Peretas Indonesia Diduga Jual Data Pribadi BTS di Telegram

Selasa, 29 Agustus 2023 - 08:04 WIB
loading...
Peretas Indonesia Diduga...
Peretas dari Indonesia diduga menjual data nomor telepon para member BTS di Telegram. Foto/BigHIt Music
A A A
SEOUL - Media Korea TenAsia menyebut kelompok peretas dari Indonesia membuat grup Telegram bernama OP BTS , dengan tujuan menjual data pribadi para member grup tersebut.

Laporan itu mengatakan bahwa pembuat grup tersebut membuat unggahan menjual nomor telepon para member BTS. Mereka yang menginginkan info tersebut bisa menghubungi dan melakukan transaksi keuangan.

Belum jelas apakah pembuat grup Telegram ini benar-benar menjual informasi pribadi para member BTS atau ini hanya salah satu dari banyak penipuan yang menargetkan para penggemar K-pop yang banyak bertebaran di internet. Agensi BTS (BigHit Music/HYBE) juga belum memberikan komentarnya saat berita tersebut diterbitkan.

Baca Juga: 5 Lagu BTS Paling Sering Diputar di Spotify, yang Mana Favoritmu?

TenAsia menyebut, para sasaeng atau penguntit para idol adalah mereka yang kerap membeli informasi pribadi ini. Dalam kasus BTS, belum lama ini terungkap bahwa informasi tiket perjalanan RM dengan kereta api dibocorkan oleh perusahaan transportasi Korail selama tiga tahun.

Jungkook juga pernah mengatakan saat Weverse Live agar penggemar jangan datang ke tempat dia melakukan olahraga karena hal tersebut juga mengganggu bagi pengunjung lainnya. Member termuda BTS itu juga pernah dikirimi makanan langsung ke apartemennya, dan ia mengatakan agar jangan ada lagi yang melakukannya.

Dalam porsi yang lebih ekstrem, para member NCT juga kerap jadi korban sasaeng yang menerobos masuk ke rumah atau hotel para idol tersebut. Pada Maret lalu, rumah Haechan dimasuki sasaeng, sementara area kamar hotel Jaehyun di Amerika pada Agustus ini juga dilaporkan diunggah oleh sasaeng di media sosial.
(ita)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serangan ke Prabowo...
Serangan ke Prabowo di Medsos Tak Organik, Pengamat Curigai Pola yang Tidak Biasa
Polemik Paskibraka Sulsel,...
Polemik Paskibraka Sulsel, Pengamat Wanti-wanti Tidak Jadi Ajang Politik Praktis
Pemerintah Perlu Menetralisir...
Pemerintah Perlu Menetralisir Narasi Negatif di Media Sosial
Rekomendasi
2 Wamen Kabinet Prabowo...
2 Wamen Kabinet Prabowo Terjerat Korupsi, Nomor 1 Divonis 4,5 Tahun Penjara
Breaking News! Gempa...
Breaking News! Gempa M5,8 Guncang Bone Bolango Gorontalo
Menebak Taktik Andoni...
Menebak Taktik Andoni Iraola di Liverpool: Pressing Agresif hingga Sepak Bola Chaos
Berita Terkini
Gold Medalist Berterima...
Gold Medalist Berterima Kasih kepada Penggemar yang Tetap Mendukung Kim Soo-hyun
Kangen Dono dan Kasino,...
Kangen Dono dan Kasino, Indro Warkop Ciptakan Lagu 'Dan Aku Rindu'
Tio Pakusadewo Dirawat...
Tio Pakusadewo Dirawat Akibat Gangguan Jantung, Dewi Irawan Buka Donasi
Rayakan 10 Tahun, INDOFEST...
Rayakan 10 Tahun, INDOFEST 2026 Targetkan 60.000 Pengunjung dan Transaksi Rp60 Miliar
Heboh Kabar Jule Hamil,...
Heboh Kabar Jule Hamil, Respons Clara Shinta Langsung Jadi Sorotan
INDOFEST 2026 Digelar,...
INDOFEST 2026 Digelar, Taffware Tawarkan Diskon Perlengkapan Outdoor Besar-besaran
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved