Dimulai di Ubud Bali, Kemenparekraf Siap Kembangkan Wisata Gastronomi di Indonesia
Jum'at, 15 Desember 2023 - 21:52 WIB
loading...
A
A
A
Menparekraf menambahkan, selain Ubud, Jawa Barat juga dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi destinasi pariwisata gastronomi.
“Jawa Barat justru menjadi peluang yang sangat luar biasa, karena kalau kita lihat bahwa di tahun di 2023 minat wisatawan itu terpicu dari wisata kuliner, lebih dari 53 persen,” ujar Sandiaga.
Menparekraf menyebut, untuk menjadi sebuah destinasi gastronomi, yang harus diperhatikan adalah ekosistemnya, yakni mulai dari budaya, perilaku masyarakat, hingga penyiapan produk-produk kuliner yang lengkap dengan story telling. Produk kuliner tersebut harus merepresentasikan daerah dan menciptakan kearifan lokal yang nantinya berdampak positif kepada masyarakat setempat.
Baca Juga: Penuh Percaya Diri, Kiano Nathaniel Bawakan ‘Biarlah’ di Live Show Top 10 Trending Star!
“Ini yang sedang dikembangkan. Peta jalan tadi sudah diserahkan kepada kami, dan terus kami kembangkan karena Indonesia mendapat kehormatan terpilih menjadi destinasi gastronomI unggulan,” kata Menparekraf.
Rakornas Parekraf ini dihadiri Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo; Menko Marves Ad Interim Erick Thohir yang hadir secara online; para pejabat eselon I dan II di lingkungan Kemenparekraf/Baparekraf; Kepala Badan BPPSDM Kementerian Kelautan dan Perikanan I Nyoman Radiarta; Kepala Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah Kementerian PUPR Yudha Mediawan; serta stakeholder dan asosiasi pelaku parekraf.
“Jawa Barat justru menjadi peluang yang sangat luar biasa, karena kalau kita lihat bahwa di tahun di 2023 minat wisatawan itu terpicu dari wisata kuliner, lebih dari 53 persen,” ujar Sandiaga.
Menparekraf menyebut, untuk menjadi sebuah destinasi gastronomi, yang harus diperhatikan adalah ekosistemnya, yakni mulai dari budaya, perilaku masyarakat, hingga penyiapan produk-produk kuliner yang lengkap dengan story telling. Produk kuliner tersebut harus merepresentasikan daerah dan menciptakan kearifan lokal yang nantinya berdampak positif kepada masyarakat setempat.
Baca Juga: Penuh Percaya Diri, Kiano Nathaniel Bawakan ‘Biarlah’ di Live Show Top 10 Trending Star!
“Ini yang sedang dikembangkan. Peta jalan tadi sudah diserahkan kepada kami, dan terus kami kembangkan karena Indonesia mendapat kehormatan terpilih menjadi destinasi gastronomI unggulan,” kata Menparekraf.
Rakornas Parekraf ini dihadiri Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo; Menko Marves Ad Interim Erick Thohir yang hadir secara online; para pejabat eselon I dan II di lingkungan Kemenparekraf/Baparekraf; Kepala Badan BPPSDM Kementerian Kelautan dan Perikanan I Nyoman Radiarta; Kepala Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah Kementerian PUPR Yudha Mediawan; serta stakeholder dan asosiasi pelaku parekraf.
(tsa)
Lihat Juga :