Lebih Kreatif Saat Covid-19, Slank Buat Lagu untuk Pekerja Harian
Rabu, 29 April 2020 - 20:24 WIB
loading...
Terkungkung karena pembatasan gerak akibat pandemic Covid-19 tak lantas membuat Slank jenuh, bosan dan nelangsa. Justru, kreativitas mereka kian menggelora. (Dok. YABB)
A
A
A
Pandemi Covid-19 memberikan dampak yang luas. Tidak hanya dari segi kesehatan, tapi juga industri hiburan. Diakui gitaris Slank, Abdee, bahwa pandemi Covid-19 membuat dia dan rekan-rekannya menjadi lebih kreatif.
"Biasanya seniman, semakin hidupnya susah, terkungkung dan suram, karyanya lebih banyak. Kenapa banyak seniman lahir di London, New York, karena kotanya gloomy. Jadi mereka banyak di rumah, banyak waktu buat karya dan terinspirasi," kata Abdee saat acara galang dana melalui sumbang suara bersama Yayasan Anak Bangsa dan Kitabisa, Rabu (29/4).
Alih-alih bosan dan ruang gerak terbatas lantaran hanya berada di rumah, musisi 51 tahun itu justru merasakan sisi kreativitasnya meningkat selama pandemi Covid-19. Sebagai musisi, sejumlah karya pun sudah berhasil dibuatnya.
"Untuk dampak seniman dari sisi kreativitas lebih baik. Lebih kreatif. Manggung enggak harus di panggung, sekarang banyak temen-temen lakuin secara virtual dan nanti mungkin Slank juga akan buat (konser virtual)," kata dia.
Bahkan, adanya pandemi Covid-19 ini membuat grup band yang didirikan 26 Desember 1983 itu terinspirasi untuk membuat sebuah lagu. Menurut Bimbim, penggebuk drum Slank, lagu tersebut ditujukan bagi para pekerja harian yang terkena dampak pandemi Covid-19 dan tetap harus mencari nafkah meski saat ini jalanan sepi.
"Biasanya seniman, semakin hidupnya susah, terkungkung dan suram, karyanya lebih banyak. Kenapa banyak seniman lahir di London, New York, karena kotanya gloomy. Jadi mereka banyak di rumah, banyak waktu buat karya dan terinspirasi," kata Abdee saat acara galang dana melalui sumbang suara bersama Yayasan Anak Bangsa dan Kitabisa, Rabu (29/4).
Alih-alih bosan dan ruang gerak terbatas lantaran hanya berada di rumah, musisi 51 tahun itu justru merasakan sisi kreativitasnya meningkat selama pandemi Covid-19. Sebagai musisi, sejumlah karya pun sudah berhasil dibuatnya.
"Untuk dampak seniman dari sisi kreativitas lebih baik. Lebih kreatif. Manggung enggak harus di panggung, sekarang banyak temen-temen lakuin secara virtual dan nanti mungkin Slank juga akan buat (konser virtual)," kata dia.
Bahkan, adanya pandemi Covid-19 ini membuat grup band yang didirikan 26 Desember 1983 itu terinspirasi untuk membuat sebuah lagu. Menurut Bimbim, penggebuk drum Slank, lagu tersebut ditujukan bagi para pekerja harian yang terkena dampak pandemi Covid-19 dan tetap harus mencari nafkah meski saat ini jalanan sepi.
Lihat Juga :