Kenapa Daging Sapi Australia Memiliki Kualitas Terbaik? Ini Alasannya
Jum'at, 01 Desember 2023 - 18:29 WIB
loading...
Daging sapi asal Australia kerap menjadi pilihan banyak orang ketika di restoran. Padahal, harganya terbilang mahal. Foto/ maxzi.ae
A
A
A
JAKARTA - Daging sapi asal Australia kerap menjadi pilihan banyak orang ketika di restoran. Padahal, harganya terbilang mahal.
Lantas, apa yang membuat daging sapi asal Australia menjadi pilihan? Ya, sapi asal Australia dianggap memiliki kualitas terbaik dibanding sapi lokal? Chef Stefu Santoso menjelaskan alasan paling kuat, yakni dari bibit dan iklim.
Baca Juga: 7 Menu Sarapan yang Cocok untuk Diet, Sehat dan Rendah Kalori
"Iklim yang paling bagus buat sapi berkembangbiak adalah di Australia selatan, di mana suhunya lebih dingin. Nah, di Indonesia ada nggak yang menyerupai itu? Ada, tapi nggak banyak. Kalau ada pun, punya nggak padang rumput yang luas," kata Chef Stefu ditemui di acara MLA, baru-baru ini.
Namun, bicara bibit sapi Australia didatangkan di Indonesia, Chef Stefu mengaku hal itu bisa saja dilakukan. Hanya saja, harus diperhatikan beberapa faktor. Misalnya, sapi memiliki tingkat stres yang cukup tinggi, apalagi bila terkena goncangan saat di perjalanan. Selain itu, perbedaan suhu.
"Sapi sudah stres duluan karena sebelum sampai ke daerah dingin masuk ke tropical dulu. Nah tropical ini sebenarnya nggak nyaman. Sapi sangat sensitif, ketika kena getaran dia bisa stres, stres ini bisa bikin sapi gampang sekali mati," tutur dia.
Lebih lanjut Chef Stefu menjelaskan, ketika bibit sapi Australia datang di Indonesia harus dilihat lagi pakannya sama atau tidak. Karena pakan sapi berpengaruh pada kualitas daging.
Lantas, apa yang membuat daging sapi asal Australia menjadi pilihan? Ya, sapi asal Australia dianggap memiliki kualitas terbaik dibanding sapi lokal? Chef Stefu Santoso menjelaskan alasan paling kuat, yakni dari bibit dan iklim.
Baca Juga: 7 Menu Sarapan yang Cocok untuk Diet, Sehat dan Rendah Kalori
"Iklim yang paling bagus buat sapi berkembangbiak adalah di Australia selatan, di mana suhunya lebih dingin. Nah, di Indonesia ada nggak yang menyerupai itu? Ada, tapi nggak banyak. Kalau ada pun, punya nggak padang rumput yang luas," kata Chef Stefu ditemui di acara MLA, baru-baru ini.
Namun, bicara bibit sapi Australia didatangkan di Indonesia, Chef Stefu mengaku hal itu bisa saja dilakukan. Hanya saja, harus diperhatikan beberapa faktor. Misalnya, sapi memiliki tingkat stres yang cukup tinggi, apalagi bila terkena goncangan saat di perjalanan. Selain itu, perbedaan suhu.
"Sapi sudah stres duluan karena sebelum sampai ke daerah dingin masuk ke tropical dulu. Nah tropical ini sebenarnya nggak nyaman. Sapi sangat sensitif, ketika kena getaran dia bisa stres, stres ini bisa bikin sapi gampang sekali mati," tutur dia.
Lebih lanjut Chef Stefu menjelaskan, ketika bibit sapi Australia datang di Indonesia harus dilihat lagi pakannya sama atau tidak. Karena pakan sapi berpengaruh pada kualitas daging.
Lihat Juga :