Ratusan Ahli Bedah dan Dokter Orthopedi Spesialis Tulang Belakang Tingkatkan Kompetensi

Senin, 31 Juli 2023 - 22:48 WIB
loading...
Ratusan Ahli Bedah dan...
Konferensi pers Annual Meeting PCI-IOSS 2023. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Ratusan dokter ahli bedah dan dokter spesialis tulang belakang dari sejumlah negara antusias menghadiri perhelatan Internasional ASEAN MISST and PCI – IOSS Annual Meeting 2023.

Pedicle Club Indonesia – Indonesia Orthopaedic Sipine Society (PCI- IOSS) menjadi tuan rumah pada acara tahunan ke 8 Association of South East Asian Nation Minimally Invasive Spine Surgical Techniques (ASEAN-MISST), berlangsung 27-29 Juli 2023, di Hotel Indonesia Kempinski Jakarta.

Perhelatan para dokter ahli bedah tulang belakang Internasional ini mengusung tema “Current Strategies, Cutting Edges Technologies, and Novel Technologies in Spine Surgery”. Sebagai ajang peningkatan kompetensi berdasarkan penelitian serta menggunakan teknologi terbaru.

Perhelatan selama tiga hari ini mengundang dokter umum, residen, dokter orthopedi serta menghadirkan sebanyak 70 pembicara lokal dan mancanegara guna membagikan ilmu, pengetahuan serta wawasan terkait kesehatan tulang belakang dan berdiskusi seputar keahlian mereka.

dr. Harmantya Mahadhipta, Sp.OT(K) selaku Ketua panitia penyelenggara Annual Meeting PCI-IOSS 2023, menjelaskan “Diawali sesi Cadaveric Workshop yaitu praktik bedah tulang belakang dengan instruktur ahli bedah tulang belakang dari mancanegara, bertempat Laboratorium Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.”

Baca Juga: Gantikan Pekerjaan Dokter, Robot Bedah Babi Tanpa Bantuan Manusia

Dilanjutkan sesi publikasi hasil penelitian serta Special Session yang ditujukan bagi dokter umum dan dokter orthopaedi mengambil tempat unik, pada sebuah studio bioskop CGV Grand Indonesia dengan sensasi menonton film di bioskop.

“Pada hari kedua digelar simposium dan Interactive Course Lecture para peserta dapat berbagi ilmu, bertanya serta berdiskusi dengan para dokter orthopaedi spesialis tulang belakang dari berbagai daeran maupun mancanegara,” jelas Harmantya.

Hari ketiga merupakan Annual Meeting simposium dengan agenda melakukan penilaian terhadap sejumlah hasil penelitian terbaru teknik bedah tulang belakang serta pemanfaatannya, bagi para pasien yang dipresentasikan para dokter ahli mancanegara.

“Ajang ini menjadi sebuah pembuktian para dokter ahli dari mancanegara mengapresiasi penyelenggaraan annual meeting ini, berkat kerjasama dan dukungan dari berbagai pihak sebagai steatement bahwa kemampuan kami terbaik orthopedi bedah tulang belakang,” jelasnya.

Lebih lanjut Ketua PCI-IOSS Dr.dr. I Gusti Lanang N.A. Artha Wiguna, Sp.OT(K) menyatakan “Meskipun saat ini jumlah 113 dokter orthopedi bedah tulang belakang, namun agenda workshop ini menjadi sarana para dokter untuk dapat menimba ilmu serta meningkatkan kompetensinya dari dokter ahli mancanegara”

Meskipun saat ini fasilitas dan alat Kesehatan khusus bedah tulang belakang yang dimiliki Sebagian rumah sakit di Indonesia masih belum lengkap, namun tidak menyurutkan niat para dokter bedah untuk meningkatkan kompetensinya.

“Ajang workshop dan simposium selama tiga hari ini menjadi sebuah kesempatan emas untuk belajar para dokter menambah wawasan serta meningkatkan kompetensi khususnya pembedahan tulang belakang.”

Senada dr. Yudha Mathan Sakti Sp.OT(K) menambahkan “Selain dari peningkatan kompetensi bedah tulang belakang bagi para dokter, kami juga memberikan kaidah etika dan profesionalisme sejalan dengan proses arah berkembangnya dunia kedokteran.”

Hal itu sebagai bagian dari supra struktur dengan mengutamakan pesan kekompakan dan kebersamaan dari berbagai stakeholder, sehingga tercapainya peningkatan pelayanan terhadap pasien.

Kerjasama telah dijalin dengan soliditas dalam ajang ini total ada 11 negara berpartisipasi antara lain: India, Singapura, Jepang, Jerman, Thailand, Korea Selatan, Malaysia, Piliphina, Indonesia, Belanda dan Perancis.

“Saat ini telah kami memiliki 12 pusat Pendidikan tulang belakang di seluruh Indonesia dengan menggaungkan statetmen Reason Knowledge We Are on The Map, sejajar dengan negara lainnya sehingga kami menjadi optimis Indonesia menjadi lokomotif terdepan terkait kesehatan bedah tulang belakang,” pungkas Yudha.
(hri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gejala Usus Buntu yang...
Gejala Usus Buntu yang Sering Diabaikan, Dari Nyeri Perut hingga Demam Mendadak
Kenapa Memijat Pelipis...
Kenapa Memijat Pelipis dan Pundak Bisa Meredakan Sakit Kepala? Ini Kata Dokter
Isu Semprot Parfum di...
Isu Semprot Parfum di Leher Sebabkan Kanker dan Tiroid Ternyata Mitos, Ini Kata Dokter
Fokus Haji 2026, dr....
Fokus Haji 2026, dr. Gia Pratama Hentikan Aktivitas Media Sosial Sementara
Jangan Cuma Cek Suhu...
Jangan Cuma Cek Suhu Saat Anak Demam, Segera Bawa ke Dokter Jika Ada Gejala Berikut
Terungkap! Ini Penyebab...
Terungkap! Ini Penyebab Sering Terbangun Jam 2-3 Pagi
Menkes Kaji Insentif...
Menkes Kaji Insentif untuk Dokter Umum dan Gigi di Daerah Tertinggal
Menkes Ungkap Ada Gap...
Menkes Ungkap Ada Gap Tinggi Penghasilan Dokter Spesialis: di Bone Rp3 Juta, di Mahakam Ulu Rp80 Juta
Menkes: Yang Paling...
Menkes: Yang Paling Banyak Dikeluhkan Dokter adalah Perundungan
Rekomendasi
WOSPAC Siapkan Fondasi...
WOSPAC Siapkan Fondasi Talenta Muda, Jaga Asa Indonesia Menuju Piala Dunia
Harapan Pramono Anung...
Harapan Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Warga Hidupnya Nyaman, Gampang, Bahagia, dan Mudah
Kapten Mehdi Taremi:...
Kapten Mehdi Taremi: FIFA Tak Adil, Iran Sendirian dan Tidak Ada yang Membantu Kami
Berita Terkini
Rahasia di Balik Kesuksesan...
Rahasia di Balik Kesuksesan Pembukaan Hotel, Ternyata Bukan Saat Gunting Pita
Jirayut Debut Akting...
Jirayut Debut Akting di Film Cek Kodham, Akui Sempat Tak Percaya Diri
Kenapa Sering Sakit...
Kenapa Sering Sakit Padahal Sudah Makan Sehat? Ini Penjelasan dr. Gia Pratama
Sinopsis Tobat Jatuh...
Sinopsis 'Tobat Jatuh Cinta Eps. 6: Konflik Memuncak! Jaka Jual Aset Mertua, Rumah Tangga Mila di Ujung Tanduk
Orchestra Experience...
Orchestra Experience Hadirkan Konser Mahakarya Klasik dan Lagu Hits Dunia dalam Nuansa Cahaya Lilin
Netizen Auto Heboh!...
Netizen Auto Heboh! Nathalie Holscher dan Aripat Kompak Main 'Hitung Mundur'
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved