Belajar Digital Marketing dari Fardi Yandi, Founder Social Kreatif

Selasa, 04 Agustus 2020 - 20:05 WIB
loading...
A A A
“Saya gak pernah kebayang Social Kreatif bisa sebesar sekarang. Gak pernah kebayang akan membangun suatu agency,” ujarnya.

Setelah lulus kuliah, Fardi ke Yogya untuk membangun Social Kreatif. Dengan bermodal tabungan di bawah Rp5 juta, ia berkeliling dari kafe ke kafe, sharing foto kopi dan iPhone selama enam bulan.

Perlahan-lahan, follower media sosialnya naik. Dari 500 ke 1.000, hingga 2.000.

“Setelah uang mulai menipis, saya berpikir, dong, bagaimana untuk dapat uang ya? Oh, saya udah punya 2.000 follower, nih, ada gak yang ingin dibantu kontennya? Nah saat itu saya udah mulai berpikir, oh, ada yang butuh, ya. Maka dari itu, saya mulailah membangun Social Kreatif.

TEKNIK AGAR KONTEN DILIRIK

Belajar Digital Marketing dari Fardi Yandi, Founder Social Kreatif

Foto: Unsplash

Gimana caranya konten tersebut bisa diliat oleh orang lain? Pertama, kontennya harus terhubung dengan orang lain alias relateable.

“'Oh, ini saya banget'. Kedua, simplicity. Kita harus sederhana menyampaikan sesuatu. Ketiga, selling start human to human," tegasnya.

Menurut Fardi, keterampilan apa pun yang kita pelajari memang harus dites dulu. Setelah belajar, diaplikasikan. Karena kalau audiensnya berbeda, maka pendekatan dan strateginya juga mesti berbeda. (Baca Juga: MilenialFest Tebar 2.000 Beasiswa untuk Anak Muda, Bakal Berlangsung Agustus 2020 )

SOFT SELLING

Belajar Digital Marketing dari Fardi Yandi, Founder Social Kreatif

Foto: Unsplash

Bermain cantik, mengedukasi sambil mencuri hati. Inilah sepenggal pernyataan yang menggambarkan soft selling.

Kalau mau menjual sesuatu, tentukan hal yang mau dibahas, dan lebih baik dicatat. Fardi menuturkan bahwa ia mulai menganalisis dulu, lalu dilanjutkan dengan tukar pikiran atau diskusi.

“Misalnya, copywriting. Orang lain, tuh, kebanyakan masalahnya apa, sih? Oh, ternyata banyak orang, tuh, gak bisa nulis. Oh, ternyata banyak orang, tuh, memulai untuk mengelola kata gak mudah. Nah, keresahan itu yang saya jadikan sebuah konten di awal, baru disisipkan konten-konten jualan di akhir. Ini soft selling-nya saya lebih ke bercerita tentang apa yang orang lain lagi alami dan ada solusi yang bisa saya tawarkan kepada mereka,” jelasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siap Naik Kelas! Simak...
Siap Naik Kelas! Simak Formula Marketing Digital Terbaru Khusus UMKM dan Korporasi
Gandeng CEO Kreta Digital,...
Gandeng CEO Kreta Digital, Dispora Kota Batam Gelar Pelatihan Digital Marketing
Kisah Mas Rushh Bangun...
Kisah Mas Rushh Bangun Personal Branding lewat Konten Keluarga
Rekomendasi
JTrust Bank Gandeng...
JTrust Bank Gandeng Pegolf Kristina Yoko Dukung Pembinaan Atlet Nasional
Kondisi Jalur Distribusi...
Kondisi Jalur Distribusi Membaik, Penyaluran BBM di Sumatera Barat Kembali Stabil
Sidang Gugatan Praperadilan...
Sidang Gugatan Praperadilan Roy Suryo Jilid III di PN Jaksel Digelar Rabu 22 Juli
Berita Terkini
Presiden Emmanuel Macron...
Presiden Emmanuel Macron dan Istri Nonton Konser BTS di Paris, Penggemar Heboh
BPOM Temukan 14 Kosmetik...
BPOM Temukan 14 Kosmetik Berbahaya, Ini Daftarnya!
VISION+ Perkenalkan...
VISION+ Perkenalkan First Look My Chef in Crime, Sintya Marisca Siap Beraksi
Ria Ricis Ajak Moana...
Ria Ricis Ajak Moana Berenang di Laut, Warganet Khawatir
Sinopsis Terlanjur Mencintaimu...
Sinopsis 'Terlanjur Mencintaimu' Eps 17 Minggu, 19 Juli 2026: Kedekatan Elio dan Arumi Semakin Tumbuh
Sinopsis Tobat Jatuh...
Sinopsis 'Tobat Jatuh Cinta' Eps 28: Firman Diam-Diam Berusaha Mendekati Mila
Infografis
5 Fakta Jeffrey Epstein:...
5 Fakta Jeffrey Epstein: dari Guru Tanpa Ijazah hingga Dugaan Agen Mossad
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved