Mengulik Misteri Tiga Lagu Teenage Love Triangle dari Album Folklore Taylor Swift
Rabu, 05 Agustus 2020 - 13:50 WIB
loading...
A
A
A
Perlu juga dikasih tahu, bahwa karena ada kemiripan adegan antara video musik "Cardigan" dan "Falling" milik mantan Taylor, Harry Styles, banyak juga yang menganggap bahwa lagu ini bercerita tentang Harry. (Baca Juga: Ini Pesan Penting Billie Eilish dalam Lagu Terbarunya My Future )
2. AUGUST
Lagu ini diceritakan dari sudut pandang selingkuhan James. Cerita "August" sedikit mirip dengan lagu “Another Suitcase in Another Hall” dari pertunjukan musikal "Evita" yang menceritakan tentang “cewek lain”.
Dia bernyanyi tentang akhir dari kisah perselingkuhan. Dalam cinta segitiga ini, sang cewek selingkuhan menyadari bahwa posisinya di antara Betty dan James sebenarnya gak penting, karena dia bahkan gak dikasih nama dalam kisah "Teenage Love Triangle" ini.
Walau begitu, penggemar Taylor menyebutnya "Una". Dia nyaris gak disebut dalam dua lagu lainnya, tapi "August" jadi kesempatannya untuk berbicara.
Dia lalu menceritakan tentang musim panas pada suatu waktu. Dia bilang bahwa waktu itu dia masih muda dan gak berpengalaman, dan menyebut bahwa hubungan dengan James bukanlah sebuah cinta, tapi sebuah 'kegilaan'.
Dia menyanyi dengan lesu, dengan lirik “your back beneath the sun, wishing I could write my name on it”. Dia juga ingat bahwa dia yang lebih muda kebanyakan gak tegas, tertuang pada lirik “canceled my plans just in case you’d call”.
Dia juga mengungkapkan bahwa meskipun dia ingin James jadi pacarnya, tapi jauh di lubuk hatinya, hubungan sesaat pada musim panas itu udah cukup. Ini dituangkan lewat lirik ”to live for the hope of it all”.
Romansa ini berakhir pada musim panas, yang disebutkan dalam lirik “August slipped away into moment in time,” dan Una menutup dengan kata-kata yang pahit, “You’re weren’t mine to lose”.
3. BETTY
Akhirnya, giliran James bicara. Yang menarik, kalau narator “Cardigan” dan “August” menceritakan kisah mereka dengan "melihat ke masa lalu", lirik "Betty" dibuat dengan skema "present tense", tapi diceritakan dari sudut pandang James yang masih berusia 18 tahun. Musiknya juga dibuat agak bergayacountry, mirip musik Taylor pada awal kariernya.
2. AUGUST
Lagu ini diceritakan dari sudut pandang selingkuhan James. Cerita "August" sedikit mirip dengan lagu “Another Suitcase in Another Hall” dari pertunjukan musikal "Evita" yang menceritakan tentang “cewek lain”.
Dia bernyanyi tentang akhir dari kisah perselingkuhan. Dalam cinta segitiga ini, sang cewek selingkuhan menyadari bahwa posisinya di antara Betty dan James sebenarnya gak penting, karena dia bahkan gak dikasih nama dalam kisah "Teenage Love Triangle" ini.
Walau begitu, penggemar Taylor menyebutnya "Una". Dia nyaris gak disebut dalam dua lagu lainnya, tapi "August" jadi kesempatannya untuk berbicara.
Dia lalu menceritakan tentang musim panas pada suatu waktu. Dia bilang bahwa waktu itu dia masih muda dan gak berpengalaman, dan menyebut bahwa hubungan dengan James bukanlah sebuah cinta, tapi sebuah 'kegilaan'.
Dia menyanyi dengan lesu, dengan lirik “your back beneath the sun, wishing I could write my name on it”. Dia juga ingat bahwa dia yang lebih muda kebanyakan gak tegas, tertuang pada lirik “canceled my plans just in case you’d call”.
Dia juga mengungkapkan bahwa meskipun dia ingin James jadi pacarnya, tapi jauh di lubuk hatinya, hubungan sesaat pada musim panas itu udah cukup. Ini dituangkan lewat lirik ”to live for the hope of it all”.
Romansa ini berakhir pada musim panas, yang disebutkan dalam lirik “August slipped away into moment in time,” dan Una menutup dengan kata-kata yang pahit, “You’re weren’t mine to lose”.
3. BETTY
Akhirnya, giliran James bicara. Yang menarik, kalau narator “Cardigan” dan “August” menceritakan kisah mereka dengan "melihat ke masa lalu", lirik "Betty" dibuat dengan skema "present tense", tapi diceritakan dari sudut pandang James yang masih berusia 18 tahun. Musiknya juga dibuat agak bergayacountry, mirip musik Taylor pada awal kariernya.
Lihat Juga :