One Piece Club Indonesia: Apresiasi Kolektor Muda

Sabtu, 09 September 2023 - 14:00 WIB
loading...
A A A
“Saya mengoleksi sebab merasa seperti menjadi manusia dalam posisi pada kondisi psikis keseimbangan, tak hanya bekerja saja—memimpin sebuah perusahaan. Namun ada sebuah pesan dan konsep tertentu yang memikat saya pada obyek seni rupa itu. Saya mendapatkan perasaan nyaman sekaligus juga mencerahkan secara nalar,” ujar Gita.

Gita menyukai karya perupa Mujahiddin Nurahman yang memprovokasi pikiran dengan gaya Arabesque berbentuk dwi matra. Selintas karya yang dikoleksi pada 2021 itu, yang terbuat dari komposisi materi kertas yang diiris dengan detail, tinta, dan plexiglass cukup kompleks untuk diapresiasi walau nyaman dilihat mata.

“Saya menyukai komposi visual yang harmoni, tapi menyimpan cerita yang memprovokasi pikiran dan rasa. Guntingan-guntingan kertas itu mengonstruksi sebuah tatanan visual yang indah, meskipun itu simbol senjata AK 47. Semacam membuat jukstaposisi yang membuat penasaran, elok sekaligus merangkai sebuah intimidasi ataukah justru proteksi?," ujar Gita.

Mujahiddin dikenal seniman terdidik asal Bandung yang piawai mengombinasikan antara kemampuan membuat struktur visual yang indah dengan narasi kritikal ideologi tertentu. Kekerasan di muka bumi terjadi justru pada saat seseorang atau masyarakat dihadapkan pada masalah-masalah dan isu terhangat tentang konsep keadilan dalam perspektif rumit tentang kesalihan personal versus kesalihan sosial.

Buku Harian, Urbanisasi, dan Seniman Lokal


Inez Tiffany, kolektor yang masih berusia 37 tahun menyampaikan pendapatnya menyoal ketertarikannya pada seni rupa. Ini karena baginya seperti membaca sebuah buku harian.

“Ya, semacam diary, yang menjadikan saya seperti sebuah cermin tentang cerita sang seniman plus kehidupan privatnya, dan itu berefleksi pada diri saya sendiri” ungkap Inez.

Hal itulah, menurut Inez, seperti membuatnya tersentuh terhadap sesuatu, yang pada akhirnya membangun perlahan empati sosial dalam memahami segala sesuatu tentang hidup. Terutama pada kehidupan seniman lokal dan dunia seni secara umum di Indonesia.

Inez menghabiskan waktunya mengoleksi sejak delapan tahun lampau yang berkonsentrasi pada karya fine art— menurutnya, jenis lukisan cat minyak di kanvas-- yang tetiba empat tahun terakhir ia terpikat pada seni kontemporer. Baginya seni kontemporer itu beragam dan berubah-ubah, sesuatu yang sangat menantang untuk dihayati sebagai kolektor.

“Tantangan pertama adalah bagaimana dari 70% koleksi saya harus disimpan, sebab seni kontemporer bisa sangat rapuh dari pertimbangan materi. Ini perlu ruang — special storage-- dan perawatan detail. Jika video art dan digital art mungkin lebih mudah, namun instalasi yang bermateri rapuh saya siapkan transparent box khusus dalam penyimpanan” ujar Inez.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wisata Berbasis Budaya,...
Wisata Berbasis Budaya, Tabanan Gelar Parade Gebogan dan Baleganjur
Parapuar 2026 Hadirkan...
Parapuar 2026 Hadirkan Senja, Budaya dan Musik di Labuan Bajo
Pameran Lukisan Wajah...
Pameran Lukisan Wajah 80 Tokoh
Rekomendasi
3 Warga Sipil Tewas...
3 Warga Sipil Tewas Ditembak OPM, Koops TNI Habema Buru para Pelaku
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
PSHKP Resmi Diluncurkan,...
PSHKP Resmi Diluncurkan, Siap Perkuat Tata Kelola Hukum dan Keuangan Publik
Berita Terkini
Sinopsis Terlanjur Mencintaimu...
Sinopsis 'Terlanjur Mencintaimu' Eps 21: Elio Diam-Diam Terus Mendekati Arumi
Lewat Buku, Saddam Permana...
Lewat Buku, Saddam Permana Bongkar Kisah Masa Lalunya
Ruben Onsu Bongkar Bukti...
Ruben Onsu Bongkar Bukti Transfer Rp11,3 Miliar untuk Rumah Sarwendah
Pernah Didiagnosis Depresi...
Pernah Didiagnosis Depresi Mayor, Saddam Permana Ceritakan Titik Terendah Hidupnya
Baper dan Penuh Twist!...
Baper dan Penuh Twist! Bring Back My Heart Jadi Microdrama yang Wajib Ditonton di V+Short
Road To Kilau Raya MNCTV...
Road To Kilau Raya MNCTV Siap Ajak Warga Klaten Joget dan Nyanyi Lagu-Lagu Viral
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved