Andrea Tanzil Siap Rilis Single Kedua yang Terinspirasi dari Karakter Animasi
Kamis, 05 Oktober 2023 - 14:46 WIB
loading...
Andrea Tanzil bekerja sama dengan Kamga menulis lagu Infinity & Beyond yang menceritakan tentang harapan seseorang saat mencintai orang lain. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Ide bisa datang dari mana saja, termasuk nama sendiri atau karakter animasi favorit. Dua hal itu pun diaplikasikan Andrea Tanzil lewat single keduanya.
Terinspirasi dari panggilannya, Andy, dan juga karakter Buzz Lightyear, Andrea bekerja sama dengan Kamga menulis lagu “Infinity & Beyond” yang menceritakan tentang harapan seseorang saat mencintai orang lain.
“Karena panggilanku ‘Andy’, orang-orang pasti selalu bertanya ‘Andy yang di Toy Story?’ Dari situ, aku jadi punya ide untuk membuat lagu dengan konsep Toy Story. Kebetulan, di situ ada karakter favorit aku, yaitu Buzz Lightyear yang motonya adalah “To Infinity and Beyond!”. Di sini, Buzz adalah mainan kesukaan pemiliknya yang bernama Andy. Hal ini aku tuangkan ke dalam lagu yang menggambarkan perasaanku saat suka seseorang, seperti Andy yang suka dengan Buzz Lightyear. Intinya, memberi tahu orang yang kita cintai bahwa kita membutuhkannya dan ingin merasakan kebahagiaan bersamanya,” beber Andrea.
Ide ini rupanya sudah dikemukakan pemilik nama lengkap Andrea Zaharani saat melakukan rekaman “Uneasy” pada Februari lalu. Kamga menyambut positif setelah mendengar konsep ini.
“Jadi, saat pengerjaan “Uneasy” di studio saat itu, aku ngobrol dengan Mas Edu (tim A&R Sony Music) mengenai konsep untuk single keduaku. Ide ini didengar Kamga yang langsung suka dan segera mengajukan diri untuk membuatkan lagu. Dia bahkan langsung bikin draft pertama. Sejujurnya, aku merasa sangat terbantu karena awalnya aku belum ada gambaran apa-apa akan seperti apa lagunya. Tapi, setelah mendengar draft pertama, aku langsung punya bayangan,” tutur Andrea.
Diberi kesempatan menjadi co-writer untuk “Infinity & Beyond” bersama Kamga merupakan salah satu pengalaman yang menarik bagi Andrea. Ia bersyukur, mereka punya visi yang sama mengenai lagu tersebut sehingga ide-ide yang diusulkan ditanggapi Kamga dengan baik.
“Mungkin, tantangannya ada pada saat menulis dan menyesuaikan lirik agar lebih menarik atau catchy, mengubah bagian yang terlalu banyak kata-kata agar lebih mudah didengarkan, serta menyesuaikan lagunya agar lebih feminin. Selain itu, semua proses penulisan hingga rekaman berjalan lancar. Aku juga dapat banyak ilmu dari Kamga untuk membuat alternatif bridge, chorus, dan verse saat menulis lagu. Karena apa yang kita rasa kurang cocok di satu bagian, ternyata bisa digunakan di bagian lain.” cerita gadis kelahiran Bekasi pada 3 Juli 2003 itu.
Terinspirasi dari panggilannya, Andy, dan juga karakter Buzz Lightyear, Andrea bekerja sama dengan Kamga menulis lagu “Infinity & Beyond” yang menceritakan tentang harapan seseorang saat mencintai orang lain.
“Karena panggilanku ‘Andy’, orang-orang pasti selalu bertanya ‘Andy yang di Toy Story?’ Dari situ, aku jadi punya ide untuk membuat lagu dengan konsep Toy Story. Kebetulan, di situ ada karakter favorit aku, yaitu Buzz Lightyear yang motonya adalah “To Infinity and Beyond!”. Di sini, Buzz adalah mainan kesukaan pemiliknya yang bernama Andy. Hal ini aku tuangkan ke dalam lagu yang menggambarkan perasaanku saat suka seseorang, seperti Andy yang suka dengan Buzz Lightyear. Intinya, memberi tahu orang yang kita cintai bahwa kita membutuhkannya dan ingin merasakan kebahagiaan bersamanya,” beber Andrea.
Ide ini rupanya sudah dikemukakan pemilik nama lengkap Andrea Zaharani saat melakukan rekaman “Uneasy” pada Februari lalu. Kamga menyambut positif setelah mendengar konsep ini.
“Jadi, saat pengerjaan “Uneasy” di studio saat itu, aku ngobrol dengan Mas Edu (tim A&R Sony Music) mengenai konsep untuk single keduaku. Ide ini didengar Kamga yang langsung suka dan segera mengajukan diri untuk membuatkan lagu. Dia bahkan langsung bikin draft pertama. Sejujurnya, aku merasa sangat terbantu karena awalnya aku belum ada gambaran apa-apa akan seperti apa lagunya. Tapi, setelah mendengar draft pertama, aku langsung punya bayangan,” tutur Andrea.
Diberi kesempatan menjadi co-writer untuk “Infinity & Beyond” bersama Kamga merupakan salah satu pengalaman yang menarik bagi Andrea. Ia bersyukur, mereka punya visi yang sama mengenai lagu tersebut sehingga ide-ide yang diusulkan ditanggapi Kamga dengan baik.
“Mungkin, tantangannya ada pada saat menulis dan menyesuaikan lirik agar lebih menarik atau catchy, mengubah bagian yang terlalu banyak kata-kata agar lebih mudah didengarkan, serta menyesuaikan lagunya agar lebih feminin. Selain itu, semua proses penulisan hingga rekaman berjalan lancar. Aku juga dapat banyak ilmu dari Kamga untuk membuat alternatif bridge, chorus, dan verse saat menulis lagu. Karena apa yang kita rasa kurang cocok di satu bagian, ternyata bisa digunakan di bagian lain.” cerita gadis kelahiran Bekasi pada 3 Juli 2003 itu.
Lihat Juga :