CERMIN: Oppenheimer dan Bagaimana Seharusnya Film Biopik Dibuat

Jum'at, 21 Juli 2023 - 13:25 WIB
loading...
A A A
Ia menambahkan lagi bahwa film biopik yang bagus selayaknya menghindar dari keinginan melakukan semuanya. “I think the ones that are less successful are the ones that dutifully try to do everything, and in trying to do everything, end up with nothing” ujar Alex.

Ada berbagai alasan mengapa pembuat film memutuskan untuk mengangkat kisah hidup seseorang ke dalam film. Dalam bukunya Bio/Pics: How Hollywood Constructed Public History (1992), George Custen menganggap bahwa biopik telah dan terus akan memiliki peran penting sebagai alat penerjemah sejarah.

Meski begitu, pihak produser memproduksi film biopik bisa saja murni karena alasan komersial. Mary Murphy dalam bukunya Model Lives: The Social Value of Filmed Arts Livesmengatakan bahwa “film biopik dapat menjadi media yang baik dalam menjembatani tuntutan pasar terkait tontonan yang tak hanya menghibur tapi juga mengedukasi”.

CERMIN: Oppenheimer dan Bagaimana Seharusnya Film Biopik Dibuat

Foto: Universal Pictures

Namun sebagai pembuat film yang baik, apakah tanggung jawab kita hanya sebatas memotret kualitas terbaik dari sang tokoh? Sebagaimana film pada umumnya, toh dramatisasi tetap saja diperlukan untuk membuat film menjadi lebih menarik dan tak membosankan.

Dennis P Bingham dalam bukunya Whose Lives Are They Anyway? The Biopic as Contemporary Film Genre (2010) berujar, “... detak nadi dari biopik adalah dorongan untuk mendramatisir kenyataan”. Namun apakah semua formula ini sudah cukup?

Saya mengamini yang dikatakan penulis buku Tom Brown seusai terkesima menyaksikan Oppenheimer. Di tangan Christopher Nolan, kisahnya menjadi sebuah studi karakter yang luar biasa menarik. Kita melihatnya menguliti karakter Robert, si tokoh utama, tidak saja kualitas terbaiknya tapi juga kualitas terburuknya yang menjadikannya manusiawi.

Namun tak cukup cuma itu. Christopher juga memperlihatkan bagaimana ia mengupas karakter begitu banyak orang yang berseliweran di sepanjang hidup Robert dan membuat Oppenheimermenonjol sebagai sebuah film biopik yang sukses.

The ones that I most enjoy are the ones that do something different, something unexpected, films that take the idea of how to tell a story about a life and invert it,” ujar Tom yang menjadi co-editor buku The Biopic in Contemporary Film Culture.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Film Jalan Pulang Angkat...
Film Jalan Pulang Angkat Makna Kebaya sebagai Warisan Budaya
4 Fakta Film Odyssey...
4 Fakta Film Odyssey yang Picu Ketegangan, dari Isu Kulit Hitam hingga Transgender
Dear You dan Ketakutan...
Dear You dan Ketakutan yang Salah Arah
Rekomendasi
Proses Pemeliharaan...
Proses Pemeliharaan dan Pengisian Galon Bermerek Dipastikan Penuhi Standar Industri
Tingkatkan Nilai Jual...
Tingkatkan Nilai Jual TBS, 133 Pekebun Muara Enim Ikuti Pelatihan Panen Sawit
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
Berita Terkini
Nonton Latihan Pestapora...
Nonton Latihan Pestapora Makassar Lebih Murah Pakai BRImo, Begini Cara Dapat Promonya!
Perjalanan Kereta Lebih...
Perjalanan Kereta Lebih Tenang, Ada Perlindungan untuk Keterlambatan dan Pembatalan
Serial My Chef In Crime...
Serial My Chef In Crime Segera Tayang di VISION+, Gabungkan Misteri Kriminal dengan Dunia Kuliner
PRIMARIA FEST Sukabumi...
PRIMARIA FEST Sukabumi 2026 Satukan Ribuan Penikmat Indonesian Bounce Music
Inovasi Bahan Masak...
Inovasi Bahan Masak Dorong Kreativitas Pelaku Industri Kuliner
Eksplorasi Menyeluruh...
Eksplorasi Menyeluruh Thailand: Keseruan Berwisata di Bangkok dan Pattaya
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved