alexa snippet

Sushi yang Lezat Belum Tentu Menyehatkan

Sushi yang Lezat Belum Tentu Menyehatkan
Berbagai tambahan yang dilampirkan pada sushi sehingga menciptakan kreasi baru pada makanan ini justru membuat sushi tak lagi menyehatkan. (Pinterest)
A+ A-
JAKARTA - Rasanya yang lezat membuat sushi digemari banyak orang. Makanan khas Jepang ini pun akan terasa nikmat dengan tambahan wasabi. Sushi juga diklaim sehat lantaran terbuat dari ikan segar dan berbagai sayuran yang dibalut dengan nasi.

Namun seiring kepopuleran sushi, membuat makanan ini dikreasikan dengan tambahan mayones, daging teriyaki, chicken katsu hingga diolah menjadi sushi goreng. Meski terasa lezat namun para ahli justru menilai hal ini tidak menyehatkan.

"Yang banyak beredar di Jakarta adalah jenis sushi fushion yang sudah disesuaikan dengan lidah Indonesia," papar ahli gizi MRCCC Siloam Semanggi, Ika Setyani.

Pada dasarnya, sushi terdiri dari karbohidrat yang didapat dari nasi. Ada juga kandungan protein dan lemak dari ikan, telur dan seafood. Sementara dalam sushi roll mengandung serat dari alpukat dan nori. Namun sushi yang telah di kreasikan mengadung tinggi kalori yang tidak baik untuk kesehatan.

"Sushi sudah memiliki kalori tinggi, dengan memilih sushi goreng, sushi dengan isian gorengan sampai mayones, akan menambah banyak kalori dalam seporsi sushi. Kelebihan kalori ini berbahaya untuk diet. Tak cuma makan satu buah sushi saja, coba kalikan dengan berapa potong Anda makan sushinya," kata dia.
(alv)
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top