Tips Olahraga Aman di Tengah Polusi Udara yang Menggila
Kamis, 24 Agustus 2023 - 22:20 WIB
loading...
A
A
A
Direktur Utama RSUP Persahabatan sekaligus Dokter Spesialis Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi (Paru), Prof. Dr. dr. Agus Dwi Susanto, Sp. P(K), FISR, FAPSR menambahkan, olahraga saat polusi tinggi sebaiknya tidak dilakukan. Namun, masyarakat harus memperhatikan tiga aspek.
Yang pertama tentu level dari polutannya sendiri. Kalau masuk dalam kelompok level cokelat atau hitam dan quality index-nya di atas 300, maka tidak dianjurkan sama sekali.
Selanjutnya perhatikan populasinya. Kalau populasinya sensitif seperti ibu hamil, orang dengan penyakit paru dan jantung, itu tidak dianjurkan sama sekali.
"Kategori populasi itu meskipun kadar quality-nya masuk dalam kategori tidak sehat, tetap tidak dianjurkan karena mereka kelompok sensitif dan berisiko," paparnya.
Dan yang terakhir, perhatikan juga jenis olahraganya. Ada yang low impact dan high impact.
"Olahraga itu kebutuhan oksigennya tinggi. Kalau high impact frekuensi napas kita yang akan semakin meningkat, sehingga ketika olahraga di luar ruangan itu akan menghirup oksigen yang lebih banyak," bebernya.
Yang pertama tentu level dari polutannya sendiri. Kalau masuk dalam kelompok level cokelat atau hitam dan quality index-nya di atas 300, maka tidak dianjurkan sama sekali.
Selanjutnya perhatikan populasinya. Kalau populasinya sensitif seperti ibu hamil, orang dengan penyakit paru dan jantung, itu tidak dianjurkan sama sekali.
"Kategori populasi itu meskipun kadar quality-nya masuk dalam kategori tidak sehat, tetap tidak dianjurkan karena mereka kelompok sensitif dan berisiko," paparnya.
Dan yang terakhir, perhatikan juga jenis olahraganya. Ada yang low impact dan high impact.
"Olahraga itu kebutuhan oksigennya tinggi. Kalau high impact frekuensi napas kita yang akan semakin meningkat, sehingga ketika olahraga di luar ruangan itu akan menghirup oksigen yang lebih banyak," bebernya.
Lihat Juga :