Run To Care bersama Ratusan Pelari Kembali Berjuang demi Pemenuhan Hak-Hak Dasar Anak Indonesia
Jum'at, 18 Agustus 2023 - 19:09 WIB
loading...
A
A
A
Masih ada 813 anak dalam naungan SOS Children's Villages di Semarang dan Yogyakarta yang sedang berusaha menggapai masa depan mereka yang cerah. Mereka membutuhkan dukungan untuk dapat tumbuh dan mengembangkan potensi terbaik dalam dirinya, karena itu melalui Run To Care 2023, SOS Children’s Villages mengajak seluruh masyarakat untuk bergerak demi pemenuhan hak-hak mereka agar dapat bertumbuh kembang secara optimal.
Gregor Hadi Nitihardjo, National Director SOS Children’s Villages, mengatakan bahwa merupakan kebanggaan bagi pihaknya, SOS Children’s Villages, untuk kembali dapat melangsungkan Run To Care tahun
2023.
"Delapan tahun sudah kami secara konsisten menggelar Run To Care. Melihat antusias pelari yang luar biasa di setiap tahunnya membakar semangat optimis kami demi memberikan yang terbaik bagi anak-anak Indonesia," katanya.
Dia menegaskan, pihaknya percaya bahwa setiap anak di dunia terlahir untuk membawa perubahan melalui
cara dan kekuatan mereka masing-masing. "Tugas kita adalah mendukung dan berusaha untuk terus memberikan yang terbaik bagi mereka. Terima kasih kepada ratusan pelari virtual dan offline yang telah menjadi jembatan bagi ribuan orang baik, untuk dapat bersama-sama berkontribusi dalam mendukung mengenai pemenuhan hak-hak anak demi masa depan mereka yang lebih baik,” tuturnya.
Perhelatan Run to Care secara offline akan digelar pada 18-20 Agustus 2023 dengan titik start yang bertempat di SOS Children’s Village Semarang. Melintasi Bandungan, Salatiga, Ketep dan akan finish di Yayasan Hamba, yang merupakan salah satu Other Alternative Care dari SOS Children’s Villages di Yogyakarta dan berlokasi di Pakem. Peserta terbagi dalam tiga kategori yaitu Individu 150 KM, Individu 100 KM, dan Relay 3x orang dengan masing-masing 50 KM. Bukan hal baru di Run To Care bahwa lokasi start atau flag off ada di dua tempat. Pelari kategori 150 km dan 50 km akan Start di Semarang, lalu pelari kategori 100 km dan 50 km akan start di Bandungan, serta 50 km peserta relay terakhir akan start di Selo.
Kegiatan Run to Care secara offline juga akan diikuti oleh Bapak Didiek Hartantyo, selaku Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) beserta jajaran, yang melakukan lari eksibisi sejauh 10 KM dan dihadiri oleh Gusti Kanjeng Ratu Hemas, selaku Ketua Badan Koordinasi Kegiatan Kesejahteraan Sosial, Minggu (20/8/2023) pada titik finish yang sama dengan Run To Care, yaitu di Yayasan Hamba.
Gregor Hadi Nitihardjo, National Director SOS Children’s Villages, mengatakan bahwa merupakan kebanggaan bagi pihaknya, SOS Children’s Villages, untuk kembali dapat melangsungkan Run To Care tahun
2023.
"Delapan tahun sudah kami secara konsisten menggelar Run To Care. Melihat antusias pelari yang luar biasa di setiap tahunnya membakar semangat optimis kami demi memberikan yang terbaik bagi anak-anak Indonesia," katanya.
Dia menegaskan, pihaknya percaya bahwa setiap anak di dunia terlahir untuk membawa perubahan melalui
cara dan kekuatan mereka masing-masing. "Tugas kita adalah mendukung dan berusaha untuk terus memberikan yang terbaik bagi mereka. Terima kasih kepada ratusan pelari virtual dan offline yang telah menjadi jembatan bagi ribuan orang baik, untuk dapat bersama-sama berkontribusi dalam mendukung mengenai pemenuhan hak-hak anak demi masa depan mereka yang lebih baik,” tuturnya.
Perhelatan Run to Care secara offline akan digelar pada 18-20 Agustus 2023 dengan titik start yang bertempat di SOS Children’s Village Semarang. Melintasi Bandungan, Salatiga, Ketep dan akan finish di Yayasan Hamba, yang merupakan salah satu Other Alternative Care dari SOS Children’s Villages di Yogyakarta dan berlokasi di Pakem. Peserta terbagi dalam tiga kategori yaitu Individu 150 KM, Individu 100 KM, dan Relay 3x orang dengan masing-masing 50 KM. Bukan hal baru di Run To Care bahwa lokasi start atau flag off ada di dua tempat. Pelari kategori 150 km dan 50 km akan Start di Semarang, lalu pelari kategori 100 km dan 50 km akan start di Bandungan, serta 50 km peserta relay terakhir akan start di Selo.
Kegiatan Run to Care secara offline juga akan diikuti oleh Bapak Didiek Hartantyo, selaku Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) beserta jajaran, yang melakukan lari eksibisi sejauh 10 KM dan dihadiri oleh Gusti Kanjeng Ratu Hemas, selaku Ketua Badan Koordinasi Kegiatan Kesejahteraan Sosial, Minggu (20/8/2023) pada titik finish yang sama dengan Run To Care, yaitu di Yayasan Hamba.
Lihat Juga :