10 Fakta yang Bikin Shikamaru Nara Layak Jadi Hokage Konoha
Minggu, 20 Agustus 2023 - 23:45 WIB
loading...
A
A
A
Shikamaru menggunakan kecerdasannya dan menghadapi perang dengan cara yang sama yang dia lakukan terhadap teka teki atau game strategi. Dia dengan cepat menganalisis langkah yang bisa dia ambil dan semua kemungkinan hasilnya. Sifat ini dibutuhkan pada diri seorang Hokage, seseorang yang bisa melihat semua potensi konsekuensi tindakan yang akan mereka ambil.
![10 Fakta yang Bikin Shikamaru Nara Layak Jadi Hokage Konoha]()
Foto: Ranker
Selain kemampuannya mengurai hasil potensial, Shikamaru juga memamerkan kapasitas besar untuk menguasai ketermapilan baru. Dia memperlihatkan kemahiran pada jutsu keluarganya, dengan menggunakan bayangan. Tapi, itu tidak berarti dia tidak bisa menerima jutsu lainnya.
Salah satu alasan mengapa Shikamaru tidak menonjol di Akademi ketika dia masih kecil adalah karena dia menganggap sekolah itu membosankan. Dia tahu apa isi pelajarannya sebelum diajarkan dan menganggap perintah itu tidak menantang atau asyik. Ketika diberi kesempatan belajar lewat metode kreatif, seperti Asuma yang mengajarkan game baru atau mengujinya lewat teka teki, Shikmaru memperlihatkan kapasitas besar dalam mempelajari hal baru.
![10 Fakta yang Bikin Shikamaru Nara Layak Jadi Hokage Konoha]()
Foto: SportsKeeda
Meski masih berusia 15 tahun, Shikamaru sudah memperlihatkan bakat bawaan untuk memimpin teman-temannya. Ino dan Choji, teman setimnya, selalu mencontoh Shikamaru ketika Asuma tidak ada. Bahkan ketika mereka tidak selalu sepakat dengannya, mereka tetap membiarkan Shikamaru memimpin. Itu juga terjadi dengan shinobi lain selama Perang Dunia Shinobi Keempat.
Shinobi dengan pengalaman yang lebih signifikan mencari Shikamaru untuk merencanakan perang. Ketika dia menjadi kepala ahli strategi setelah kematian ayahnya, tidak ada yang bahkan membantah, semua menerima kalau dia punya kemampuan memimpin. Itu tidak berhenti ketika perang usai.
![10 Fakta yang Bikin Shikamaru Nara Layak Jadi Hokage Konoha]()
Foto: Narutopedia
Ketika para ninja muda lulus dari Akademi, mereka dijadikan dalam satu tim tiga orang untuk bekerja sama sebagai Genin. Tim paling menonjol adalah Tim 7 yang terdiri atas Naruto, Sakura dan Sasuke. Tapi, mereka memperlihatkan kalau tidak semua shinobi mau bekerja sama dengan orang lain.
Di sisi lain, Shikmaru menghabiskan masa kecilnya untuk tahu kalau klan Nara punya sejarah ninjutsu koperatif dengan klan Akimichi dan Yamanaka. Mereka sering bekerja dengan anggota klan Sarutobi untuk mengasah kemampuan. Sejarah keluarga itu berarti kalau Shikamaru selalu siap bekerja sama dengan shinobi lain, mau semahir apa pun dirinya.
![10 Fakta yang Bikin Shikamaru Nara Layak Jadi Hokage Konoha]()
Foto: Naruto Couples Wiki – Fandom
Satu hal yang dibutuhkan Konoha adalah mempertahankan hubungan kerja dengan desa shinobi lain. Bakal cukup mudah bagi Shikamaru untuk mempertahankan hubungan dengan Sunagakure karena dia menikahi kakak kepala desanya. Dia adalah Temari.
7. Punya Kapasitas Besar untuk Belajar

Foto: Ranker
Selain kemampuannya mengurai hasil potensial, Shikamaru juga memamerkan kapasitas besar untuk menguasai ketermapilan baru. Dia memperlihatkan kemahiran pada jutsu keluarganya, dengan menggunakan bayangan. Tapi, itu tidak berarti dia tidak bisa menerima jutsu lainnya.
Salah satu alasan mengapa Shikamaru tidak menonjol di Akademi ketika dia masih kecil adalah karena dia menganggap sekolah itu membosankan. Dia tahu apa isi pelajarannya sebelum diajarkan dan menganggap perintah itu tidak menantang atau asyik. Ketika diberi kesempatan belajar lewat metode kreatif, seperti Asuma yang mengajarkan game baru atau mengujinya lewat teka teki, Shikmaru memperlihatkan kapasitas besar dalam mempelajari hal baru.
6. Kepemimpinannya Diakui Teman-Temannya

Foto: SportsKeeda
Meski masih berusia 15 tahun, Shikamaru sudah memperlihatkan bakat bawaan untuk memimpin teman-temannya. Ino dan Choji, teman setimnya, selalu mencontoh Shikamaru ketika Asuma tidak ada. Bahkan ketika mereka tidak selalu sepakat dengannya, mereka tetap membiarkan Shikamaru memimpin. Itu juga terjadi dengan shinobi lain selama Perang Dunia Shinobi Keempat.
Shinobi dengan pengalaman yang lebih signifikan mencari Shikamaru untuk merencanakan perang. Ketika dia menjadi kepala ahli strategi setelah kematian ayahnya, tidak ada yang bahkan membantah, semua menerima kalau dia punya kemampuan memimpin. Itu tidak berhenti ketika perang usai.
5. Punya Kemauan untuk Bekerja Sama

Foto: Narutopedia
Ketika para ninja muda lulus dari Akademi, mereka dijadikan dalam satu tim tiga orang untuk bekerja sama sebagai Genin. Tim paling menonjol adalah Tim 7 yang terdiri atas Naruto, Sakura dan Sasuke. Tapi, mereka memperlihatkan kalau tidak semua shinobi mau bekerja sama dengan orang lain.
Di sisi lain, Shikmaru menghabiskan masa kecilnya untuk tahu kalau klan Nara punya sejarah ninjutsu koperatif dengan klan Akimichi dan Yamanaka. Mereka sering bekerja dengan anggota klan Sarutobi untuk mengasah kemampuan. Sejarah keluarga itu berarti kalau Shikamaru selalu siap bekerja sama dengan shinobi lain, mau semahir apa pun dirinya.
4. Punya Hubungan Keluarga dengan Kepala Desa Lain

Foto: Naruto Couples Wiki – Fandom
Satu hal yang dibutuhkan Konoha adalah mempertahankan hubungan kerja dengan desa shinobi lain. Bakal cukup mudah bagi Shikamaru untuk mempertahankan hubungan dengan Sunagakure karena dia menikahi kakak kepala desanya. Dia adalah Temari.
Lihat Juga :