Sejarah dan Resep Peyek Laron, Makanan Ekstrem untuk Bertahan Hidup dari Penjajahan Jepang

Rabu, 06 Desember 2023 - 06:00 WIB
loading...
Sejarah dan Resep Peyek...
Sebagian orang percaya bahwa laron mengandung protein yang tinggi. Anda pun bisa membuat peyek laron. Foto/ Instagram.
A A A
JAKARTA - Indonesia punya beragam kuliner khas yang berasal dari tiap-tiap daerah yang ada di Nusantara. Dari yang biasa diolah hingga yang unik dan cenderung eksterem seperti laron yang kerap dijadikan rempeyek atau peyek oleh masyarakat Yogyakarta, Boyolali dan Wonogiri.

Sebagian orang tentu akan menganggap olahan dari laron ini adalah hal yang menjijikan. Namun, mereka percaya bahwa laron mengandung protein yang tinggi.

Baca Juga: 5 Makanan yang Bisa Dibuat dari Nasi Sisa, Ada Sup hingga Puding

Apa Itu Laron?

Laron adalah rayap jantan dan betina yang sudah matang. Rayap akan memiliki sayap ketika telah memasuki usia matang untuk melakukan reproduksi membentuk koloni baru.

Rayap jantan dan betina yang sudah matang dan memiliki sayap, yang biasanya akan keluar di awal musim penghujan. Sehingga, kedatangan laron sering dianggap sebagai pertanda awal musim penghujan.

Sejarah Laron Jadi Peyek

Dihimpun dari berbagai referensi, hal ini telah ada sejak zaman penjajahan Jepang di Indonesia, di mana banyak sumber daya alam Indonesia yang diambil dan dimanfaatkan, sehingga untuk bertahan hidup masyarakat di kawasan ini pun memanfaatkan laron sebagai sumber bahan makanan mereka.

Untuk mengumpulkan hewan laron, cukup mudah terutama saat musim hujan. Secara tradisional, biasa orang-orang akan meletakkan "dhian" alias lampu teplok di tengah baskom yang kosong maupun di samping baskom yang berisi air.

Penerangan lain dimatikan supaya laron hanya berkumpul di satu lampu tersebut saja. Setelah laron-laron terkumpul, barulah laron-laron dipisahkan dari sayapnya kemudian diinteri (diletakkan di atas tampah, diputar-putar) dan setelah bersih laron tersebut dimasak.

Sumber lain juga mengungkapkan bahwa, pemanfaatan dari laron sendiri adalah untuk memenuhi kebutuhan protein masyrakat yang ada di desa, terutama kawasan Boyolali. Dimana kawasan ini adalah daerah pertanian dan jauh dari laut.

Sehingga guna mendapatkan protein yang berasal dari ikan atau hewan laut lainnya cukup sulit. Maka laron pun digunakan sebagai pengganti protein hewani.

Cara Mengolah Laron

Laron dapat diolah dengan berbagai cara, mulai dari sekadar sangrai, goreng dengan telur, dijadikan bothok, hingga yang cukup dikenal adalah dijadikan rempeyek.

Baca Juga: 6 Rekomendasi Minuman Kekinian yang Cocok Dinikmati saat Kongkow, Apa Saja?

Proses membuat peyek laron ini sangat sederhana, serupa dengan membuat rempeyek kacang. Anda memerlukan bahan-bahan seperti tepung beras yang dicampur dengan air, kemudian diberi bumbu (biasanya garam, bawang putih yang telah dihaluskan dan irisan daun jeruk), dan terakhir diberi bahan pengisi berupa laron.

Adonan aka digoreng hingga kering sampai memiliki tekstur yang renyah. Peyek laron bisa disajikan secara langsung sebagai camilan, atau digunakan sebagai lauk dan dimakan dengan nasi.
(tdy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Solusi Praktis Restoran...
Solusi Praktis Restoran Modern: Kelola Semua Pesanan Daring Cukup dari Satu Layar
Jakarta Night Market...
Jakarta Night Market Glodok Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Raup Untung Besar
Hari Keempat PRJ 2026...
Hari Keempat PRJ 2026 Padat Pengunjung, Area Kuliner Paling Ramai
Perjalanan Usaha Kuliner...
Perjalanan Usaha Kuliner Lokal yang Berawal dari Gerobak Kaki Lima
Bandung Disulap Jadi...
Bandung Disulap Jadi Korea Mini, Ribuan Pengunjung Serbu Festival K-Food Halal dan K-Culture
Menjelajah Rasa Surabaya...
Menjelajah Rasa Surabaya lewat Deretan Kuliner Legendaris Pilihan ShopeeFood
Gastronomi Molekuler...
Gastronomi Molekuler Ungkap Cara Menjaga Laut Lewat Pilihan Seafood
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
Mahasiswa IP Trisakti...
Mahasiswa IP Trisakti Raih 3 Medali di Salon Culinaire Bali 2026
Rekomendasi
Panda Bond Bakal Dinilai...
Panda Bond Bakal Dinilai Lembaga Rating China, Purbaya Tak Peduli Hasil S&P dan Moody's
Raih Penghargaan Infobank,...
Raih Penghargaan Infobank, MNC Guna Usaha Indonesia Catat Kinerja Unggul Selama 10 Tahun Berturut-turut
AEF/MANTENA Cup Jadi...
AEF/MANTENA Cup Jadi Ajang Persiapan Atlet Berkuda Indonesia Menuju Asian Games 2026
Berita Terkini
Rahasia di Balik Kesuksesan...
Rahasia di Balik Kesuksesan Pembukaan Hotel, Ternyata Bukan Saat Gunting Pita
Jirayut Debut Akting...
Jirayut Debut Akting di Film Cek Kodham, Akui Sempat Tak Percaya Diri
Kenapa Sering Sakit...
Kenapa Sering Sakit Padahal Sudah Makan Sehat? Ini Penjelasan dr. Gia Pratama
Sinopsis Tobat Jatuh...
Sinopsis 'Tobat Jatuh Cinta Eps. 6: Konflik Memuncak! Jaka Jual Aset Mertua, Rumah Tangga Mila di Ujung Tanduk
Orchestra Experience...
Orchestra Experience Hadirkan Konser Mahakarya Klasik dan Lagu Hits Dunia dalam Nuansa Cahaya Lilin
Netizen Auto Heboh!...
Netizen Auto Heboh! Nathalie Holscher dan Aripat Kompak Main 'Hitung Mundur'
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved