Rawon Jadi Sup Terenak di Dunia, Begini Respons Sandiaga Uno
Senin, 31 Juli 2023 - 19:55 WIB
loading...
Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno. Foto/Dok.Sindonews
A
A
A
JAKARTA - Makanan khas Indonesia, rawon baru-baru ini tengah viral di media sosial setelah ditetapkan sebagai sup terenak di dunia versi Taste Atlas. Rawon bahkan mengalahkan ramen, salah satu makanan khas Jepang yang begitu populer di dunia.
Menanggapi prestasi ini, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno pun ikut bangga. Sandi bahkan setuju bila rawon bisa mendapat gelar sebagai sup terenak di dunia dan mengalah makanan-makanan lezat dari mancanegara.
“Saya sepakat. Kemarin baru dari Surabaya dan favorit saya adalah rawon setan,” kata Sandi dalam The Weekly Brief With Sandi Uno, Senin (31/7/2023).
Tak hanya menyukai sajian sup khas Jawa Timur, Sandiaga juga berharap rawon ini bisa semakin mendunia dan dinikmati para wisatawan mancangera.
Baca Juga: Sandiaga Uno Pamer Opal Coffee, Produk Berkualitas Kelas Dunia
Sandi memaparkan tak menutup kemungkinan untuk mendaftarkan rawon ke UNESCO sebagai warisan budaya dari Indonesia.
“Tentunya jika ada dorongan dari komunitas, bisa didorong menjadi salah satu yang didaftarkan ke UNESCO,” tambah Sandiaga.
Menanggapi prestasi ini, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno pun ikut bangga. Sandi bahkan setuju bila rawon bisa mendapat gelar sebagai sup terenak di dunia dan mengalah makanan-makanan lezat dari mancanegara.
“Saya sepakat. Kemarin baru dari Surabaya dan favorit saya adalah rawon setan,” kata Sandi dalam The Weekly Brief With Sandi Uno, Senin (31/7/2023).
Tak hanya menyukai sajian sup khas Jawa Timur, Sandiaga juga berharap rawon ini bisa semakin mendunia dan dinikmati para wisatawan mancangera.
Baca Juga: Sandiaga Uno Pamer Opal Coffee, Produk Berkualitas Kelas Dunia
Sandi memaparkan tak menutup kemungkinan untuk mendaftarkan rawon ke UNESCO sebagai warisan budaya dari Indonesia.
“Tentunya jika ada dorongan dari komunitas, bisa didorong menjadi salah satu yang didaftarkan ke UNESCO,” tambah Sandiaga.
Lihat Juga :