Penjelasan Teknik Kutukan Boogie Woogie dan Nasib Aoi Todo di Jujutsu Kaisen

Jum'at, 08 Desember 2023 - 20:20 WIB
loading...
A A A

2. Teknik Kutukan Boogie Woogie Aoi Todo

Penjelasan Teknik Kutukan Boogie Woogie dan Nasib Aoi Todo di Jujutsu Kaisen

Foto: YouTube

Teknik Kutukan Aoi diberi nama Boogie Woogie. Teknik ini membuatnya bisa bertukar tempat dengan apapun dalam jangkauannya. Dia hanya perlu bertepuk tangan untuk melakukan pertukaran tempat itu. Dengan teknik ini, Aoi bisa menukar tempatnya dengan posisi orang lain. Dia juga bisa menukar tempat dua obyek lain selain dirinya.

Meski tepukan itu dibutuhkan untuk memicu kemampuan tersebut, Aoi tidak harus menepukkan kedua tangannya secara khusus. Aoi terlihat memicu Boogie Woogie dengan menepuk tangan Mahito dengan tangannya sendiri. Selain itu, Aoi bisa bertepuk tangan dan tidak berganti posisi sama sekali. Ini menyingkirkan semua kemungkinan tipuan ke dalamnya.

3. Yang Terjadi pada Aoi Todo di Insiden Shibuya

Penjelasan Teknik Kutukan Boogie Woogie dan Nasib Aoi Todo di Jujutsu Kaisen

Foto: SportsKeeda

Di Insiden Shibuya, penjahat terbesarnya adalah Mahito. Meski, di situ juga ada Kenjaku dan Sukuna. Tapi, Sukuna ada di posisi tengah-tengah saat bersemayam di tubuh Yuji. Selain itu, Mahito sudah menyebabkan banyak kekacauan dan membunuh sejumlah karakter penting di serial itu.

Yuji melihat sendiri bagaimana Mahito membunuh tiga orang terdekatnya, yaitu Junpei Yoshino, Kento Nanami, dan terakhir Nobara Kugisaki. Kematian Nobara menjadi titik didih bagi Yuji sehingga dia bertekad membunuh Mahito, apa pun pertaruhannya. Sementara Yuji jelas kuat dan dipenuhi amarah, dia pasti kalah dari pertarungan itu kalau Aoi tidak turun tangan.

Aoi tiba di saat yang tepat untuk membantu Yuji melawan Mahito. Bekerja sama dengan Yuji punya banyak arti bagi Aoi. Mereka bersatu dan menyerang Mahito. Aoi menggunakan Boogie Woogie untuk menghajar Roh Kutukan kelas khusus yang kekanak-kanakan itu. Aoi juga mampu mendaratkan pukulan telak pada Mahito.

Tapi, pada akhirnya, dia harus menyerahkan banyak. Setelah terdampak Transfigurasi Idle-nya Mahito, Aoi harus memotong tangannya agar tidak mati. Ini adalah kehilangan besar baginya karena tangan itu sangat penting baginya untuk bisa melakukan Boogie Woogie secara maksimal.

Aoi tidak mati. Tapi, dia jelas sudah lebih lemah dari sebelumnya. Meskipun dia punya energi kutukan besar, dia harus beradaptasi dengan kondisinya saat ini. Setelah Insiden Shibuya, Aoi pun menghilang. Di manga, sampai saat ini, Aoi belum menampakkan batang hidungnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Profil Ben Whittaker...
Profil Ben Whittaker Petinju Bertato One Piece yang Tak Terkalahkan
Ada Wibu hingga Wota,...
Ada Wibu hingga Wota, 10 Kata Bahasa Jepang Ini Telah Diakui KBBI
Baba Vanga-nya Jepang...
Baba Vanga-nya Jepang Ramal Tsunami Dahsyat 5 Juli 2025 Picu Ketakutan, Pakar Angkat Bicara
Rekomendasi
Soroti Masalah Bangsa,...
Soroti Masalah Bangsa, Jaringan Cendekiawan Muda Ajukan 7 Tuntutan
Polda Metro Jaya Terjunkan...
Polda Metro Jaya Terjunkan 4.131 Personel Kawal Demo di Jakarta Hari Ini
Periksa Sony Sonjaya,...
Periksa Sony Sonjaya, Kejagung Dalami Pengajuan Justice Collaborator
Berita Terkini
Malih Tong Tong Doakan...
Malih Tong Tong Doakan Haji Bolot Cepat Sembuh, Akui Rindu Kerja Bareng Lagi
Davina Karamoy Penuhi...
Davina Karamoy Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya Terkait Kasus Hanania Travel
Biar Anak Nyaman ke...
Biar Anak Nyaman ke Dokter Gigi, Medikids Serpong Hadirkan Beragam Fasilitas
ENHYPEN Siap Comeback...
ENHYPEN Siap Comeback Agustus 2026, Proyek Perdana Usai Heeseung Keluar
Syahran Buka Suara soal...
Syahran Buka Suara soal Hubungannya dengan Jule: Saya Siap dengan Konsekuensinya
Nonton Microdrama V+Short...
Nonton Microdrama V+Short Lebih Puas, Upgrade ke VIP Plan Sesuai Kebutuhan!
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved