CERMIN: Richard Sackler di Tengah Wabah OxyContin
Rabu, 23 Agustus 2023 - 15:18 WIB
loading...
A
A
A
OxyContin pertama kali tersedia dalam bentuk tablet mulai dari 10mg hingga 80mg. Pada 2000, Purdue merilis versi kekuatan super 160mg. Wabah itu pun merayap tanpa disadari. Selama periode 1999-2017, 'obat ajaib' ini telah merenggut nyawa lebih dari 250 ribu orang di Amerika. Ini membuat Richard pantas disebut sebagai 'malaikat pencabut nyawa'.
Berbeda dengan Dopesickyang memusatkan ceritanya pada mereka yang terdampak OxyContin, Painkillerberkonsentrasi penuh memperlihatkan bagaimana kekacauan terjadi sejak awal. Bagaimana pemasaran disalahgunakan oleh mereka yang berkuasa, bagaimana masyarakat menjadi korban dari pemasaran yang masif dan terukur, dan Richard berada di tengah pusaran wabah tersebut.
![CERMIN: Richard Sackler di Tengah Wabah OxyContin]()
Foto: Netflix
Berbeda juga dengan yang ditampilkan Michael Stuhlbarg sebagai Richard Sackler dalam Dopesick, Matthew Broderick mengambil pendekatan yang lain ketika memainkan peran dari karakter nyata ini. Ia membawakannya nyaris komikal, menyisakan sedikit sekali ruang untuk bersimpati dengan karakternya.
Kita bisa melihat bagaimana Richard adalah sosok yang tak peduli dengan segala bencana yang diakibatkan oleh wabah yang dibuatnya. Satu-satunya sosok yang dipedulikannya hanyalah Unch, anjing yang setia mendampinginya.
Richard adalah sosok kapitalis sejati. Ia hanya peduli pada bagaimana membesarkan produk yang dirintisnya, bagaimana mengambil risiko untuk memuluskan niatnya, dan bagaimana melakukan segala langkah yang perlu agar niatnya tercapai. Kita tahu berkat OxyContin, penjualan sebesar USD30 miliar telah membuat keluarga Sackler dicatat Forbes sebagai salah satu keluarga terkaya di Amerika.
Harus ada seseorang yang menyadari bahwa apa yang dilakukan Richard selama bertahun-tahun dengan memperkaya diri dengan cara menyebabkan ketergantungan pada OxyContin adalah salah. Dalam Painkiller, sosok itu adalah asisten jaksa bernama Edie Flowers (dimainkan dengan cemerlang oleh Uzo Aduba).
![CERMIN: Richard Sackler di Tengah Wabah OxyContin]()
Foto: Netflix
Berbeda dengan Dopesickyang memusatkan ceritanya pada mereka yang terdampak OxyContin, Painkillerberkonsentrasi penuh memperlihatkan bagaimana kekacauan terjadi sejak awal. Bagaimana pemasaran disalahgunakan oleh mereka yang berkuasa, bagaimana masyarakat menjadi korban dari pemasaran yang masif dan terukur, dan Richard berada di tengah pusaran wabah tersebut.

Foto: Netflix
Berbeda juga dengan yang ditampilkan Michael Stuhlbarg sebagai Richard Sackler dalam Dopesick, Matthew Broderick mengambil pendekatan yang lain ketika memainkan peran dari karakter nyata ini. Ia membawakannya nyaris komikal, menyisakan sedikit sekali ruang untuk bersimpati dengan karakternya.
Kita bisa melihat bagaimana Richard adalah sosok yang tak peduli dengan segala bencana yang diakibatkan oleh wabah yang dibuatnya. Satu-satunya sosok yang dipedulikannya hanyalah Unch, anjing yang setia mendampinginya.
Richard adalah sosok kapitalis sejati. Ia hanya peduli pada bagaimana membesarkan produk yang dirintisnya, bagaimana mengambil risiko untuk memuluskan niatnya, dan bagaimana melakukan segala langkah yang perlu agar niatnya tercapai. Kita tahu berkat OxyContin, penjualan sebesar USD30 miliar telah membuat keluarga Sackler dicatat Forbes sebagai salah satu keluarga terkaya di Amerika.
Harus ada seseorang yang menyadari bahwa apa yang dilakukan Richard selama bertahun-tahun dengan memperkaya diri dengan cara menyebabkan ketergantungan pada OxyContin adalah salah. Dalam Painkiller, sosok itu adalah asisten jaksa bernama Edie Flowers (dimainkan dengan cemerlang oleh Uzo Aduba).

Foto: Netflix
Lihat Juga :