Review Film Barbie: Kocak, Menghibur, dan Bukan untuk Anak-Anak

Kamis, 20 Juli 2023 - 10:21 WIB
loading...
A A A
Cerita yang diangkat Barbie ini sebenarnya sangat sederhana dan penuh nuansa anak-anak. Tapi, di sisi lain, ada makna mendalam. Barbie tidak pernah siap dengan perubahan. Meski sangat menjunjung tinggi feminisme, tapi, mereka mengabaikan keberadaan Ken. Ketika salah satu Ken mencicipi dunia nyata, matanya pun terbuka.
Review Film Barbie: Kocak, Menghibur, dan Bukan untuk Anak-Anak

Foto: Fatherly

Greta dengan cerdas mengangkat sisi ini. Dia menampakkan sisi buruk feminisme berlebihan dengan menabrakkan sistem patriarki toksik di dalamnya. Lewat film ini, Greta seolah ingin mengatakan kalau keseimbangan selalu diperlukan dalam hidup. Sesuatu yang berlebihan bisa menyebabkan keburukan.

Sementara, film ini juga mengungkapkan bagaimana seorang pria itu bisa melakukan apa pun ketika sedang patah hati. Ken utama film ini yang diperankan Ryan Gosling berpegang teguh pada keyakinan takdir bahwa dia dan Barbie utama yang diperankan Margot Robbie harus bersama. Tapi, perasaan cintanya tidak disambut Barbie. Ken pun patah hati.
Review Film Barbie: Kocak, Menghibur, dan Bukan untuk Anak-Anak

Foto: Dexerto

Lewat lagunya, Push—aslinya dinyanyikan Matchbox 20 pada 1995, Ken berusaha membuat Barbie memahami perasaannya. Tapi, cewek itu ogah menanggapinya. Bagi Barbie, ada sesuatu yang lebih dari sekadar menerima takdir kalau dia dan Ken harus bersatu. Ken menyanyikan lagu itu dengan sepenuh hatinya, pas dengan temanya, cinta bertepuk sebelah tangan.

Margot Robbie cemerlang dalam menggambarkan Barbie yang ceria, mandiri, tapi juga rapuh di dalam. Sementara, Ryan Gosling benar-benar mencuri perhatian dengan penggambarannya sebagai Ken. Meski dianggap terlalu tua memerankan karakter boneka itu, Ryan mampu menampilkan sosok Ken yang sangat ingin mendapatkan validasi dari Barbie.
Review Film Barbie: Kocak, Menghibur, dan Bukan untuk Anak-Anak

Foto: ELLE

Aksi Ken di film ini benar-benar mengundang tawa. Interaksinya dengan Ken lain, yang diperankan Simu Liu, membuat karakter ini jadi lebih hidup. Ketika Ken versi Ryan hanya ingin perhatian dan validasi, Ken versi Simu jauh lebih percaya diri dan tengil. Perbedaan inilah yang membuat kocak interaksi keduanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Film Jalan Pulang Angkat...
Film Jalan Pulang Angkat Makna Kebaya sebagai Warisan Budaya
4 Fakta Film Odyssey...
4 Fakta Film Odyssey yang Picu Ketegangan, dari Isu Kulit Hitam hingga Transgender
Dear You dan Ketakutan...
Dear You dan Ketakutan yang Salah Arah
Rekomendasi
Pemeriksaan Febrie Adriansyah...
Pemeriksaan Febrie Adriansyah di Kejagung, Eks Penyidik KPK: Penahanan Penting agar Penyidikan Tak Diintervensi
Indonesia Perlu Arah...
Indonesia Perlu Arah Kebijakan Baru Jadi Pusat Hilirisasi Sawit Dunia
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Berita Terkini
Nonton Latihan Pestapora...
Nonton Latihan Pestapora Makassar Lebih Murah Pakai BRImo, Begini Cara Dapat Promonya!
Perjalanan Kereta Lebih...
Perjalanan Kereta Lebih Tenang, Ada Perlindungan untuk Keterlambatan dan Pembatalan
Serial My Chef In Crime...
Serial My Chef In Crime Segera Tayang di VISION+, Gabungkan Misteri Kriminal dengan Dunia Kuliner
PRIMARIA FEST Sukabumi...
PRIMARIA FEST Sukabumi 2026 Satukan Ribuan Penikmat Indonesian Bounce Music
Inovasi Bahan Masak...
Inovasi Bahan Masak Dorong Kreativitas Pelaku Industri Kuliner
Eksplorasi Menyeluruh...
Eksplorasi Menyeluruh Thailand: Keseruan Berwisata di Bangkok dan Pattaya
Infografis
Sudaryono, Anak Petani...
Sudaryono, Anak Petani Grobogan yang Dipercaya Jadi Ketua BGN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved