10 Film Animasi Paling Jelek yang Pernah Ada dalam Sejarah

Minggu, 23 Juli 2023 - 18:41 WIB
loading...
A A A
Meski melibatkan George Lucas dan kekuatan marketing Disney, film ini tetap saja gagal. Film ini hanya meraup USD13 juta. Sementara di Rotten Tomatoes, film diberi skor 18%.

7. A Troll in Central Park — 1994

10 Film Animasi Paling Jelek yang Pernah Ada dalam Sejarah

Foto: Don Bluth Wiki – Fandom

A Troll in Central Park merupakan salah satu film paling gagal produksi Warner Bros. Family Entertainment. Film itu hanya meraup USD71.000 di box office domestik saat dirilis. Sementara, di Rotten Tomatoes, film ini mendapatkan skor rendah, yaitu 17%.

Film ini dibesut Don Bluth dan Gary Goldman yang dikenal sukses dengan All Dogs Go to Heaven, The Land Before Time, dan Rock-A-Doodle. A Troll in Central Park menjadi karya mereka yang paling jelek. Film ini berkisah tentang seorang Ratu jahat yang menghukum troll pencinta bunga, Stanley, ke New York City, di mana dia berteman dengan dua anak kecil.

6. Free Birds — 2013

10 Film Animasi Paling Jelek yang Pernah Ada dalam Sejarah

Foto: Variety

Free Birds diproduksi sebuah studio kecil bernama Reel FX, yang juga membuat The Book of Life pada 2014. Free Birds hanya mendapatkan rating 17% di Rotten Tomatoes. Namun, secara komersial, film ini meraup USD110 juta dari anggaran USD55 juta.

Film ini berkisah tentang dua ekor kalkun yang saling berseberangan. Tapi, mereka harus meminggirkan perbedaan itu untuk kembali ke masa lalu untuk mengubah sejarah. Kedua ekor kalkun itu berusaha membuat kalkun tidak lagi menjadi menu Thanksgiving.

5. Legends of Oz: Dorothy’s Return — 2013

10 Film Animasi Paling Jelek yang Pernah Ada dalam Sejarah

Foto: Variety

Film ini diangkat dari novel Dorothy of Oz karya L Frank Baum. Diproduksi Summertime Entertainment, film ini dimaksudkan sebagai sekuel The Wizard of Oz. Sayangnya, film ini rungkad abis dan membuat studionya bangkrut kemudian tutup.

Film ini hanya meraih skor 16% di Rotten Tomatoes. Dari anggaran USD70 juta, film ini hanya mampu meraup USD16 juta. Makanya, studionya langsung bangkrut setelah hanya membuat satu film ini.

4. Ice Age 5: Collision Course — 2016

10 Film Animasi Paling Jelek yang Pernah Ada dalam Sejarah

Foto: The Cap Times

Film Ice Age mendapatkan pujian. Tapi, sekuel-sekuelnya tidak menikmati perlakuan yang sama. Seri kelimanya, Ice Age 5: Collision Course yang paling parah. Film ini mendapatkan skor 15% di Rotten Tomatoes. Meski begitu, film ini sukses secara komersial.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Terungkap! 3 Modus Propaganda...
Terungkap! 3 Modus Propaganda Disintegrasi yang Membonceng Film Pesta Babi
MNC University Bersama...
MNC University Bersama Kedutaan Kuba dan Espanolindo Gelar Movie Screening & Photo Exhibition
Mama Sinta Laporkan...
Mama Sinta Laporkan Dandhy Laksono soal Film Pesta Babi, Polisi Lakukan Pendalaman
Rekomendasi
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Kembangkan Kasus Gading...
Kembangkan Kasus Gading Gajah, Polda Riau Telusuri Aliran Dana Rp1,8 Miliar
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
Berita Terkini
Solusi Cerdas Berlibur:...
Solusi Cerdas Berlibur: Perjalanan Nyaman dengan Layanan Paylater
PRJ 2026 Jadi Ruang...
PRJ 2026 Jadi Ruang Kebersamaan Keluarga di Ibu Kota
Liburan Sekolah, Hotel...
Liburan Sekolah, Hotel Ini Tawarkan Misi Seru Petualangan Staycation Keluarga
Raffi Ahmad Buka Suara...
Raffi Ahmad Buka Suara soal Kasus Blueray, Tegaskan Tak Pernah Terima Barang Gratis
Diperiksa Terkait Kasus...
Diperiksa Terkait Kasus Hanania Group, Praz Teguh Akui Sudah Kembalikan Uang Saku
Paula Verhoeven Dicecar...
Paula Verhoeven Dicecar 30 Pertanyaan soal Kasus Hanania Group, Ini Pengakuannya!
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved