CERMIN: Tom Cruise adalah Sebuah Pertunjukan
Rabu, 12 Juli 2023 - 13:17 WIB
loading...
Tom Cruise selalu menampilkan aksi ekstrem dalam setiap film waralaba Mission Impossible. Foto/Paramount Pictures
A
A
A
JAKARTA - Tahun 1983. Tepat 40 tahun silam, film Risky Business dari sutradara debutan, Paul Brickman, dirilis. Seorang bintang pun dilahirkan.
Sebagai Joel Goodson yang merupakan contoh teladan anak muda Amerika, Tom Cruise memerankan sosok tersebut dengan cemerlang. Tapi Joel tentu saja anak muda sebagaimana mestinya, yang juga bisa tergelincir pada perempuan panggilan dan membuat serangkaian keputusan demi keputusan yang salah.
Di tangan Tom dengan pengalaman berakting minimal, peran itu dibawakannya dengan maksimal dan membuat karismanya berpendar di layar. Setelahnya berturut-turut kita melihatnya dalam sejumlah penampilan mengesankan mulai dari Top Gun(1986) yang ikonis, berdampingan dengan aktor watak Dustin Hoffman dalam Rain Man (1988), hingga berperan sebagai veteran perang dalam Born on the Fourth of July (1990) yang memberi nomine Oscar pertamanya. Sejauh ini Tom sudah dinominasikan sebanyak tiga kali dalam kategori akting tapi belum beruntung membawa satu piala pun.
Baca Juga: CERMIN: Monster Itu Bernama Adrienne
Dalam setiap penampilannya dengan variasi genre dari drama, komedi romantis hingga aksi bertegangan tinggi, Tom selalu menampilkan pertunjukan nan memukau. Sebagai aktor, ia begitu menghormati penonton bioskop, dengan konsisten memberikan penampilan terbaik. Setelah berkarier lebih dari empat dekade sebagai aktor, kita boleh bilang bahwa “Tom Cruise adalah sebuah pertunjukan”.
![CERMIN: Tom Cruise adalah Sebuah Pertunjukan]()
Foto: Paramount Pictures
Bisa jadi Tom juga meyakini hal itu dalam hatinya dan mewujudkan dalam pekerjaannya, terutama ketika ia mulai didaulat sebagai agen spionase supertangguh yang tak bisa mati, Ethan Hunt. Dalam setiap penampilannya, Tom selalu menaikkan level of spectacle dari setiap jilid Mission Impossibleyang dirilis sejak 1996. Kita selalu bisa dibuat terperangah menyaksikan kegilaan demi kegilaan yang disajikan Tom di layar besar.
Termasuk dalam Mission Impossible: Dead Reckoning Part I,dalam usianya yang tak lagi muda, Tom tak berusaha menyembunyikan kerutan demi kerutan yang semakin sulit ditutupi di wajahnya. Tom juga semakin tahu diri untuk tak menghabiskan durasi film untuk menampilkan romantisme dirinya dengan lawan mainnya.
Sebagai Joel Goodson yang merupakan contoh teladan anak muda Amerika, Tom Cruise memerankan sosok tersebut dengan cemerlang. Tapi Joel tentu saja anak muda sebagaimana mestinya, yang juga bisa tergelincir pada perempuan panggilan dan membuat serangkaian keputusan demi keputusan yang salah.
Di tangan Tom dengan pengalaman berakting minimal, peran itu dibawakannya dengan maksimal dan membuat karismanya berpendar di layar. Setelahnya berturut-turut kita melihatnya dalam sejumlah penampilan mengesankan mulai dari Top Gun(1986) yang ikonis, berdampingan dengan aktor watak Dustin Hoffman dalam Rain Man (1988), hingga berperan sebagai veteran perang dalam Born on the Fourth of July (1990) yang memberi nomine Oscar pertamanya. Sejauh ini Tom sudah dinominasikan sebanyak tiga kali dalam kategori akting tapi belum beruntung membawa satu piala pun.
Baca Juga: CERMIN: Monster Itu Bernama Adrienne
Dalam setiap penampilannya dengan variasi genre dari drama, komedi romantis hingga aksi bertegangan tinggi, Tom selalu menampilkan pertunjukan nan memukau. Sebagai aktor, ia begitu menghormati penonton bioskop, dengan konsisten memberikan penampilan terbaik. Setelah berkarier lebih dari empat dekade sebagai aktor, kita boleh bilang bahwa “Tom Cruise adalah sebuah pertunjukan”.

Foto: Paramount Pictures
Bisa jadi Tom juga meyakini hal itu dalam hatinya dan mewujudkan dalam pekerjaannya, terutama ketika ia mulai didaulat sebagai agen spionase supertangguh yang tak bisa mati, Ethan Hunt. Dalam setiap penampilannya, Tom selalu menaikkan level of spectacle dari setiap jilid Mission Impossibleyang dirilis sejak 1996. Kita selalu bisa dibuat terperangah menyaksikan kegilaan demi kegilaan yang disajikan Tom di layar besar.
Termasuk dalam Mission Impossible: Dead Reckoning Part I,dalam usianya yang tak lagi muda, Tom tak berusaha menyembunyikan kerutan demi kerutan yang semakin sulit ditutupi di wajahnya. Tom juga semakin tahu diri untuk tak menghabiskan durasi film untuk menampilkan romantisme dirinya dengan lawan mainnya.
Lihat Juga :