have to cry Or hide in the closet,”. “And just like a folk song / Our love will be passed on.”
8. AUGUST

Foto:Beth Garrabrant
Taylor mengatakan kepada Swifties lewat YouTube bahwa ada tiga lagu dalam album ini yang dituli sebagai rangkaian "kisah cinta segitiga para remaja" dari tiga perspektif berbeda. Banyak yang percaya bahwa lagu ini diceritakan dari perspektif seorang perempuan yang selingkuh.
“So much for summer love and saying ’us’ / ‘Cause you weren't mine to lose.”
Terus, lagu apa aja yang kira-kira masuk dalam kisah ini? Swifties berspekulasi bahwa tiga lagu tersebut adalah "August", "Betty", dan "Cardigan". (Baca Juga: Ini 5 Fandom Musik Terbesar di Dunia Menurut Pengamat Musik )
9. THIS IS ME TRYING

Foto: YouTube Taylor Swift
Taylor kali ini bernyanyi tentang perkembangan hidupnya, yaitu melihat dan menerima kesalahan untuk masalah hubungan dan berusaha untuk memperbaikinya.
“They told me all of my cages were mental / So I got wasted like all my potential,”. “And my words shoot to kill when I'm mad / I have a lot of regrets about that / I was so ahead of the curve, the curve became a sphere / Fell behind all my classmates and I ended up here.”
10. ILLICIT AFFAIRS

Foto:Beth Garrabrant
Kalau kisah "cinta segitiga para remaja" bukanlah paket lagu “August”, “Betty” dan “Cardigan”, maka “Illicit Affairs” bisa jadi kandidat alternatifnya. Hal ini digambarkan melalui lirik:
“Make sure nobody sees you leave / Hood over your head, keep your eyes down / Tell your friends you’re out for a run / You’ll be flushed when you return,”
11. INVISIBLE STRING

Foto:Blitz Pictures/Shutterstock
Lagu ini dinilai paling berhubungan karena merujuk pada pertemuan pertama Taylor dengan Joe Alwyn yang tergambar dari lirik:
“Green was the color of the grass / Where I used to read at Centennial Park / I used to think I would meet somebody there,” “Teal was the color of your shirt / When you were sixteen at the yogurt shop / You used to work at to make a little money.”
Selain itu, penggemar juga mengira lirik ini ditujukan kepada Joe Jonas, mantan kekasih Taylor yang sedang menunggu istrinya, Sophie Turner, melahirkan anak pertama mereka.
“Cold was the steel of my axe to grind / For the boys who broke my heart,”. “Now I send their babies presents / Gold was the color of the leaves.”
12. MAD WOMAN

Foto:Stephen Lovekin/Shutterstock; Frank Micelotta/FX/Picturegroup/Shutterstock
Spekulasinya adalah tentang pertikaiannya dengan Scooter Braun dalam kasus master lagu-lagunya yang dijual oleh Big Machine Records.
Lirik yang paling jelas tergambar adalah “They say ‘move on,’ but you know I won't / And women like hunting witches too / Doing your dirtiest work for you / It's obvious that wanting me dead / Has really brought you two together".
13. EPHIPANY

Foto:Beth Garrabrant
Beberapa penggemar percaya bahwa "Epiphany" adalah tentang pengalaman militer kakek Taylor Swift, Dean, ketika ia merujuk "landing at Guadalcanal in 1942" dalam liner note albumnya. Dan juga sebuah lirik :
“Crawling up the beaches now / Sir, I think he’s bleeding out,”
14. BETTY

Foto:Jordan Strauss/Invision/AP/Shutterstock/Gregory Pace/Shutterstock
“Betty” banyak dipercaya oleh penggemar sebagai cewek yang ditipu dalam kisah cinta segitiga remaja dalam "Folklore".
“Would you tell me to go f—k myself? / Or lead me to the garden? / In the garden would you trust me”. “If I told you it was just a summer thing?”. “I’m only seventeen, I don't know anything / But I know I miss you.”
Tapi ada juga yang bilang bahwa Betty adalah nama dari anak ketiga Black LIvely dan Ryan Reynolds yang sampai saat ini masih dirahasiakan namanya.
15. PEACE

Foto: YouTube Taylor Swift
Dalam “Peace”, Taylor diduga menyinggung tentang Kanye West, seleb yang selalu punya kasus dengan Taylor. Lirik yang mengacu pada Kanye adalah yang menyebut "West" dengan huruf besar, sementara dia menulis lirik "east" dengan huruf kecil.
“But there's robbers to the east, clowns to the West,”. “I'd give you my sunshine, give you my best / But the rain is always gonna come if you're standin' with me.”
Juga ini juga disebut lagu yang menggambarkan kedewasaan Taylor dan perubahan pandangannya tentang percintaan.
16. HOAX

Foto: YouTube Taylor Swift
Lagu terakhir dari album ini menggambarkan tentang cara bertahan dalam hubungan yang gak sehat (toxic relationship). Mungkin lagu ini membahas tentang kepindahan Taylor dari New York ke West Coast bersama aktor Alwyn. (Baca Juga: Mengulik Makna Bucin alias Budak Cinta dari Perspektif Sains )
“You know I left a part of me back in New York / You knew the hero died so what's the movie for?” “You knew it still hurts underneath my scars / From when they pulled me apart.”
Fajriya Zakiyah
Kontributor GenSINDO
STEI SEBI Depok
Instagram: @fajria.zk
(it)
Lihat Juga :