Begini Penjelasan Ending Film Killers of the Flower Moon
Senin, 23 Oktober 2023 - 18:16 WIB
loading...
A
A
A
Ernest langsung bersaksi melawan pamannya itu sementara menyatakan dirinya bersalah atas keterlibatannya dalam kejahatan tersebut. Molly langsung menceraikan Ernest. Ini membuatnya kehilangan satu-satunya hal yang bisa dia pertahankan dari mengimplikasikan Hale, yaitu cinta sang istri.
Meski itu terlihat seperti pertobatan Ernest, tapi itu adalah keruntuhannya. Ernest mau bersaksi melawan Hale demi menyelamatkan dirinya dan melindungi keluarganya, tapi dia tidak bisa melindungi reputasi pribadinya. Dia tidak mau mengungkapkan kepada istrinya racun apa yang dia berikan kepada wanita itu selama bertahun-tahun.
![Begini Penjelasan Ending Film Killers of the Flower Moon]()
Foto: Conde Nash Traveler
Mollie menderita diabetes akut sehingga butuh insulin. Hale dan dokter menyuruh Ernest mencampurnkan insulin itu dengan obat yang tidak diketahui. Akibatnya, Mollie terus-terusan sakit dan dia pun diracuni pelan-pelan. Di adegan akhir film itu, Mollie bertanya apa yang dia suntikkan kepadanya. Ernest menjawab, “Hanya insulin.” Mollie langsung pergi, menceraikan Ernest, dan hidup bersama anak-anaknya.
Ernest mungkin menyelamatkan dirinya dari penjara untuk waktu yang lama. Tapi, pada akhirnya, dia menghabiskan sisa hidupnya sendirian tanpa melihat istri dan anak-anaknya. Meski film itu memberikan peluang bagi Ernest untuk bertobat, tapi, dia tidak pernah melakukannya.
Adegan penutup film itu berfungsi sebagai semacam post-script aneh, yang menggambarkan klimaks dari saga kriminal itu dengan penampilan dari seorang penyiar radio true crime. Mereka mengungkapkan kalau Mollie menikah lagi, tapi dia meninggal karena diabetes ketika berusia 50 tahun. Ernest bebas dari penjara dan hidup di sebuah trailer park dengan kakaknya. Sementara, Hale diampuni sebelum meninggal di usia 87 tahun. Scorsese mengatakan, tidak ada orang baik di cerita itu dan mereka mendapatkan apa yang layak mereka dapatkan.
![Begini Penjelasan Ending Film Killers of the Flower Moon]()
Foto: Tom & Country Magazine
Martin Scorsese jadi cameo sebagai penyiar yang membacakan kisah akhir hidup Mollie. Wanita itu diketahui dimakamkan di sebelah anggota keluarganya. Obituary akhirnya tidak menyebut Ernest atau pun pembunuhan Osage. Ini menunjukkan kalau sampai akhir, dia menolak membiarkan tragedi itu mendefinisikan hidupnya. Adegan terakhir film itu menggambarkan perkumpulan Osage modern dengan para penari mengelilingi sebuah lapangan.
Pada intinya, Killers of the Flower Moon berusaha menggambarkan satu babak dalam sejarah Amerika yang terlupakan. Faktanya, hanya sedikit orang tahu kalau pembunuhan warga Osage itu pernah terjadi. Di sepanjang 3,5 jam durasi film itu, Scorsese menyebutkan kemunculan Ku Klux Klan dan Pembantaian Massal Tulsa 1921 secara singkat. Ini menunjukkan kalau peristiwa di Fairfax hanyalah variasi dari salah satu penyakit terburuk dalam sejarah Amerika, yaitu ancaman supremasi kulit putih.
Meski itu terlihat seperti pertobatan Ernest, tapi itu adalah keruntuhannya. Ernest mau bersaksi melawan Hale demi menyelamatkan dirinya dan melindungi keluarganya, tapi dia tidak bisa melindungi reputasi pribadinya. Dia tidak mau mengungkapkan kepada istrinya racun apa yang dia berikan kepada wanita itu selama bertahun-tahun.

Foto: Conde Nash Traveler
Mollie menderita diabetes akut sehingga butuh insulin. Hale dan dokter menyuruh Ernest mencampurnkan insulin itu dengan obat yang tidak diketahui. Akibatnya, Mollie terus-terusan sakit dan dia pun diracuni pelan-pelan. Di adegan akhir film itu, Mollie bertanya apa yang dia suntikkan kepadanya. Ernest menjawab, “Hanya insulin.” Mollie langsung pergi, menceraikan Ernest, dan hidup bersama anak-anaknya.
Ernest mungkin menyelamatkan dirinya dari penjara untuk waktu yang lama. Tapi, pada akhirnya, dia menghabiskan sisa hidupnya sendirian tanpa melihat istri dan anak-anaknya. Meski film itu memberikan peluang bagi Ernest untuk bertobat, tapi, dia tidak pernah melakukannya.
Adegan penutup film itu berfungsi sebagai semacam post-script aneh, yang menggambarkan klimaks dari saga kriminal itu dengan penampilan dari seorang penyiar radio true crime. Mereka mengungkapkan kalau Mollie menikah lagi, tapi dia meninggal karena diabetes ketika berusia 50 tahun. Ernest bebas dari penjara dan hidup di sebuah trailer park dengan kakaknya. Sementara, Hale diampuni sebelum meninggal di usia 87 tahun. Scorsese mengatakan, tidak ada orang baik di cerita itu dan mereka mendapatkan apa yang layak mereka dapatkan.

Foto: Tom & Country Magazine
Martin Scorsese jadi cameo sebagai penyiar yang membacakan kisah akhir hidup Mollie. Wanita itu diketahui dimakamkan di sebelah anggota keluarganya. Obituary akhirnya tidak menyebut Ernest atau pun pembunuhan Osage. Ini menunjukkan kalau sampai akhir, dia menolak membiarkan tragedi itu mendefinisikan hidupnya. Adegan terakhir film itu menggambarkan perkumpulan Osage modern dengan para penari mengelilingi sebuah lapangan.
Pada intinya, Killers of the Flower Moon berusaha menggambarkan satu babak dalam sejarah Amerika yang terlupakan. Faktanya, hanya sedikit orang tahu kalau pembunuhan warga Osage itu pernah terjadi. Di sepanjang 3,5 jam durasi film itu, Scorsese menyebutkan kemunculan Ku Klux Klan dan Pembantaian Massal Tulsa 1921 secara singkat. Ini menunjukkan kalau peristiwa di Fairfax hanyalah variasi dari salah satu penyakit terburuk dalam sejarah Amerika, yaitu ancaman supremasi kulit putih.
Lihat Juga :