Mengenal Profesi CRM yang Jadi Incaran Gen Z dan Milenial
Rabu, 06 Desember 2023 - 23:45 WIB
loading...
Profesi customer relationship management belakangan ini semakin digandrungi para Gen Z dan milenial. Di mana pekerjaan ini berkaitan erat dengan media sosial. Foto/YouTube Partai Perindo
A
A
A
JAKARTA - Profesi customer relationship management (CRM) belakangan ini semakin digandrungi para Gen Z dan milenial. Di mana pekerjaan ini berkaitan erat dengan media sosial.
Tak pelak bila profesi CRM kini menjadi incaran Gen Z dan milenial yang notabennya sangat aktif di media sosial.
Rakhmat Aulia selaku account executive mengatakan tugas CRM sejatinya mirip dengan account executive (AE). Mereka akan berhubungan langsung dengan para klien.
"AE dan CRM sebetulnya mirip-mirip, tugas mereka membangun relation dan chemistry dengan klien. Makanya CRM itu sangat berpengaruh terhadap profesi AE dan sales secara general," kata Rakhmat dalam Podcast Aksi Nyata dikutip dari kanal YouTube Partai Perindo, Rabu (6/12/2023).
Baca Juga: Gideon Tengker Akan Laporkan Nagita Slavina ke Bareskim, Diduga Terlibat Perseteruan Harta Gono-gini
Aulia menjelaskan, tugas penting CRM lainnya adalah memastikan suatu perusahaan atau klien mampu meningkatkan engagement dari para customer. Oleh karena itu, diperlukan kemampuan bersosial media yang mumpuni agar produk dapat terjual sesuai target.
"CRM itu harus aktif di sosial media, sehingga mereka bisa menganalisa audience, atau bahkan mengenal brand-brand baru yang sebelumnya terjangkau. Contoh gampangnya, ketika bermain medsos akan selalu asa ads-ads atau iklan yang bermunculan," jelasnya.
Tak pelak bila profesi CRM kini menjadi incaran Gen Z dan milenial yang notabennya sangat aktif di media sosial.
Rakhmat Aulia selaku account executive mengatakan tugas CRM sejatinya mirip dengan account executive (AE). Mereka akan berhubungan langsung dengan para klien.
"AE dan CRM sebetulnya mirip-mirip, tugas mereka membangun relation dan chemistry dengan klien. Makanya CRM itu sangat berpengaruh terhadap profesi AE dan sales secara general," kata Rakhmat dalam Podcast Aksi Nyata dikutip dari kanal YouTube Partai Perindo, Rabu (6/12/2023).
Baca Juga: Gideon Tengker Akan Laporkan Nagita Slavina ke Bareskim, Diduga Terlibat Perseteruan Harta Gono-gini
Aulia menjelaskan, tugas penting CRM lainnya adalah memastikan suatu perusahaan atau klien mampu meningkatkan engagement dari para customer. Oleh karena itu, diperlukan kemampuan bersosial media yang mumpuni agar produk dapat terjual sesuai target.
"CRM itu harus aktif di sosial media, sehingga mereka bisa menganalisa audience, atau bahkan mengenal brand-brand baru yang sebelumnya terjangkau. Contoh gampangnya, ketika bermain medsos akan selalu asa ads-ads atau iklan yang bermunculan," jelasnya.
Lihat Juga :