alexametrics

5 Alasan Sering Kesemutan

loading...
5 Alasan Sering Kesemutan
Sering kesemutan dinilai menjadi gejala penyakit jantung. Tidak itu saja, bisa juga Anda mengalami penyakit lainnya. Foto/Ilustrasi/Istimewa.
A+ A-
JAKARTA - Kesemutan bisa dialami siapa saja. Namun, Anda harus waspada lantaran kesemutan yang kerap terjadi pada ujung jari dipercaya sebagai tanda penyakit jantung. Namun, pendiri National Fibromyalgia Association, Karen Lee Richards membantah hal tersebut.

Dijelaskannya, kesemutan bukan salah satu tanda dari gangguan jantung atau penyakit jantung, tetapi bisa juga mengalami penyakit lain. Kesemutan kemungkinan dipicu oleh saraf kejepit dan beberapa penyakit lain. Berikut ulasannya seperti dilansir Prevention.

1. Saraf kejepit di leher dan punggung

Kondisi ini biasanya ditandai dengan sensasi kesemutan yang mengalir dari leher. Ini menandakan Anda mengalami saraf kejepit yang disebabkan cedera, postur tubuh yang buruk atau radang sendi. Terapi fisik bisa membantu mengatasi kondisi ini.

2. Kekurangan vitamin

Kesemutan yang terjadi di kedua tangan, menandakan Anda kekurangan vitamin B12, merasa lelah dan lesu. Selain itu, kesemutan juga kemungkinan Anda menderita anemia. Konsumsi suplemen B12 bisa meringankan kondisi ini.

3. Lorong kapal

Lorong kapal atau sindrom terowongan biasanya ditandai oleh gerakan berulang atau getaran yang memicu saraf tertekan di pergelangan tangan hingga menyebabkan kesemutan pada tangan. Untuk mengatasinya lakukan terapi fisik, konsumsi obat anti inflamasi hingga operasi.

4. Diabetes

Kesemutan pada penderita diabetes biasanya dipicu karena gula darah yang tinggi sehingga mempengatuhi saraf. Kesemutan bisa terjadi pada tangan dan kaki. Perubahan gaya hidup dan melakukan pemerikasaan ke dokter bisa mengatasi kondisi ini.

5. Multiple sclerosis

Kesemutan bisa menjadi salah satu gejala penyakit multiple sclerosis. Kondisi ini juga disertai dengan gejala lainnya seperti penglihatan berbayang. Lakukan pemeriksaan MRI untuke melihat bekas luka di otak atau sumsum tulang belakang dan konsumsi obat untuk untuk mengobati gejala serta memperlambat perkembangan penyakit ini.
(tdy)
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak