3 Fakta Baju Adat Tanimbar Maluku yang Dipakai Jokowi dalam Sidang Tahunan MPR 2023, Sarat Filosofi
Rabu, 16 Agustus 2023 - 09:40 WIB
loading...
Presiden Jokowi mengenakan baju adat Tanimbar Maluku dalam Sidang Tahunan MPR yang digelar di Gedung Nusantara Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (16/8/2023). Foto/MPI/Isra Triansyah
A
A
A
JAKARTA - Presiden Jokowi mengenakan baju adat Tanimbar Maluku dalam Sidang Tahunan MPR yang digelar di Gedung Nusantara Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (16/8/2023).
Baju adat tersebut memiliki detail teik (cawat) atau umban tenun dengan perpaduan warna hitam dan merah yang tampak menyilang menghiasi bagian luar kemeja putih. Selain mengenakan aksesori kalung emas besar di bagian leher, Jokowi juga terlihat memakai ikat kepala berwarna hitam, lengkap dengan akses bulu di bagian kanannya.
Berikut beberapa fakta menarik tentang baju adat Tanimbar, Maluku, dilansir dari berbagai sumber, Rabu (16/8/2023).
Baca Juga: Jokowi Kenakan Baju Adat Tanimbar Maluku di Sidang Tahunan MPR
Sementara untuk perempuan biasanya menggunakan tais atau sarung yang dalam bahasa Fordata disebut bakan kalau dibuat dari benang katun, sedangkan yang terbuat dari anyaman daun lontar/koli disebut bakan aloan.
Baju adat tersebut memiliki detail teik (cawat) atau umban tenun dengan perpaduan warna hitam dan merah yang tampak menyilang menghiasi bagian luar kemeja putih. Selain mengenakan aksesori kalung emas besar di bagian leher, Jokowi juga terlihat memakai ikat kepala berwarna hitam, lengkap dengan akses bulu di bagian kanannya.
Berikut beberapa fakta menarik tentang baju adat Tanimbar, Maluku, dilansir dari berbagai sumber, Rabu (16/8/2023).
Baca Juga: Jokowi Kenakan Baju Adat Tanimbar Maluku di Sidang Tahunan MPR
1. Detail Baju Adat Tanimbar
Pakaian tradisional orang Tanimbar terdiri dari teik yang disebut ikat pinggang penutup kemaluan atau cawat, dalam bahasa Fordata disebut datar atau eman yang dikenakan oleh laki- laki.Sementara untuk perempuan biasanya menggunakan tais atau sarung yang dalam bahasa Fordata disebut bakan kalau dibuat dari benang katun, sedangkan yang terbuat dari anyaman daun lontar/koli disebut bakan aloan.
Lihat Juga :