CERMIN: Teralienasi dari Lingkungan, Diinvasi oleh Alien
Jum'at, 29 September 2023 - 14:16 WIB
loading...
A
A
A
Perbuatan ini kelak menghancurkan hidup Brynn sekeluarga. Ia dan keluarganya teralienasi secara sengaja oleh lingkungannya.
Soal teralienasi ini semakin ditegaskan oleh Brynn ketika tak sengaja mendapati sosok alien yang masuk mengendap-endap ke dalam rumahnya. Setelah berjuang hidup mati semalaman, keesokan harinya Brynn bergegas ke kota dan masuk ke kantor polisi.
Sayangnya perlakuan tak menyenangkan dari seorang perempuan diterimanya di sana. Brynn langsung tahu bahwa ia harus berjuang menyelamatkan dirinya ketika malam tiba sendirian. No one will save her.
![CERMIN: Teralienasi dari Lingkungan, Diinvasi oleh Alien]()
Foto: Disney+
Dengan durasi 93 menit, Brian menantang dirinya sendiri untuk kisah ini. Ia meniadakan dialog sepenuhnya, memberi perhatian penuh pada cara Brynn bergulat dengan segenap perasaan yang dirasakannya. Untungnya memang Kaitlyn Dever yang diserahi tanggung jawab besar itu bisa memanggul tugasnya dengan sangat baik.
Perasaan terasing dan terhina, bahagia dan kesepian, ketakutan dan kengerian bisa ditunjukkan sepenuhnya oleh seluruh tubuhnya. Ketubuhan menjadi elemen yang dipahami betul oleh Kaitlyn selaku aktor dan ia memanfaatkannya hingga titik maksimal. Tak hanya tangan gemetar, napas memburu, mata terbelalak ketakutan, keringat dingin hingga air mata kengerian bisa diperlihatkan Kaitlyn dalam banyak bingkai adegan yang disorot dekat.
Berbeda dengan skena horor lokal yang semakin membosankan dan miskin eksplorasi, tahun ini skena horor internasional justru dimeriahkan dengan beberapa film yang berani keluar dari zona nyaman. Setelah Talk To Me yang berani mendorong cerita ala Jelangkung menjadi sesuatu yang mengejutkan dan menyenangkan penonton, kini No One Will Save You berani menyajikan kisah invasi alien dengan pendekatan berbeda dan lebih humanis daripada biasanya. Kita sesungguhnya pun tahu bahwa tak ada yang tak bisa kita lakukan selain jika kita sendiri malas untuk bereksplorasi demi sebuah karya seni.
![CERMIN: Teralienasi dari Lingkungan, Diinvasi oleh Alien]()
Foto: Disney+
No One Will Save You menjadi referensi terbaik bagi saya untuk menyempurnakan cerita saya berjudul Alien tadi. Perspektif yang diberikan Brian sungguh mencerahkan dan membuat kita bisa melihat bahwa metafora selalu bisa dimainkan dan dikoneksikan dengan apa pun. Soal alien, kita boleh percaya boleh juga tidak.
Soal teralienasi ini semakin ditegaskan oleh Brynn ketika tak sengaja mendapati sosok alien yang masuk mengendap-endap ke dalam rumahnya. Setelah berjuang hidup mati semalaman, keesokan harinya Brynn bergegas ke kota dan masuk ke kantor polisi.
Sayangnya perlakuan tak menyenangkan dari seorang perempuan diterimanya di sana. Brynn langsung tahu bahwa ia harus berjuang menyelamatkan dirinya ketika malam tiba sendirian. No one will save her.

Foto: Disney+
Dengan durasi 93 menit, Brian menantang dirinya sendiri untuk kisah ini. Ia meniadakan dialog sepenuhnya, memberi perhatian penuh pada cara Brynn bergulat dengan segenap perasaan yang dirasakannya. Untungnya memang Kaitlyn Dever yang diserahi tanggung jawab besar itu bisa memanggul tugasnya dengan sangat baik.
Perasaan terasing dan terhina, bahagia dan kesepian, ketakutan dan kengerian bisa ditunjukkan sepenuhnya oleh seluruh tubuhnya. Ketubuhan menjadi elemen yang dipahami betul oleh Kaitlyn selaku aktor dan ia memanfaatkannya hingga titik maksimal. Tak hanya tangan gemetar, napas memburu, mata terbelalak ketakutan, keringat dingin hingga air mata kengerian bisa diperlihatkan Kaitlyn dalam banyak bingkai adegan yang disorot dekat.
Berbeda dengan skena horor lokal yang semakin membosankan dan miskin eksplorasi, tahun ini skena horor internasional justru dimeriahkan dengan beberapa film yang berani keluar dari zona nyaman. Setelah Talk To Me yang berani mendorong cerita ala Jelangkung menjadi sesuatu yang mengejutkan dan menyenangkan penonton, kini No One Will Save You berani menyajikan kisah invasi alien dengan pendekatan berbeda dan lebih humanis daripada biasanya. Kita sesungguhnya pun tahu bahwa tak ada yang tak bisa kita lakukan selain jika kita sendiri malas untuk bereksplorasi demi sebuah karya seni.

Foto: Disney+
No One Will Save You menjadi referensi terbaik bagi saya untuk menyempurnakan cerita saya berjudul Alien tadi. Perspektif yang diberikan Brian sungguh mencerahkan dan membuat kita bisa melihat bahwa metafora selalu bisa dimainkan dan dikoneksikan dengan apa pun. Soal alien, kita boleh percaya boleh juga tidak.
Lihat Juga :