Rumah Sakit Seluruh Gaza Nyaris Kehabisan Bahan Bakar, Layanan Medis di Ambang Kolaps
Selasa, 07 November 2023 - 12:15 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, kondisi ini juga menyebabkan terhentinya penyedia layanan lain. Termasuk, air untuk ribuan orang yang tinggal di tempat tersebut. Radio Al-Aqsa Palestina juga mengonfirmasi laporan tentang sistem panel surya rumah sakit yang diserang oleh Israel.
Seperti diketahui, Israel terus melakukan penembakan besar-besaran di dekat beberapa rumah sakit di Jalur Gaza saat konflik memasuki minggu keempat.
Pada hari Minggu waktu setempat, kekurangan bahan bakar dan banyaknya warga Palestina yang terluka tiba di Rumah Sakit Al-Shifa, mengakibatkan bangsal bersalin dipindahkan ke Rumah Sakit swasta Internasional al-Helou. Daerah dekat Al-Shifa juga mengalami serangan hebat pada hari Minggu.
Sebelumnya, serangan Israel melanda dekat Rumah Sakit Al-Quds di Kota Gaza dan melukai sedikitnya 14 orang dan merusak bangunan.
Baca Juga: Wanita di Gaza Terpaksa Minum Pil Penunda Menstruasi Akibat Krisis Air dan Pembalut
Rumah sakit dan ambulans telah menjadi sasaran beberapa kali sejak serangan Israel dimulai pada 7 Oktober 2023, yang menewaskan pasien. Hal ini membuat warga sipil, termasuk petugas kesehatan harus mengungsi dan berlindung.
Seperti diketahui, Israel terus melakukan penembakan besar-besaran di dekat beberapa rumah sakit di Jalur Gaza saat konflik memasuki minggu keempat.
Pada hari Minggu waktu setempat, kekurangan bahan bakar dan banyaknya warga Palestina yang terluka tiba di Rumah Sakit Al-Shifa, mengakibatkan bangsal bersalin dipindahkan ke Rumah Sakit swasta Internasional al-Helou. Daerah dekat Al-Shifa juga mengalami serangan hebat pada hari Minggu.
Sebelumnya, serangan Israel melanda dekat Rumah Sakit Al-Quds di Kota Gaza dan melukai sedikitnya 14 orang dan merusak bangunan.
Baca Juga: Wanita di Gaza Terpaksa Minum Pil Penunda Menstruasi Akibat Krisis Air dan Pembalut
Rumah sakit dan ambulans telah menjadi sasaran beberapa kali sejak serangan Israel dimulai pada 7 Oktober 2023, yang menewaskan pasien. Hal ini membuat warga sipil, termasuk petugas kesehatan harus mengungsi dan berlindung.
Lihat Juga :