10 Film Prekuel Paling Jelek dan Mengecewakan yang Pernah Ada
Jum'at, 08 Desember 2023 - 18:11 WIB
loading...
A
A
A
Ketidakhadiran Raja Leonidas menjadi yang paling menggelikan. Karena itu adalah prekuel, tidak ada alasan mengapa dia tidak tampil meski dia mati di akhir 300. Rise of the Empire kurang emosi seperti film aslinya. Film ini berusaha tampil hanya dengan estetika 300 yang berbeda.
![10 Film Prekuel Paling Jelek dan Mengecewakan yang Pernah Ada]()
Foto: The Independent
The Wizard of Oz yang dirilis pada 1939 meninggalkan banyak ketertarikan penonton untuk tahu cerita latar lengkap sang penyihir. Tapi, Oz: The Great and Powerful malah tampil mengecewakan. Selain sikap angkuh karakter utamanya yang tidak tertahankan, prekuel itu hanya menghadirkan materi yang diulang dari film aslinya.
Penonton tidak diberi cukup justifikasi untuk melihat bagaimana karakter-karakter itu berakhir di tempat mereka ketika Dorothy datang ke Oz. Film itu secara tidak sengaja membawa penonton malah menyukai penjahatnya karena protagonisnya tidak pernah memenangkan simpati audiens. Ternyata, misteri di balik Wizard of Oz selalu menjadi hal yang paling menarik darinya. Tapi, secuil fakta malah membawa pergi semua misteri itu.
![10 Film Prekuel Paling Jelek dan Mengecewakan yang Pernah Ada]()
Foto: IGN
The Exorcist memang bagus, tapi, tidak semua orang mau menonton cerita asal usul. Exorcist: The Beginning mengisahkan perjumpaan Bapa Merrin dengan iblis Pazuzu di Afrika. Tapi, kaitan antara film orisinal dan prekuel itu didefinisikan secara longgar. Sebagian besar busurnya berpusat pada krisis kepercayaan Merrin, yang tidak seimbang dengan arah film tersebut.
The Beginning kurang halus seperti yang ditawarkan film aslinya, dengan memberikan pengalaman horor yang sangat jelas dan berdarah-darah. Terlebih, terlalu banyak jump scare sebelum film itu mulai terasa biasa saja. Kegagalan kritisnya bahkan diringkas penulis The Exorcist, William Peter Blatty. Dia menyebut prekuel itu sebagai pengalaman profesional yang memalukan setelah menontonnya.
![10 Film Prekuel Paling Jelek dan Mengecewakan yang Pernah Ada]()
Foto: WordPress.com
Underworld: Rise of the Lycans bukan film Underworld paling jelek, tapi juga bukan yang terbaik. Film ini berusaha menceritakan cerita awal mula perselisihan antara manusia serigala dan vampir. Film ini bisa menjadi film paling ambisius dengan memberikan latar pada 1400-an dan bisa menampilkan cerita kuat tentang apa yang memicu perselisihan itu.
Sayang, film itu tidak bisa berdiri sendiri tanpa karakter utamanya, Selene yang diperankan Kate Beckinsale. Meski Kate tampil seabgai cameo di serial itu, dia adalah jantung serial Underworld. Makanya, Rise of the Lycans terasa hambar tanpa dirinya.
![10 Film Prekuel Paling Jelek dan Mengecewakan yang Pernah Ada]()
Foto: GQ Middle East
Mathayus the Akkadian langsung memukau penonton setelah tampil di The Mummy Returns. Tak pelak, produsernya pun segera membuat prekuel khusus tentang karakter itu lewat The Scorpion King. Tapi, film itu bukan yang diharapkan penonton setelah muncul sebagai film aneh yang dipenuhi one-liner canggung di antara banyak adengan komedi.
7. Oz: The Great and Powerful — 2013

Foto: The Independent
The Wizard of Oz yang dirilis pada 1939 meninggalkan banyak ketertarikan penonton untuk tahu cerita latar lengkap sang penyihir. Tapi, Oz: The Great and Powerful malah tampil mengecewakan. Selain sikap angkuh karakter utamanya yang tidak tertahankan, prekuel itu hanya menghadirkan materi yang diulang dari film aslinya.
Penonton tidak diberi cukup justifikasi untuk melihat bagaimana karakter-karakter itu berakhir di tempat mereka ketika Dorothy datang ke Oz. Film itu secara tidak sengaja membawa penonton malah menyukai penjahatnya karena protagonisnya tidak pernah memenangkan simpati audiens. Ternyata, misteri di balik Wizard of Oz selalu menjadi hal yang paling menarik darinya. Tapi, secuil fakta malah membawa pergi semua misteri itu.
6. Exorcist: The Beginning — 2004

Foto: IGN
The Exorcist memang bagus, tapi, tidak semua orang mau menonton cerita asal usul. Exorcist: The Beginning mengisahkan perjumpaan Bapa Merrin dengan iblis Pazuzu di Afrika. Tapi, kaitan antara film orisinal dan prekuel itu didefinisikan secara longgar. Sebagian besar busurnya berpusat pada krisis kepercayaan Merrin, yang tidak seimbang dengan arah film tersebut.
The Beginning kurang halus seperti yang ditawarkan film aslinya, dengan memberikan pengalaman horor yang sangat jelas dan berdarah-darah. Terlebih, terlalu banyak jump scare sebelum film itu mulai terasa biasa saja. Kegagalan kritisnya bahkan diringkas penulis The Exorcist, William Peter Blatty. Dia menyebut prekuel itu sebagai pengalaman profesional yang memalukan setelah menontonnya.
5. Underworld: Rise of the Lycans — 2009

Foto: WordPress.com
Underworld: Rise of the Lycans bukan film Underworld paling jelek, tapi juga bukan yang terbaik. Film ini berusaha menceritakan cerita awal mula perselisihan antara manusia serigala dan vampir. Film ini bisa menjadi film paling ambisius dengan memberikan latar pada 1400-an dan bisa menampilkan cerita kuat tentang apa yang memicu perselisihan itu.
Sayang, film itu tidak bisa berdiri sendiri tanpa karakter utamanya, Selene yang diperankan Kate Beckinsale. Meski Kate tampil seabgai cameo di serial itu, dia adalah jantung serial Underworld. Makanya, Rise of the Lycans terasa hambar tanpa dirinya.
4. The Scorpion King — 2002

Foto: GQ Middle East
Mathayus the Akkadian langsung memukau penonton setelah tampil di The Mummy Returns. Tak pelak, produsernya pun segera membuat prekuel khusus tentang karakter itu lewat The Scorpion King. Tapi, film itu bukan yang diharapkan penonton setelah muncul sebagai film aneh yang dipenuhi one-liner canggung di antara banyak adengan komedi.
Lihat Juga :