Kasus Bullying Marak di Kalangan Peserta Didik Kedokteran, Begini Sikap IDI
Sabtu, 22 Juli 2023 - 18:50 WIB
loading...
A
A
A
“Kami sudah membuka komunikasi dengan institusi pendidikan. Baik itu di pendidikan dokter maupun di kedokteran spesialis untuk membuka informasi,” tegas Dr. Adib.
“Membuka semacam hotline terkait dengan laporan-laporan yang didapatkan, dan proaktif untuk kemudian menindaklanjuti kondisi-kondisi yang terjadi di lapangan,” lanjutnya.
Baca Juga: 4 Negara dengan Kasus Bullying Tertinggi
Dr. Adib juga memastikan, pihaknya juga mulai memperhatikan proses pendidikan untuk kemudian terkonsentrasi dengan masalah yang kerap terjadi di ranah pendidikan kedokteran.
Apalagi, jika sifatnya sudah mengacu kepada tindak kekerasan fisik, masalah penyalahgunaan uang bahkan masalah pelecehan seksual.
Bahkan, Dr. Adih juga menegaskan, bahwa pihaknya sebenarnya telah membuat fatwa etik terkait masalah bullying sejak tiga tahun yang lalu.
“Jika hal itu terjadi, ini saya kira tidak bisa ditolerir. Sehingga kami Ikatan Dokter Indonesia, 2 atau 3 tahun yang lalu kami juga sudah membuat terkait fatwa etik terkait dengan bullying ini,” ungkapya.
“Membuka semacam hotline terkait dengan laporan-laporan yang didapatkan, dan proaktif untuk kemudian menindaklanjuti kondisi-kondisi yang terjadi di lapangan,” lanjutnya.
Baca Juga: 4 Negara dengan Kasus Bullying Tertinggi
Dr. Adib juga memastikan, pihaknya juga mulai memperhatikan proses pendidikan untuk kemudian terkonsentrasi dengan masalah yang kerap terjadi di ranah pendidikan kedokteran.
Apalagi, jika sifatnya sudah mengacu kepada tindak kekerasan fisik, masalah penyalahgunaan uang bahkan masalah pelecehan seksual.
Bahkan, Dr. Adih juga menegaskan, bahwa pihaknya sebenarnya telah membuat fatwa etik terkait masalah bullying sejak tiga tahun yang lalu.
“Jika hal itu terjadi, ini saya kira tidak bisa ditolerir. Sehingga kami Ikatan Dokter Indonesia, 2 atau 3 tahun yang lalu kami juga sudah membuat terkait fatwa etik terkait dengan bullying ini,” ungkapya.
Lihat Juga :