Konser SMTOWN Live 2023 Digelar Hari Ini, Nakes Sarankan Pakai Earplug
Sabtu, 23 September 2023 - 12:00 WIB
loading...
Konser SMTOWN Live 2023 akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Konser ini akan menampilkan sederet artis-artis dari agensi SM Entertainment. Foto/Smtownjakarta.com
A
A
A
JAKARTA - Konser SMTOWN Live 2023 akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta hari ini, Sabtu (23/9/2023). Konser ini akan menampilkan sederet artis-artis dari agensi SM Entertainment.
Mulai dari TVXQ, Super Junior, Red Velvet, NCT 127, NCT Dream, WayV, hingga Aespa akan tampil dalam konser SMTOWN Live 2023 . Namun, tenaga kesehatan (nakes) mengingatkan soal risiko pendengaran ketika menonton konser.
Menurut Rizal Do, selaku Perawat sekaligus Healthy Lifestyle Educator menjelaskan risiko pendengaran dapat terjadi karena adanya paparan bising. Bising merupakan salah satu gangguan yang membuat penderitanya tidak nyaman, sehingga mengganggu pendengaran telinga.
Meskipun pada saat konser tingkat bising terjadi antara 95-110 desibel, dan masih masuk dalam kategori aman Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yang menunjukkan maksimal itu 100 desibel dalam 15 menit. Akan tetapi, konser dilakukan berjam-jam, itulah yang menyebabkan telinga berisiko mengalami masalah pendengaran.
Baca Juga: Konser SMTOWN di GBK, Jadwal Operasi MRT Jadi Lebih Malam
“Terserah, mau bentukannya airpods, wireless headset, dan lain-lain. Pokoknya bisa dipake buat nyumbet telinga,” kata Rizal Do dikutip dalam akun X miliknya @afrkml, Sabtu (23/9/2023).
Sementara itu, data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga menyebutkan, lebih dari satu miliar orang dewasa muda dengan rentang usia 12-35 tahun berisiko mengalami gangguan pendengaran permanen. Kondisi ini disebabkan praktik mendengarkan yang tidak aman, yang sesungguhnya dapat dihindari.
Mulai dari TVXQ, Super Junior, Red Velvet, NCT 127, NCT Dream, WayV, hingga Aespa akan tampil dalam konser SMTOWN Live 2023 . Namun, tenaga kesehatan (nakes) mengingatkan soal risiko pendengaran ketika menonton konser.
Menurut Rizal Do, selaku Perawat sekaligus Healthy Lifestyle Educator menjelaskan risiko pendengaran dapat terjadi karena adanya paparan bising. Bising merupakan salah satu gangguan yang membuat penderitanya tidak nyaman, sehingga mengganggu pendengaran telinga.
Meskipun pada saat konser tingkat bising terjadi antara 95-110 desibel, dan masih masuk dalam kategori aman Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yang menunjukkan maksimal itu 100 desibel dalam 15 menit. Akan tetapi, konser dilakukan berjam-jam, itulah yang menyebabkan telinga berisiko mengalami masalah pendengaran.
Baca Juga: Konser SMTOWN di GBK, Jadwal Operasi MRT Jadi Lebih Malam
“Terserah, mau bentukannya airpods, wireless headset, dan lain-lain. Pokoknya bisa dipake buat nyumbet telinga,” kata Rizal Do dikutip dalam akun X miliknya @afrkml, Sabtu (23/9/2023).
Sementara itu, data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga menyebutkan, lebih dari satu miliar orang dewasa muda dengan rentang usia 12-35 tahun berisiko mengalami gangguan pendengaran permanen. Kondisi ini disebabkan praktik mendengarkan yang tidak aman, yang sesungguhnya dapat dihindari.
Lihat Juga :