CERMIN: Monster Itu Bernama Adrienne
Jum'at, 07 Juli 2023 - 20:40 WIB
loading...
Adrienne Beaufort adalah karakter pemimpin aliran sesat dari serial yang terinspirasi kisah nyata, The Clearing. Foto/Disney+
A
A
A
JAKARTA - Tahun 1987. Polisi menggerebek sebuah properti mahaluas di Dandenong, sebuah kawasan di Australia. Yang mengejutkan, di sana ditemukan lebih dari setengah lusin anak-anak dengan pakaian identik dan rambut berwarna keemasan yang sama.
Ternyata polisi tak hanya menemukan properti tapi juga sebuah kultus yang digerakkan oleh seorang pelatih yoga yang mengaku sebagai titisan Yesus, Anne Hamilton-Byrne. Kisah yang lebih menakjubkan dari fiksi yang pernah ada ini lantas menjadi sumber dari banyak karya, termasuk di dalamnya serial dokumenter The Cult of the Family pada2019 dan novel berjudul In the Clearing yang terbit pada 2020.
Kini sosok Anne bereinkarnasi menjadi Adrienne Beaufort dalam serial The Clearingyang diadaptasi langsung dari novel In the Clearing. Dalam serial yang tayang di Disney+ ini, kita akan berkenalan dan mencoba memahami sosok monster berwujud manusia bernama Adrienne.
Baca Juga: CERMIN: Bisakah Laki-Laki dan Perempuan Bersahabat hingga Puluhan Tahun?
Jangan salah sangka. Adrienne tak seburuk dengan julukannya. Ia justru tampil bak malaikat, dengan rambut panjang berkilau melambai, dengan gaun panjang yang mewah, dengan kecantikan aristokrat tak tertandingi dan juga dengan keterampilan berbicara yang menghipnosis.
![CERMIN: Monster Itu Bernama Adrienne]()
Foto: Disney+
Dengan penampilan sedemikian rupa, Adrienne mudah menaklukkkan banyak orang untuk tunduk ke dalam kerajaan yang sedang didirikannya, sebuah kultus yang ingin memurnikan anak-anak dan menjauhkannya dari masyarakat yang sedang sakit. Adrienne yang menjual sebuah utopia perlahan mendapatkan pengikutnya, beberapa di antara mereka tampak terlalu setia hingga bersedia mengorbankan apa pun untuknya.
Tapi beberapa di antara mereka adalah anak-anak tak berdosa, seperti Amy. Ia mencoba patuh sebagai anak yang baik, terutama di hadapan Mommy, sebutan untuk Adrienne. Tapi Amy juga tak kuasa menahan gejolak hatinya yang tahu sesuatu yang busuk tengah terjadi di hadapannya.
Sayangnya ia hanyalah seorang gadis kecil yang tak punya kuasa. Oleh karena itu, ia membiarkan dirinya terus menerus dikuasai Adrienne.
Ternyata polisi tak hanya menemukan properti tapi juga sebuah kultus yang digerakkan oleh seorang pelatih yoga yang mengaku sebagai titisan Yesus, Anne Hamilton-Byrne. Kisah yang lebih menakjubkan dari fiksi yang pernah ada ini lantas menjadi sumber dari banyak karya, termasuk di dalamnya serial dokumenter The Cult of the Family pada2019 dan novel berjudul In the Clearing yang terbit pada 2020.
Kini sosok Anne bereinkarnasi menjadi Adrienne Beaufort dalam serial The Clearingyang diadaptasi langsung dari novel In the Clearing. Dalam serial yang tayang di Disney+ ini, kita akan berkenalan dan mencoba memahami sosok monster berwujud manusia bernama Adrienne.
Baca Juga: CERMIN: Bisakah Laki-Laki dan Perempuan Bersahabat hingga Puluhan Tahun?
Jangan salah sangka. Adrienne tak seburuk dengan julukannya. Ia justru tampil bak malaikat, dengan rambut panjang berkilau melambai, dengan gaun panjang yang mewah, dengan kecantikan aristokrat tak tertandingi dan juga dengan keterampilan berbicara yang menghipnosis.

Foto: Disney+
Dengan penampilan sedemikian rupa, Adrienne mudah menaklukkkan banyak orang untuk tunduk ke dalam kerajaan yang sedang didirikannya, sebuah kultus yang ingin memurnikan anak-anak dan menjauhkannya dari masyarakat yang sedang sakit. Adrienne yang menjual sebuah utopia perlahan mendapatkan pengikutnya, beberapa di antara mereka tampak terlalu setia hingga bersedia mengorbankan apa pun untuknya.
Tapi beberapa di antara mereka adalah anak-anak tak berdosa, seperti Amy. Ia mencoba patuh sebagai anak yang baik, terutama di hadapan Mommy, sebutan untuk Adrienne. Tapi Amy juga tak kuasa menahan gejolak hatinya yang tahu sesuatu yang busuk tengah terjadi di hadapannya.
Sayangnya ia hanyalah seorang gadis kecil yang tak punya kuasa. Oleh karena itu, ia membiarkan dirinya terus menerus dikuasai Adrienne.
Lihat Juga :