10 Film Korea Terbaik Pemenang Baeksang Arts Awards Sedekade Terakhir
Senin, 04 September 2023 - 09:16 WIB
loading...
A
A
A
Film drama ini menjadi pemenang Film Terbaik Baeksang Arts Awards 2015 setelah mengalahkan The Admiral: Roaring Currents yang merupakan film Korea terlaris sepanjang masa. Pesaing lainnya ada A Girl at My Door, Han Gong-ju, dan A Hard Day.
Revivre mengisahkan pria berusia 50-an tahun Mr. Oh (Ahn Sung-ki) yang menjabat posisi tinggi di perusahaan kosmetik. Ia kesulitan mengatur waktu antara pekerjaan dan mengurus istrinya yang sakit berat. Saat itulah, ia terpikat dengan karyawan baru di kantornya, seorang perempuan muda bernama Choo Eun-joo (Kim Gyu-ri).
![10 Film Korea Terbaik Pemenang Baeksang Arts Awards Sedekade Terakhir]()
Foto: Showbox
Film laga mata-mata ini mengalahkan Inside Men, Veteran, Dongju: The Portrait of a Poet, dan Fourth Place dalam pertarungan film terbaik Baeksang. Filmnya juga laris di bioskop Korea dengan ditonton oleh 12,7 juta penonton.
Assassination berlatar tahun 1930-an di Seoul dan Shanghai dengan latar masa pendudukan Jepang di Korea. Ceritanya tentang sekelompok orang Korea yang berusaha membunuh pejabat Jepang. Pemainnya ada Jun Ji-hyun, Lee Jung-jae, Ha Jung-woo, dan Oh Dal-su. Filmnya tayang di Viki dan Apple TV.
![10 Film Korea Terbaik Pemenang Baeksang Arts Awards Sedekade Terakhir]()
Foto: 20th Century Fox
Film horor ini menjadi pemenang Best Film 53rd Baeksang Arts Awards pada 2017 dengan mengalahkan para pesaing tangguh Train to Busan, The Handmaiden, The Age of Shadows, dan Asura: The City of Madness. Filmnya mendapatkan 6,8 juta penonton di pasar domestik.
The Wailing mengisahkan tentang berbagai peristiwa aneh dan mengerikan yang terjadi setelah munculnya pria Jepang yang misterius (Jun Kunimura) di sebuah desa. Polisi Jong-goo (Kwak Do-won) lantas berusaha menyelidiki kasus ini.
![10 Film Korea Terbaik Pemenang Baeksang Arts Awards Sedekade Terakhir]()
Foto: CJ Entertainment
Film drama sejarah ini juga mengalahkan para kompetitor berat dalam Baeksang Arts Awards 2018, yaitu A Taxi Driver, Along with the Gods: The Two Worlds, 1987: When the Day Comes, dan Anarchist from Colony.
The Fortress ditonton oleh 3,8 juta orang di pasar domestik. Kisahnya berlatar saat Dinasti Qing China menginvasi Dinasti Joseon pada 1636. Saat itu King Injo (Park Hae-il) dan para pengikutnya mengamankan diri di sebuah benteng. Dua pemimpn, yaitu Choi Myung-kil (Lee Byung-hun) dan Kim Sang-hun (Kim Yoon-seok) berseteru tentang apakah mereka akan melawan atau berdamai dengan Dinasti Qing.
![10 Film Korea Terbaik Pemenang Baeksang Arts Awards Sedekade Terakhir]()
Foto:CJ Entertainment
Film Terbaik Baeksang Arts Awards 2019 ini mengalahkan film Burning, Miss Baek, Svaha: The Sixth Finger, dan Dark Figure of Crime. Filmnya mendapatkan jumlah penonton 4,9 juta orang di bioskop Korea.
Revivre mengisahkan pria berusia 50-an tahun Mr. Oh (Ahn Sung-ki) yang menjabat posisi tinggi di perusahaan kosmetik. Ia kesulitan mengatur waktu antara pekerjaan dan mengurus istrinya yang sakit berat. Saat itulah, ia terpikat dengan karyawan baru di kantornya, seorang perempuan muda bernama Choo Eun-joo (Kim Gyu-ri).
4. Assassination (Tahun 2016)

Foto: Showbox
Film laga mata-mata ini mengalahkan Inside Men, Veteran, Dongju: The Portrait of a Poet, dan Fourth Place dalam pertarungan film terbaik Baeksang. Filmnya juga laris di bioskop Korea dengan ditonton oleh 12,7 juta penonton.
Assassination berlatar tahun 1930-an di Seoul dan Shanghai dengan latar masa pendudukan Jepang di Korea. Ceritanya tentang sekelompok orang Korea yang berusaha membunuh pejabat Jepang. Pemainnya ada Jun Ji-hyun, Lee Jung-jae, Ha Jung-woo, dan Oh Dal-su. Filmnya tayang di Viki dan Apple TV.
5. The Wailing (Tahun 2017)

Foto: 20th Century Fox
Film horor ini menjadi pemenang Best Film 53rd Baeksang Arts Awards pada 2017 dengan mengalahkan para pesaing tangguh Train to Busan, The Handmaiden, The Age of Shadows, dan Asura: The City of Madness. Filmnya mendapatkan 6,8 juta penonton di pasar domestik.
The Wailing mengisahkan tentang berbagai peristiwa aneh dan mengerikan yang terjadi setelah munculnya pria Jepang yang misterius (Jun Kunimura) di sebuah desa. Polisi Jong-goo (Kwak Do-won) lantas berusaha menyelidiki kasus ini.
6. The Fortress (Tahun 2018)

Foto: CJ Entertainment
Film drama sejarah ini juga mengalahkan para kompetitor berat dalam Baeksang Arts Awards 2018, yaitu A Taxi Driver, Along with the Gods: The Two Worlds, 1987: When the Day Comes, dan Anarchist from Colony.
The Fortress ditonton oleh 3,8 juta orang di pasar domestik. Kisahnya berlatar saat Dinasti Qing China menginvasi Dinasti Joseon pada 1636. Saat itu King Injo (Park Hae-il) dan para pengikutnya mengamankan diri di sebuah benteng. Dua pemimpn, yaitu Choi Myung-kil (Lee Byung-hun) dan Kim Sang-hun (Kim Yoon-seok) berseteru tentang apakah mereka akan melawan atau berdamai dengan Dinasti Qing.
7. The Spy Gone North (Tahun 2019)

Foto:CJ Entertainment
Film Terbaik Baeksang Arts Awards 2019 ini mengalahkan film Burning, Miss Baek, Svaha: The Sixth Finger, dan Dark Figure of Crime. Filmnya mendapatkan jumlah penonton 4,9 juta orang di bioskop Korea.
Lihat Juga :