Bikin Miris, Kursi Penonton Disabilitas Ini Direbut Orang di Konser Coldplay
Kamis, 16 November 2023 - 14:40 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Tirtas hal tersebut tidak adil. Dirinya dan beberapa orang yang telah memegang tiket wheelchair tentu merasa dirugikan. Pasalnya, mereka benar-benar membutuhkan area tersebut karena kondisi kesehatannya yang tidak memungkinkan untuk menonton konser seperti masyarakat Indonesia pada umumnya.
Tidak hanya itu, untuk mendapat tiket tersebut, para penyandang disabilitas ini pun harus mengurus surat ke rumah sakit. Namun, perjuangannya tersebut sia-sia dan terkalahkan dengan pemegang tiket umum dan datang pakai kursi roda.
"Jadi mereka pake kursi roda, dan minta ditempatkan ama panitia di bagian kursi roda. Sementara pemegang tiket wheelchair, yang dari awal ngurusin surat dari RS, dll harus rela pindah ke bagian yang ada tangga2nya. Itu solusi dari panitia. Di sini gue udah mau ngamuk," jelas Tirta.
"Solusi dari gue, dateng aja ke seat masing-masing. Confront siapa yang duduk disitu, kalau tiketnya gak sesuai, ya suruh pindah. Pun beneran kecelakaan mendekati hari H, ya tough luck bung. Silakan ke seat anda. Jangan ngambil hak orang," tulis Tirta.
Setelah diskusi panjang dengan staf yang ada di acara tersebut, akhirnya Tirta bisa masuk ke dalam Stadion Utama GBK.
"Tapi panitia minta, perwakilan aja yang liat tempat duluan. Kalau udah aman, baru pengguna kursi rodanya ikut masuk. Akhirnya itu opsi yang diambil. Dan somehow, area itu bisa dikosongin. Kita dijemput dan bisa masuk. Meskipun gak duduk di seat masing-masing," tulis Tirta.
Tidak hanya Tirta, para penonton disabilitas yang bersama dengannya pun bisa ikut masuk ke dalam venue. Ternyata sampai di dalam stadion memang sudah ada beberapa orang yang telah mengisi area wheelchair.
Tidak hanya itu, untuk mendapat tiket tersebut, para penyandang disabilitas ini pun harus mengurus surat ke rumah sakit. Namun, perjuangannya tersebut sia-sia dan terkalahkan dengan pemegang tiket umum dan datang pakai kursi roda.
"Jadi mereka pake kursi roda, dan minta ditempatkan ama panitia di bagian kursi roda. Sementara pemegang tiket wheelchair, yang dari awal ngurusin surat dari RS, dll harus rela pindah ke bagian yang ada tangga2nya. Itu solusi dari panitia. Di sini gue udah mau ngamuk," jelas Tirta.
"Solusi dari gue, dateng aja ke seat masing-masing. Confront siapa yang duduk disitu, kalau tiketnya gak sesuai, ya suruh pindah. Pun beneran kecelakaan mendekati hari H, ya tough luck bung. Silakan ke seat anda. Jangan ngambil hak orang," tulis Tirta.
Setelah diskusi panjang dengan staf yang ada di acara tersebut, akhirnya Tirta bisa masuk ke dalam Stadion Utama GBK.
"Tapi panitia minta, perwakilan aja yang liat tempat duluan. Kalau udah aman, baru pengguna kursi rodanya ikut masuk. Akhirnya itu opsi yang diambil. Dan somehow, area itu bisa dikosongin. Kita dijemput dan bisa masuk. Meskipun gak duduk di seat masing-masing," tulis Tirta.
Tidak hanya Tirta, para penonton disabilitas yang bersama dengannya pun bisa ikut masuk ke dalam venue. Ternyata sampai di dalam stadion memang sudah ada beberapa orang yang telah mengisi area wheelchair.
Lihat Juga :