6 Kreator Anime yang Mendapatkan Ancaman Pembunuhan

Selasa, 12 September 2023 - 21:21 WIB
loading...
A A A
Fandom One Piece dikenal sangat menghormati Eiichiro Oda sebagai kreator serial ini. Meski sebagian ada yang kesal padanya karena tidak kunjung menamatkan serial ini, tapi tidak ada yang pernah melakukan tindakan nekat terhadap Oda. Namun, itu tidak membuat Oda terlepas dari ancaman pembunuhan.

Pada 2007, Oda menerima pesan teks di telepon selulernya selama dua bulan dari September sampai Desember tahun itu. Dia menerima sekitar 100 pesan teks yang semuanya berbunyi, “Mati. Mati.” Ternyata, pengirimnya bukan penggemar yang kesal padanya, tapi, istri asistennya sebelumnya yang kesal karena suaminya dipecat.

4. Kohei Horikoshi — My Hero Academia

6 Kreator Anime yang Mendapatkan Ancaman Pembunuhan

Foto: CBR

Endeavor adalah salah satu karakter paling dibenci di My Hero Academia. Penggemar membenci pahlawan bernama asli Enji Todoroki itu karena kelakuannya pada anak-anaknya yang membuat mereka tersiksa. Istrinya, Rei, bahkan masuk rumah sakit jiwa karena ulahnya.

Ketika kreator serial ini, Kohei Horikoshi, membuat busur pertobatan Endeavor, penggemar malah tidak terima. Para penggemar tidak bisa memahami mengapa Endeavor harus mendapatkan kesempatan kedua karena kejahatannya dianggap tidak bisa dimaafkan. Saking tidak terimanya, sejumlah penggemar mengirimkan ancaman pembunuhan kepada Horikoshi.

3. Studio Gainax — Neon Genesis Evangelion

6 Kreator Anime yang Mendapatkan Ancaman Pembunuhan

Foto: IGN

Animator dan staff pembuat anime Bleach: Thousand Year Blood War bukan yang pertama mendapatkan ancaman pembunuhan atas hasil kerja mereka. Sebelumnya, animator dan staf di studio Gainax juga mendapatkan ancaman serupa setelah merilis ending Neon Genesis Evangelion. Dua episode terakhir anime itu berfokus pada rusaknya mentalitas Shinji Ikari yang berusaha mengatasi konsekuensi berat Dampak Ketiga.

Penceritaan di dua episode terakhir itu mengecewakan penggemar, yang mengharapkan happy ending yang jelas. Penggemar yang tidak suka mengirimkan surat kebencian dan ancaman pembunuhan terhadap para kreator serial ini. Kantor Gainax, studio anime yang membuat serial ini, dirusak karena ending yang kontroversial itu. Tapi, ancaman itu tidak membuat para kreatornya gentar dengan finale-nya, The End of Evangelion, lebih meningkatkan surealisme-nya. Film itu juga memasukkan segmen yang menampilkan surat kebencian yang diterima para kreator itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Profil Ben Whittaker...
Profil Ben Whittaker Petinju Bertato One Piece yang Tak Terkalahkan
Ada Wibu hingga Wota,...
Ada Wibu hingga Wota, 10 Kata Bahasa Jepang Ini Telah Diakui KBBI
Baba Vanga-nya Jepang...
Baba Vanga-nya Jepang Ramal Tsunami Dahsyat 5 Juli 2025 Picu Ketakutan, Pakar Angkat Bicara
Rekomendasi
Polemik Voters Munas...
Polemik Voters Munas HIPMI Mengemuka: BPD DOB Pertanyakan Dasar Pengurangan Hak Suara
SDN di NTT Dibongkar...
SDN di NTT Dibongkar untuk KDMP, Andreas PDIP: Jangan Korbankan Program Lainnya
JPU Sebut Kasus Chromebook...
JPU Sebut Kasus Chromebook Nadiem termasuk White Collar Crime, Kuasa Hukum Terkejut
Berita Terkini
Tembus 40 Juta Views,...
Tembus 40 Juta Views, Adu Mekanik Sound Jadi Konten Paling Berkesan bagi Yongshun
Berkali-kali Muncul...
Berkali-kali Muncul Korban Tenggelam, Warga Mulai Curiga Ada yang Tak Beres di Tempat Ini
Confeti Love hingga...
Confeti Love hingga Moonlit Blush, Ini Makna di Balik Pendant Koleksi Baru Nagita Slavina x ISAGO
Cover Musik Jadi Cara...
Cover Musik Jadi Cara Generasi Digital Menunjukkan Kreativitas
Siap Uji Nyali? Ini...
Siap Uji Nyali? Ini Deretan Rekomendasi Microdrama Horor di V+Short
Dari Suara Tawa hingga...
Dari Suara Tawa hingga Sosok di Atas Pohon, Ini Pengalaman Paling membekas bagi Angga ABK!
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved