alexametrics

CoE Andalan Kejar Target 17 Juta Wisman

loading...
CoE Andalan Kejar Target 17 Juta Wisman
CoE Andalan Kejar Target 17 Juta Wisman. (Istimewa).
A+ A-
JAKARTA - Pemerintah serius mewujudkan target 17 juta wisatawan mancanegara (wisman). Tahun ini Kementerian Pariwisata (Kemenpar) memiliki calender of events (CoE) pariwisata. CoE merupakan kali pertama dibuat pemerintah, yang berisi waktu dan tempat agenda wisata

Dibandingkan dengan Malaysia dan sejumlah negara lain, Indonesia terbilang terlambat membuat CoE pariwisata. Padahal, Indonesia jauh lebih kaya akan destinasi dan daya tarik wisata yang memikat. Menteri Pariwisata(Menpar) Arief Yahya optimistis keberadaan CoE pariwisata akan menggenjot pertumbuhan wisman dan wisatawan nusantara (wisnus).

Untuk diketahui, CoE merupakan program penting dalam memperkuat unsur 3A (Atraksi, Amenitas, dan Aksesibilitas) khususnya unsur atraksi wisata berupa festival budaya (culture), alam (nature), dan buatan manusia (manmade yang akan menjadi unggulan dan daya tarik pariwisata Indonesia.

“Saya sangat optimistis (CoE akan efektif menarik wisatawan). Tahun 2018 ini harus bekerja keras, dan pintar untuk mencapai target 17 juta wisman,” ujar Menpar kepada KORAN SINDO tadi malam. Menpar menyebut CoE sebagai “bahan bakar” untuk menggerakkan mesin DOT (Destination, Origination, Timeline).

Keberadaan event menjadi daya tarik bagi sebuah destinasi, sesuai dengan timeline-nya dan dijadikan bahan promosi ke originasinya. “Dengan CoE yang kuat, kita semakin tahu siapa customers kita. Maka, kita bisa melakukan promosi dengan efektif langsung ke saluran media yang mereka baca,” sebutnya.

Untuk atraksi telah disiapkan 100 perhelatan daerah yang menjadi ikon kegiatan pariwisata Indonesia 2018 dan telah diseleksi oleh tim kurator. Seratus ajang tersebut terbagi menurut kontennya terdiri atas 13 sport competitions, 43 culture celebration, 21 art and entertainment, 4 business and trade, 2 educational and scientific , dan 6 political and state. Diantara 100 ajang tersebut, Top 10 unggulannya adalah Java Jazz (2/3), Pesta Kesenian Bali-PKB (16/6), Jember Fashion Carnaval-JGC (7/8), Iron Man 70.3 Bintan (19/8), Festival Payung Indonesia (20/8), Sanur Village Festival- SVF (24/8), Karnaval Kemerdekaan (25/8), Grand Karnaval Indonesia (27/8), Banyuwangi Ethno Carnival (10/11), dan Borobudur Marathon (18/11).

“Dari 100 events, yang disebut premiere events, dan10 top events itu masih ada dua events terbesar CoE Tahun 2018, yaitu pertemuan tahun an IMF-World Bank di Bali dan Asian Games di Jakarta dan Palembang,” sebutnya.

Menpar meyakini dua ajang besar tersebut akan membawa dam pak langsung terhadap pencapaian target 17 juta wisman tahun depan sehingga harus disiapkan dengan matang dan rapi.

Sebelumnya, Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kemenpar I Gde Pitana mengatakan, destinasi dan event adalah dua hal pokok yang dipasarkan oleh Kemenpar di luar negeri.

Dari 100 event unggulan, semuanya akan dipromosikan ke pasar manca negara, namun secara selektif sesuai selera pasar wisman. “Misalnya event Bintan Triathlon lebih banyak kita promosikan ke Singapura dan Malaysia, sedangkan Pesta Kesenian Bali kami promosikan ke pasar India, Jepang, Korea Selatan, dan Australia,” sebutnya.

Pitana mengungkapkan beberapa strategi promosi pariwisata Indonesia untuk tahun depan. Antara lain dengan menggelar program diskon wisata untuk mengisi waktuwaktu kosong seperti yang sudah dilakukan di Batam dan Bintan guna menarik wisman dari negara terdekat.

Selain itu, event dan promosi di perbatasan negara akan di per banyak, dengan menggandeng BNPP.

Sementara itu, Pengamat pariwisata Universitas Jenderal Soedirman, Chusmeru meminta pemerintah terus menambah jumlah destinasi wisata prioritas pada 2018 mendatang. Namun, langkah tersebut juga harus di imbangi dengan pembangunan untuk akses wisata, seperti bandara dan jalan, serta memastikan ketersediaan pasokan listrik dan air pada destinasi wisata di semua daerah. (Inda Susanti /ant)
halaman ke-1 dari 2
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak