Kenapa Pasien Transplantasi Ginjal Harus Minum Obat Seumur Hidup? Ini Alasannya
Jum'at, 24 November 2023 - 06:00 WIB
loading...
A
A
A
Pilihan TPG yang tersedia dan dapat dilakukan misalnya dialisis, biasa disebut cuci darah atau dengan melakukan transplantasi (cangkok ginjal). TPG yang paling ideal adalah transplantasi ginjal , karena ginjal sehat yang baru dapat menggantikan semua fungsi ginjal yang sudah gagal.
Dalam hal transplantasi ginjal, maka baik yang menerima maupun yang memberikan ginjalnya (donor) masing-masing hidup dengan satu ginjal yang berfungsi dengan baik, karena itulah setiap orang yang akan mendonasikan ginjalnya harus diperiksa secara sangat teliti dan cermat, dalam kondisi sehat dan kedua ginjal berfungsi baik.
Operasi transplantasi ginjal adalah operasi elektif, tidak terburu-buru dan tidak ada target batasan waktu. Dengan demikian harus direncanakan sebaik-baiknya dengan resiko seminimal mungkin, baik pada penerima maupun pada pendonor.
Pada transplantasi ginjal yang berhasil, pendonor maupun penerima, hidup dengan satu ginjal yang sehat. Orang yang menjalani transplantasi ginjal juga harus minum obat seumur hidup. Hal itu disampaikan oleh Dokter Spesialis Penyakit Dalam, dr Dana Pramudya, SpPD.
“Alasan utamanya adalah untuk mencegah penolakan organ. Sistem kekebalan tubuh kita dirancang untuk menyerang benda asing, termasuk organ transplantasi. Obat-obatan imunosupresan membantu mengelabui sistem kekebalan agar tidak menyerang ginjal baru,” tulis dr Dana seperti dikutip dari akun Twitter atau X @danapramudya, Kamis (23/11/2023).
Dalam hal transplantasi ginjal, maka baik yang menerima maupun yang memberikan ginjalnya (donor) masing-masing hidup dengan satu ginjal yang berfungsi dengan baik, karena itulah setiap orang yang akan mendonasikan ginjalnya harus diperiksa secara sangat teliti dan cermat, dalam kondisi sehat dan kedua ginjal berfungsi baik.
Operasi transplantasi ginjal adalah operasi elektif, tidak terburu-buru dan tidak ada target batasan waktu. Dengan demikian harus direncanakan sebaik-baiknya dengan resiko seminimal mungkin, baik pada penerima maupun pada pendonor.
Pada transplantasi ginjal yang berhasil, pendonor maupun penerima, hidup dengan satu ginjal yang sehat. Orang yang menjalani transplantasi ginjal juga harus minum obat seumur hidup. Hal itu disampaikan oleh Dokter Spesialis Penyakit Dalam, dr Dana Pramudya, SpPD.
“Alasan utamanya adalah untuk mencegah penolakan organ. Sistem kekebalan tubuh kita dirancang untuk menyerang benda asing, termasuk organ transplantasi. Obat-obatan imunosupresan membantu mengelabui sistem kekebalan agar tidak menyerang ginjal baru,” tulis dr Dana seperti dikutip dari akun Twitter atau X @danapramudya, Kamis (23/11/2023).
Lihat Juga :