Kibarkan Bendera Palestina saat Konser di Paris, Mikrofon Melanie Martinez Mati Mendadak
Selasa, 28 November 2023 - 04:47 WIB
loading...
Melanie Martinez mengibarkan bendera Palestina saat konser di Paris. Namun, mikrofonnya mati saat bendera tersebut dikibarkan. Foto/ getty.
A
A
A
JAKARTA - Penyanyi Melanie Martinez menunjukkan dukungannya terhadap Palestina dengan mengibarkan bendera Palestina di panggung selama konser di Paris. Namun, mikrofonnya kemudian mati saat bendera tersebut dikibarkan, meski tidak ada bukti bahwa insiden tersebut saling terhubung.
Penyanyi dan penulis lagu Amerika ini menjadi terkenal pada 2012 setelah tampil di ajang pencarian bakat The Voice musim 3.
Baca Juga: Gigi Hadid: Israel Satu-satunya Negara yang Jadikan Anak-anak Tawanan Perang
Saat ini, Melanie Martinez sedang menjalani Tur PORTALS, yang merupakan tur internasional ketiganya. Dimulai pada 30 Mei 2023 dan dijadwalkan berakhir pada 6 Februari 2024.
Penampilan terbarunya berlangsung di Paris di venue Zénith Paris—La Villette pada 26 November 2023.
Saat membawakan lagunya "MILK OF THE SIREN," penari cadangan Martinez memegang bendera Palestina di belakangnya.
Hal ini terjadi ketika ketegangan meningkat di seluruh dunia setelah serangan mendadak terhadap Israel selatan oleh pejuang Hamas pada 7 Oktober lali, yang dikatakan sebagai balasan atas memburuknya kondisi warga Palestina di bawah pendudukan Israel.
Penyanyi dan penulis lagu Amerika ini menjadi terkenal pada 2012 setelah tampil di ajang pencarian bakat The Voice musim 3.
Baca Juga: Gigi Hadid: Israel Satu-satunya Negara yang Jadikan Anak-anak Tawanan Perang
Saat ini, Melanie Martinez sedang menjalani Tur PORTALS, yang merupakan tur internasional ketiganya. Dimulai pada 30 Mei 2023 dan dijadwalkan berakhir pada 6 Februari 2024.
Penampilan terbarunya berlangsung di Paris di venue Zénith Paris—La Villette pada 26 November 2023.
Saat membawakan lagunya "MILK OF THE SIREN," penari cadangan Martinez memegang bendera Palestina di belakangnya.
Hal ini terjadi ketika ketegangan meningkat di seluruh dunia setelah serangan mendadak terhadap Israel selatan oleh pejuang Hamas pada 7 Oktober lali, yang dikatakan sebagai balasan atas memburuknya kondisi warga Palestina di bawah pendudukan Israel.
Lihat Juga :