alexametrics

Sinetron Dunia Terbalik RCTI Raih Anugerah Syiar Ramadhan 2017

loading...
Sinetron Dunia Terbalik RCTI Raih Anugerah Syiar Ramadhan 2017
Sinetron Dunia Terbalik RCTI Raih Anugerah Syiar Ramadhan 2017. (Koran SINDO).
A+ A-
JAKARTA - Rajawali Citra Televisi Indonesia (RCTI) berhasil membawa pulang satu penghargaan pada Anugerah Syiar Ramadhan 2017 yang digelar Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) bekerjasama dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI). Salah satu kategori yang berhasil direbut adalah program sinetron Ramadan terbaik yang diwakili Dunia Terbalik menyisihkan program sinetron religi lainnya seperti Amanah Wali (RCTI), Kita Ingin Jadi Orang Benar (SCTV), Para Pencari Tuhan (SCTV) serta Tuhan Beri Kami Cinta (SCTV).

Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Yuliandre Darwis mengatakan penghargaan seperti ini rutin diberikan kepada tayangan televisi Ramadan yang dianggap terbaik dan memenuhi unsur tayangan berkualitas. Menurut dia tayangan Ramadan harus mampu menjadi sarana peningkatan spiritual masyarakat ditengah tontonan Ramadan yang selama ini lebih mengedepankan unsur hiburan semata.

"Kita pahami bahwa konten tayangan yang memuat nilai kebangsaan sangat minim, padahal konten Ramadan dapat menempatkan nilai kesolehan, keteladanan dan bukan hoax," kata Yuliandre.



Yuliandre menambahkan bahwa para pemenang dan tayangan yang masuk kategori merupakan realisasi dari tolok ukur masyarakat akan tayangan yang baik dan memuat spirit Ramadan. "Tentu ini jadi tolok ukur bagaimana masyarakat mengapresiasi tayangan yang baik," pungkasnya.

Selain kategori sinetron terbaik ada enam kategori lain yang diberikan dalam Anugerah Syiar Ramadan 2017, antara lain kategori program ceramah, kategori talkshow, kategori reality show, kategori feature atau dokumenter, kategori talent search, kategori variety show hingga juara umum televisi terbaik Anugerah Syiar Ramadhan 2017.
(nfl)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak