Review The Hunger Games: The Ballad of Songbirds & Snakes: Awal Mula Presiden Snow Jadi Jahat
Rabu, 15 November 2023 - 14:07 WIB
loading...
A
A
A
Snow yang kaku digambarkan dengan pas oleh prinsip dan juga ambisinya anehnya. Blyth memberikan penampilan yang mengerikan, meski memberikan ruang bagi penonton untuk sedikit bersimpati padanya. Tapi, pikirannya yang twisted membuat karakter ini jadi menarik.
Sementara, pemain lainnya, Rachel Zegler, yang memerankan Lucy Gray Braid, juga berusaha menampilkan dirinya dengan baik. Di film ini, dia banyak bernyanyi. Bahkan, terkesan, film ini memanfaatkan nyanyian itu untuk memperpanjang durasinya. Lagunya tidak banyak, hanya diulang-ulang terus.
![Review The Hunger Games: The Ballad of Songbirds & Snakes: Awal Mula Presiden Snow Jadi Jahat]()
Foto: Empire
Meski tampil sebagai cewek yang terlihat lemah, tapi sebenarnya kuat, Rachel tidak bisa memberikan pendalaman karakter lebih pada Lucy Gray. Dia menampilkan dirinya sebagai sebuah buku terbuka, tapi, pada akhirnya, dia seolah menyimpan misteri. Sesuatu yang tidak terlihat dari awal dan tidak memberikan kejutan pada perkembangan karakternya.
Penampilan Viola Davis sebagai Dr. Volumnia Gale, seperti biasa, mencuri perhatian. Dia menacing dan menarik. Peter Dinklage yang berperan sebagai Dekan Casca Highbottom memberikan sinyal seorang antagonis yang menyimpan rahasia. Ini akan membuat orang penasaran mengapa dia bersikap buruk pada Snow.
Alur cerita The Hunger Games: The Ballad of Songbirds & Snakes memang mengalir. Tapi, ada beberapa bagian yang terlalu ditonjolkan dan terasa tidak penting. Salah satunya adalah bagian Lucy Gray menyanyi. Porsinya terasa kebanyakan dan tidak terlalu penting bagi alur.
![Review The Hunger Games: The Ballad of Songbirds & Snakes: Awal Mula Presiden Snow Jadi Jahat]()
Foto: Cosmopolitan
Sementara, karakter seperti Sejanus Plith yang menarik malah tidak tereksplorasi dengan baik. Film ini terlalu berfokus pada Snow sehingga karakter lain tidak tergambarkan dengan baik. Padahal, beberapa di antaranya punya latar belakang yang mungkin bisa mendukung perkembangan karakter Snow ini.
Sementara, pemain lainnya, Rachel Zegler, yang memerankan Lucy Gray Braid, juga berusaha menampilkan dirinya dengan baik. Di film ini, dia banyak bernyanyi. Bahkan, terkesan, film ini memanfaatkan nyanyian itu untuk memperpanjang durasinya. Lagunya tidak banyak, hanya diulang-ulang terus.

Foto: Empire
Meski tampil sebagai cewek yang terlihat lemah, tapi sebenarnya kuat, Rachel tidak bisa memberikan pendalaman karakter lebih pada Lucy Gray. Dia menampilkan dirinya sebagai sebuah buku terbuka, tapi, pada akhirnya, dia seolah menyimpan misteri. Sesuatu yang tidak terlihat dari awal dan tidak memberikan kejutan pada perkembangan karakternya.
Penampilan Viola Davis sebagai Dr. Volumnia Gale, seperti biasa, mencuri perhatian. Dia menacing dan menarik. Peter Dinklage yang berperan sebagai Dekan Casca Highbottom memberikan sinyal seorang antagonis yang menyimpan rahasia. Ini akan membuat orang penasaran mengapa dia bersikap buruk pada Snow.
Alur cerita The Hunger Games: The Ballad of Songbirds & Snakes memang mengalir. Tapi, ada beberapa bagian yang terlalu ditonjolkan dan terasa tidak penting. Salah satunya adalah bagian Lucy Gray menyanyi. Porsinya terasa kebanyakan dan tidak terlalu penting bagi alur.

Foto: Cosmopolitan
Sementara, karakter seperti Sejanus Plith yang menarik malah tidak tereksplorasi dengan baik. Film ini terlalu berfokus pada Snow sehingga karakter lain tidak tergambarkan dengan baik. Padahal, beberapa di antaranya punya latar belakang yang mungkin bisa mendukung perkembangan karakter Snow ini.
Lihat Juga :