6 Detail dalam Drakor Moving yang Mungkin Kamu Lewatkan
Jum'at, 22 September 2023 - 09:23 WIB
loading...
A
A
A
Percakapan mereka saat itu pun selalu sama dan singkat. Penonton bisa menyimpulkan bahwa hubungan mereka tidak terlalu dekat, berbeda dengan Bong-seok dan Hui-soo saat berbicara dengan orang tua mereka.
Lalu dalam adegan kilas balik kita tahu bahwa saat Gang-hoon kecil, ia memanggil Jae-man dalam bahasa yang lebih kasual yang menunjukkan hubungan mereka yang dekat. Namun setelah Jae-man keluar dari penjara, Gang-hoon mulai memanggilnya dengan kata yang lebih formal.
Nah, karena itulah Jae-man yang masih terus dihantui rasa bersalah selalu setia menunggu Gang-hoon pulang sekolah, meski hanya menyapa seadanya. Pada akhir episode 20, hubungan keduanya pun mencair, dengan Gang-hoon yang terisak dan menyatakan dirinya tak mau lagi berpisah dengan sang ayah.
![6 Detail dalam Drakor Moving yang Mungkin Kamu Lewatkan]()
Foto: Disney+ via Koreaboo
Hye-won adalah murid korban perisakan yang dibela oleh Hui-soo. Ia akhirnya juga pindah ke sekolah yang sama dengan Hui-soo. Pada akhir episode 20, kita tahu bahwa ia sesungguhnya adalah pejabat tinggi di National Intelligence Service (NIS).
Nah, saat baru pindah ke SMA Jeongwon, ia mengatakan bahwa dirinya bertemu dan menyapa satpam sekolah, yaitu Ji-sung. Sementara kita tahu bahwa Ji-sung adalah mata-mata NIS. Jadi sebenarnya pertemuan keduanya sebenarnya adalah pertemuan antara dua mata-mata pemerintah.
![6 Detail dalam Drakor Moving yang Mungkin Kamu Lewatkan]()
Foto: Disney+ via Koreaboo
Lantai rooftop rumah Mi-hyun dan Bong-seok, yang juga menjadi restoran Tonkatsu Namsan, diperlihatkan berwarna ungu. Tadinya, warna ini tak memiliki makna apapun sampai penonton diajak mengalami kilas balik kisah cinta Mi-hyun dan Doo-shik.
Saat keduanya makan malam bersama di sebuah restoran, Mi-hyun mengatakan pada Doo-shik bahwa ia menyukai warna ungu. Setelah Doo-shik menghilang, jadi jelaslah alasan Mi-hyun menggunakan warna tersebut di lantai atap rumahnya, yaitu agar mudah ditemukan oleh Doo-shik jika suaminya itu kembali pulang.
Lalu dalam adegan kilas balik kita tahu bahwa saat Gang-hoon kecil, ia memanggil Jae-man dalam bahasa yang lebih kasual yang menunjukkan hubungan mereka yang dekat. Namun setelah Jae-man keluar dari penjara, Gang-hoon mulai memanggilnya dengan kata yang lebih formal.
Nah, karena itulah Jae-man yang masih terus dihantui rasa bersalah selalu setia menunggu Gang-hoon pulang sekolah, meski hanya menyapa seadanya. Pada akhir episode 20, hubungan keduanya pun mencair, dengan Gang-hoon yang terisak dan menyatakan dirinya tak mau lagi berpisah dengan sang ayah.
3. Pertemuan Mata-Mata NIS di Sekolah

Foto: Disney+ via Koreaboo
Hye-won adalah murid korban perisakan yang dibela oleh Hui-soo. Ia akhirnya juga pindah ke sekolah yang sama dengan Hui-soo. Pada akhir episode 20, kita tahu bahwa ia sesungguhnya adalah pejabat tinggi di National Intelligence Service (NIS).
Nah, saat baru pindah ke SMA Jeongwon, ia mengatakan bahwa dirinya bertemu dan menyapa satpam sekolah, yaitu Ji-sung. Sementara kita tahu bahwa Ji-sung adalah mata-mata NIS. Jadi sebenarnya pertemuan keduanya sebenarnya adalah pertemuan antara dua mata-mata pemerintah.
4. Alasan Lantai Atas Rumah Mi-Hyun Berwarna Ungu

Foto: Disney+ via Koreaboo
Lantai rooftop rumah Mi-hyun dan Bong-seok, yang juga menjadi restoran Tonkatsu Namsan, diperlihatkan berwarna ungu. Tadinya, warna ini tak memiliki makna apapun sampai penonton diajak mengalami kilas balik kisah cinta Mi-hyun dan Doo-shik.
Saat keduanya makan malam bersama di sebuah restoran, Mi-hyun mengatakan pada Doo-shik bahwa ia menyukai warna ungu. Setelah Doo-shik menghilang, jadi jelaslah alasan Mi-hyun menggunakan warna tersebut di lantai atap rumahnya, yaitu agar mudah ditemukan oleh Doo-shik jika suaminya itu kembali pulang.
Lihat Juga :