15 Film Indonesia Bersaing di Busan International Film Festival 2023, Ini Daftarnya
Selasa, 03 Oktober 2023 - 08:01 WIB
loading...
A
A
A
Reza Rahadian pun begitu antusias melihat BIFF memberikan pengakuan serta mengapresiasi perfilman Indonesia melalui program yang ada sekaligus melibatkannya dalam kompetisi.
"Ya pasti seneng ya dan tahun ini seperti yang tadi dibilang bahwa Busan memberikan rekognisi luar biasa besar bagi film indonesia," ujar Reza Rahadian dalam acara Konferensi Pers BIFF di Senayan, Jakarta Pusat, belum lama ini.
Reza berharap film 24 Jam Bersama Gaspar dan film lainnya menjadi representasi untuk menunjukkan bahwa perfilman Indonesia semakin berkualitas dan berkembang pesat. Dia berharap kebanggaan turut dirasakan oleh masyarakat, bukan hanya bagi para insan perfilman yang terlibat.
"Menjadi jadi suatu kebanggaan tersendiri 24 Jam Bersama Gaspar ikut berpartisipasi dalam kompetisi yang ada, mudah-mudahan bukan hanya bagi kami yang terlibat di dalamnya tapi juga bagi dunia film Indonesia," tuturnya.
Adapun film Indonesia yang masuk di program kompetisi, terdiri dari satu film panjang dan satu film pendek, yaitu film panjang karya Yosep Anggi Noen berjudul “24 Jam Bersama Gaspar” berkompetisi di program Jiseok, dan film pendek berjudul “The Rootless Bloom” (Rein Maychaelson) berkompetisi di Wide Angle.
"Ya pasti seneng ya dan tahun ini seperti yang tadi dibilang bahwa Busan memberikan rekognisi luar biasa besar bagi film indonesia," ujar Reza Rahadian dalam acara Konferensi Pers BIFF di Senayan, Jakarta Pusat, belum lama ini.
Reza berharap film 24 Jam Bersama Gaspar dan film lainnya menjadi representasi untuk menunjukkan bahwa perfilman Indonesia semakin berkualitas dan berkembang pesat. Dia berharap kebanggaan turut dirasakan oleh masyarakat, bukan hanya bagi para insan perfilman yang terlibat.
"Menjadi jadi suatu kebanggaan tersendiri 24 Jam Bersama Gaspar ikut berpartisipasi dalam kompetisi yang ada, mudah-mudahan bukan hanya bagi kami yang terlibat di dalamnya tapi juga bagi dunia film Indonesia," tuturnya.
Adapun film Indonesia yang masuk di program kompetisi, terdiri dari satu film panjang dan satu film pendek, yaitu film panjang karya Yosep Anggi Noen berjudul “24 Jam Bersama Gaspar” berkompetisi di program Jiseok, dan film pendek berjudul “The Rootless Bloom” (Rein Maychaelson) berkompetisi di Wide Angle.
Lihat Juga :