Review Joy Ride: 'The Hangover' Versi Cegil Asia yang Menghangatkan Hati
Rabu, 30 Agustus 2023 - 13:57 WIB
loading...
A
A
A
Kisah makin menarik saat Audrey harus ke Beijing untuk membuat kontrak dengan pengusaha di sana. Ia juga sebenarnya punya kesempatan untuk mencari ibu kandungnya di kota itu, tapi dia enggan meski Lolo agak memaksanya untuk melakukan hal tersebut.
Bumbu cerita makin terasa saat sepupu Lolo yang suka K-pop dan BTS, yaitu perempuan kikuk bernama Deadeye (Sabrina Wu) ikut serta bersama mereka. Sementara di Beijing, mereka bertemu dengan teman sekamar Audrey saat masa kuliah dulu, Kat Huang (Stephanie Hsu) yang kini jadi aktris terkenal.
Joy Ride awalnya menyajikan lelucon yang terlalu familier untuk ukuran film komedi. Begitu pun sebenarnya pada perkembangan ceritanya. Namun penonton tetap masih bisa diajak tertawa, apalagi saat keduanya melakukan road trip naik kereta, dan terjadi peristiwa tak terduga.
![Review Joy Ride: 'The Hangover' Versi Cegil Asia yang Menghangatkan Hati]()
Foto: Lionsgate
Momen-momen aksi cegil (cewek gila) mereka di kereta dan setelahnya mengingatkan pada kehebohan para karakter pria dalam The Hangover, yang melakukan pesta bujang di Las Vegas. Scene-scene-nya banyak mengandung unsur seksual yang cukup ekstrem. Tak heran, Lembaga Sensor Film (LSF) memberikan rating film ini hanya untuk penonton berusia 21 tahun ke atas.
Namun semua komedi ini sebenarnya juga hanya bumbu. Poin utama Joy Ride lebih dalam dari itu. Seiring cerita berkembang, penonton akan menyadari bahwa Audrey sesungguhnya rasis pada orang-orang berdarah Asia, darah yang sebenarnya juga mengalir di tubuhnya.
Meski begitu, penonton juga tetap akan bersimpati padanya, karena masalah khas orang yang 'setengah Asia, setengah Barat'. Audrey merasa ia tidak benar-benar diterima di pihak mana pun, ia bimbang, dan bahkan tidak mengetahui akar identitasnya.
Yang juga patut diacungi jempol dari skenario buatan Cherry Chevapravatdumrong dan Teresa Hsiao ini adalah, ketiga karakter pendukung Audrey tidak cuma sekadar tempelan belaka untuk memancing komedi. Lolo, Kat, dan Deadeye diberi kesempatan untuk ikut bersinar dengan cerita kegelisahan dan pergulatan mereka masing-masing.
Bumbu cerita makin terasa saat sepupu Lolo yang suka K-pop dan BTS, yaitu perempuan kikuk bernama Deadeye (Sabrina Wu) ikut serta bersama mereka. Sementara di Beijing, mereka bertemu dengan teman sekamar Audrey saat masa kuliah dulu, Kat Huang (Stephanie Hsu) yang kini jadi aktris terkenal.
Joy Ride awalnya menyajikan lelucon yang terlalu familier untuk ukuran film komedi. Begitu pun sebenarnya pada perkembangan ceritanya. Namun penonton tetap masih bisa diajak tertawa, apalagi saat keduanya melakukan road trip naik kereta, dan terjadi peristiwa tak terduga.

Foto: Lionsgate
Momen-momen aksi cegil (cewek gila) mereka di kereta dan setelahnya mengingatkan pada kehebohan para karakter pria dalam The Hangover, yang melakukan pesta bujang di Las Vegas. Scene-scene-nya banyak mengandung unsur seksual yang cukup ekstrem. Tak heran, Lembaga Sensor Film (LSF) memberikan rating film ini hanya untuk penonton berusia 21 tahun ke atas.
Namun semua komedi ini sebenarnya juga hanya bumbu. Poin utama Joy Ride lebih dalam dari itu. Seiring cerita berkembang, penonton akan menyadari bahwa Audrey sesungguhnya rasis pada orang-orang berdarah Asia, darah yang sebenarnya juga mengalir di tubuhnya.
Meski begitu, penonton juga tetap akan bersimpati padanya, karena masalah khas orang yang 'setengah Asia, setengah Barat'. Audrey merasa ia tidak benar-benar diterima di pihak mana pun, ia bimbang, dan bahkan tidak mengetahui akar identitasnya.
Yang juga patut diacungi jempol dari skenario buatan Cherry Chevapravatdumrong dan Teresa Hsiao ini adalah, ketiga karakter pendukung Audrey tidak cuma sekadar tempelan belaka untuk memancing komedi. Lolo, Kat, dan Deadeye diberi kesempatan untuk ikut bersinar dengan cerita kegelisahan dan pergulatan mereka masing-masing.
Lihat Juga :